Langsung ke konten utama

Game Laptop 32 Bit Terbaik

Anda penasaran ingin memainkan game 32 bit di laptop dengan sistem operasi Windows? Biasanya saat ini tidak disarankan untuk menggunakan sistem operasi 32-bit untuk bermain game, karena sebagian besar game modern dirancang untuk memanfaatkan peningkatan memori dan kemampuan kinerja sistem 64-bit.

Seperti diketahui, jika Anda secara khusus mencari laptop dengan sistem operasi Windows untuk bermain game, berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

Pertama-tama, prosesor. Cari laptop dengan CPU yang kuat, seperti Intel Core i5 atau i7, atau prosesor AMD Ryzen. Ini akan memberikan kinerja terbaik untuk bermain game. Berikutnya, grafik. Pilih laptop dengan kartu grafis khusus, seperti NVIDIA GeForce atau AMD Radeon, untuk performa gaming terbaik.


Dari sisi memori, pastikan laptop memiliki setidaknya 8GB RAM untuk memastikan gameplay yang mulus. Adapun untuk penyimpanan, cari laptop dengan solid-state drive (SSD) untuk waktu pemuatan yang lebih cepat, atau pertimbangkan laptop dengan drive hybrid (HDD + SSD) untuk keseimbangan kecepatan dan kapasitas penyimpanan.

Untuk tampilan, pertimbangkan membeli laptop dengan layar beresolusi tinggi dan kecepatan refresh cepat untuk pengalaman bermain game terbaik.



Nah, kembali ke topik di judul, perlu dicatat bahwa sistem 32-bit memiliki jumlah memori terbatas yang dapat diakses, biasanya 4GB atau kurang. Ini mungkin tidak cukup untuk game modern, yang membutuhkan lebih banyak memori untuk berjalan lancar. Oleh karena itu, umumnya disarankan untuk menggunakan sistem 64-bit untuk bermain game.

Sebagai gambaran, ada banyak game bagus yang dapat dimainkan di sistem 32-bit, tetapi penting untuk diperhatikan bahwa banyak game modern mungkin tidak kompatibel dengan sistem 32-bit karena persyaratan sistemnya yang tinggi.


Tetapi kalau Anda tetap ingin memainkan game 32-bit di laptop, berikut adalah beberapa contoh game yang diketahui kompatibel dengan sistem 32-bit dan dianggap sebagai pilihan yang baik untuk bermain game:

Baca juga:


Minecraft: Game sandbox populer yang dapat dimainkan di berbagai sistem, termasuk sistem 32-bit.

Team Fortress 2: Game jenis first person shooter klasik dengan persyaratan sistem rendah yang dapat berjalan pada sistem 32-bit.

Dota 2: Game arena pertempuran online multipemain populer yang dapat dimainkan pada sistem 32-bit.

Terraria: Game petualangan sandbox yang dapat berjalan pada sistem 32-bit dengan persyaratan sistem sedang.

Portal: Game platform teka-teki orang pertama dengan persyaratan sistem rendah yang dapat dimainkan pada sistem 32-bit.


Perlu dicatat bahwa ini hanyalah beberapa contoh, dan ada banyak game lain yang mungkin kompatibel dengan sistem 32-bit. Saran kami, selalu periksa persyaratan minimal sistem untuk game yang bersangkutan sebelum membelinya untuk memastikan game itu berjalan lancar di sistem Anda.

Postingan Populer

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Harddisk Terbesar di Dunia. Western Digital Siapkan HDD 60TB hingga 140TB

Western Digital kembali menegaskan bahwa hard disk drive (HDD) belum mendekati akhir hayatnya. Di tengah dominasi SSD untuk komputasi konsumen, perusahaan ini justru memaparkan peta jalan agresif untuk mendorong kapasitas HDD hingga 60TB dalam waktu dekat, bahkan melampaui 140TB pada dekade 2030-an.  Target ini secara jelas diarahkan untuk menjawab kebutuhan penyimpanan masif dari beban kerja AI dan cloud berskala besar. Dalam pernyataan resminya, Western Digital mengungkapkan bahwa mereka akan mulai memproduksi massal HDD komersial berbasis heat-assisted magnetic recording (HAMR) pada 2026. Generasi awal akan hadir dengan kapasitas 40TB berbasis CMR dan 44TB berbasis SMR, sebelum volume produksinya meningkat pada 2027.  Pendekatan ini menandai transisi penting dari ePMR menuju HAMR sebagai fondasi jangka panjang peningkatan kapasitas. Kunci utama strategi ini terletak pada inovasi laser. Selama ini, industri HDD mengandalkan edge-emitting laser pada teknologi HAMR, namun menu...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026 Tahunnya Apple MacBook?

Jika rumor yang beredar akurat, 2026 berpotensi menjadi salah satu tahun paling sibuk bagi lini MacBook Apple. Beragam pembaruan, mulai dari MacBook Pro bertenaga M5, MacBook Air generasi baru, hingga laptop Mac berharga murah, disebut akan meluncur dalam satu tahun kalender.  Namun di balik derasnya bocoran tersebut, muncul pertanyaan penting. Apakah ini lompatan teknologi signifikan, atau sekadar optimalisasi strategi pasar demi meraup cuan sebanyak-banyaknya? MacBook Pro diprediksi menjadi pembuka, dengan kehadiran chip M5 Pro dan M5 Max pada model 14 inci dan 16 inci. Secara performa, peningkatan difokuskan pada komputasi AI dan grafis berbasis ray tracing, meski masih tertinggal dalam ranah gaming kelas AAA. Artinya, peningkatan ini bersifat spesifik dan relevan bagi profesional kreatif, bukan pengguna umum. Dengan harga awal yang diperkirakan tetap tinggi, MacBook Pro M5 masih akan berada di segmen premium tanpa perubahan desain berarti. Di sisi lain, Apple disebut tengah men...