Langsung ke konten utama

Lima Laptop Lenovo Segera Masuk Indonesia, Yoga 9i Jadi Andalan

Ada kabar gembira bagi Anda penggemar produk-produk Lenovo. Setelah merilis laptop Lenovo Yoga 9i pada awal Juni lalu, kini Lenovo Indonesia bersiap memboyong lima model lain dari seri Yoga ke pasar Indonesia.

Kelima laptop Lenovo yang akan segera mendarat mulai dari Lenovo Yoga Slim 9i, Yoga Slim 7i Pro X, Yoga Slim 7i Carbon, Yoga Slim 7i Pro, dan Yoga 7i.


Seperti diketahui, Lenovo Yoga series dikenal sebagai lini produk laptop yang ringkas dengan desain yang tipis. Kelima laptop ini pun tak terkecuali, dan semuanya sudah dibekali prosesor Intel Core i7 gen-12 (Alder Lake) dengan tipe yang berbeda-beda.



Di antara kelimanya, Yoga Slim 9i merupakan model yang dibekali dengan spesifikasi paling mumpuni. Sebagai contoh, laptop ini sudah dibekali layar dengan panel OLED dan dapur pacu yang didukung prosesor Intel Core i7-1280P.


Spesifikasi Lenovo Yoga Slim 9i Intel Core i7-1280P merupakan tipe tertinggi dari Intel Core P-series keluaran Februari 2022. Prosesor tersebut memiliki 14 inti (core) yang terdiri dari 6 inti untuk performa (P-cores) berkecepatan clock hingga 4,8 GHz (turbo), serta 8 inti untuk efisiensi daya (E-cores) dengan kecepatan clock hingga 3,6 GHz (turbo).

Prosesor Intel Core i7-1280P pada laptop ini sudah dilengkapi dengan kartu pengolah grafis (GPU) Iris Xe yang memiliki Execution Units (EUs) hingga 96 unit, dengan kecepatan hingga 1,45 GHz.

Untuk storage, laptop Lenovo Yoga Slim 9i sudah menggunakan RAM jenis terbaru yakni LPDDR5-5600 MHz berkapasitas 16GB serta memori berjenis SSD yang mendukung standar PCIe Gen 4 berkapasitas hingga 1TB.

Dari sisi layarnya, laptop Lenovo Yoga Slim 9i menggunakan layar OLED berukuran 14 inci dengan dukungan resolusi hingga 4K WQUXGA (3840 x 2400), refresh rate hingga 90 Hz, serta tingkat kecerahan (brightness) 400 nits.

Lenovo turut menyematkan sejumlah fitur pendukung tampilan pada layar Yoga Slim 9i, seperti color gamut DCI-P3 100 persen, Dolby Vision, aspek rasio 16:10 hingga dukungan layar sentuh.


Baca juga:


Pada bezel layar atas terdapat kamera 1080 piksel FHD untuk mengakomodasi aktivitas meeting online dan lainnya. Kamera tersebut dilengkapi fitur keamanan "Privacy Shutter" guna memblokir pandangan webcam saat tidak digunakan.

Untuk memasok energi, laptop ini dilengkapi dengan baterai 75Wh yang dapat diisi ulang melalui port Thunderbolt 4. Fitur lainnya yang melengkapi Lenovo Yoga Slim 9i yaitu speaker dari Bowers & Wilkins, kamera inframerah, mikrofon ganda, tombol kamera digital, WiFi 6E, dan Bluetooth 5.1. Adapun fitur konektivitasnya terdiri dari 3 buah Thunderbolt 4 serta colokan audio 3,5 mm.


Dari sisi system operasi, Lenovo Yoga Slim 9i sudah menjalankan Windows 11 Home. Laptop ini juga sudah menyertakan bawaan software Microsoft Office Home & Student 2021.

Laptop berdimensi 14,9mm x 315 mm x 214,4 mm dengan bobot mulai dari 1,37 kg ini dipasarkan di harga mulai dari Rp26,7 juta. Menurut Lenovo Indonesia, produk tersebut akan bisa didapatkan pada kuartal ketiga 2022.

Postingan Populer

Harga Prosesor Intel Core Gen 12 Sampai 14 Naik hingga 30%

Intel resmi menaikkan harga untuk lini prosesor Core generasi ke-12, ke-13, dan ke-14 di seluruh dunia. Kabar yang sebelumnya hanya rumor kini terbukti, setelah penyesuaian harga mulai terlihat di berbagai retailer dan distributor di Asia serta Eropa. Kenaikan harganya bervariasi antara 6 hingga 30 persen, tergantung modelnya. Dan untuk beberapa chip populer, dampaknya cukup terasa di kantong konsumen. Gelombang pertama kenaikan terjadi di Korea Selatan dan Jepang, di mana prosesor mainstream seperti Core i5-12400F naik dari 159.000 won menjadi 177.000 won (sekitar USD 132). Sementara Core i3-13400F dan i3-14100F masing-masing naik sekitar 14% dan 15%.  Prosesor kelas atas lebih parah. Harga prosesor Intel Core i5-14600KF naik 13% dan i5-14400F sekitar 6%. Adapun Core i9-13900K melonjak hampir 30%, menembus harga 1 juta won di beberapa toko. Eropa tampaknya mengikuti pola serupa, meski lebih lambat. Retailer di Jerman dan Spanyol mulai menyesuaikan harga untuk model kelas menengah ...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Bank Global Mulai Berhati-hati Terhadap Risiko AI

Bank-bank global mulai menunjukkan sikap yang semakin hati-hati terhadap penggunaan kecerdasan buatan generatif di kawasan Asia, khususnya Hong Kong. Setelah Goldman Sachs mengambil langkah serupa beberapa bulan lalu, JPMorgan Chase kini dilaporkan menghentikan akses karyawannya di Hong Kong terhadap model AI Claude milik Anthropic. Menurut laporan Financial Times, karyawan JPMorgan di Hong Kong tidak lagi dapat memilih model Claude melalui platform internal perusahaan yang menyediakan berbagai large language model (LLM) untuk kebutuhan bisnis.  Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan ketentuan lisensi dan syarat penggunaan Anthropic yang membatasi penggunaan teknologinya di wilayah Greater China. Langkah ini memperlihatkan bahwa implementasi AI di sektor keuangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor regulasi, geopolitik, dan kepatuhan hukum. Perusahaan-perusahaan AI asal Amerika Serikat semakin berhati-hati terhadap potensi trans...

Apple Mulai Kehilangan Kendali, Krisis Memori AI Ancam Harga iPhone

Apple selama bertahun-tahun dikenal sebagai perusahaan yang memiliki kendali luar biasa terhadap rantai pasok global. Dengan skala produksi yang sangat besar, perusahaan mampu menekan pemasok komponen demi menjaga margin keuntungan tetap tinggi. Namun ledakan industri kecerdasan buatan (AI) kini mulai mengubah keseimbangan tersebut dan memaksa Apple menghadapi tantangan yang sebelumnya jarang terjadi. Tim Cook sendiri mengakui bahwa perusahaan kesulitan menyerap lonjakan harga memori yang terus meningkat. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Cook menyebut kenaikan biaya komponen memori sudah mencapai titik yang tidak lagi dapat ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. Situasi ini menjadi tekanan baru bagi Apple karena pasar memori saat ini didorong oleh tingginya permintaan industri AI. Pusat data, akselerator AI, dan infrastruktur komputasi generatif membutuhkan kapasitas DRAM dalam jumlah sangat besar. Akibatnya, produsen memori global mulai memprioritaskan pasokan untuk sek...