Langsung ke konten utama

Asus ROG Zephyrus Duo 16, Laptop Gaming Dual Screen Ryzen 6000 Series

Hari ini Asus Indonesia secara resmi menghadirkan lini produk gaming terbarunya berbasis platform AMD Ryzen 6000 series. Peluncuran ini menegaskan dominasi ROG di segmen gaming Indonesia setelah awal tahun 2022 mereka menghadirkan laptop gaming seri Intel Core 12th Gen.

Dari sekian banyak varian laptop gaming yang dirilis hari ini, ada satu yang menurut kami sangat menarik perhatian. Adalah ROG Zephrys Duo 16 (GX650) yang merupakan laptop gaming layar ganda paling powerful.


Berbeda dengan laptop gaming lainnya, ROG Zephyrus Duo 16 merupakan laptop dengan layar ganda yang dirancang khusus untuk hardcore gamer, game streamer, hingga konten kreator. ROG Zephyrus Duo 16 juga ditenagai oleh hardware generasi terkini serta dibekali sistem pendingin eksklusif, membuatnya tampil sebagai laptop gaming layar ganda paling powerful di dunia.


“ROG Zephyrus Duo 16 dirancang untuk menaklukkan semuanya. TIdak hanya untuk gaming, ROG Zephyrus Duo 16 merupakan laptop gaming terbaik untuk para konten kreator khususnya para game streamer yang membutuhkan tidak hanya laptop yang powerful tetapi juga layar ganda dengan ruang kerja yang luas,” ujar Jimmy Lin, ASUS Southeast Asia Regional Director. “Tidak ada laptop seperti dan se-powerful ROG Zephyrus Duo 16.”


ROG Zephyrus Duo 16 hadir dengan ROG ScreenPad Plus™, yaitu layar kedua berukuran 14,1-inci dengan resolusi hingga 4K.

ROG ScreenPad Plus™ dapat digunakan untuk berbagai skenario penggunaan, salah satunya adalah memungkinkan gamer untuk mengakses aplikasi lainnya tanpa harus menutup sementara game yang sedang dimainkan.

ROG ScreenPad Plus™ juga sangat berguna bagi konten kreator yang selalu membutuhkan ruang kerja lebih luas. Ditambah dengan dukungan penggunaan stylus, ROG ScreenPad Plus™ di ROG Zephyrus Duo 16 memiliki potensi yang tidak terbatas.



ROG ScreenPad Plus™ juga hadir di ROG Zephyrus Duo 16 menggunakan mekanisme khusus yang dirancang secara eksklusif. Saat layar utama dibuka, mekanisme khusus tersebut akan mengangkat dan menggeser ROG ScreenPad Plus™ secara otomatis ke arah layar utama untuk pengalaman penggunaan yang lebih immersive dan hamper tanpa bezel.

Mekanisme tersebut juga membuat ROG Zephyrus Duo 16 memiliki rongga udara ekstra saat dioperasikan sehingga dapat meningkatkan performa pendinginan secara signifikan.

ROG Zephyrus Duo 16 juga merupakan laptop pertama di dunia yang hadir dengan layar ROG Nebula HDR™, yaitu sebuah standar baru untuk layar laptop gaming. ROG Nebula HDR™ dibangun atas kebutuhan dasar gaming yaitu kecepatan, tingkat kecerahan, dan kualitas visual.

Layar laptop gaming yang menggunakan ROG Nebula HDR™ seperti ROG Zephyrus Duo 16 dipastikan mengusung panel yang memiliki color gamut 100% DCI-P3, tingkat kecerahan 1100 nits, dilengkapi fitur adaptive sync, serta memiliki response time 3ms.

Tidak hanya itu, layar ROG Nebula HDR™ juga telah mengantongi sertifikasi PANTONE® Validated Display untuk akurasi warna, TÜV Rheinland untuk low blue light dan anti-flicker, serta mendukung teknologi dari Dolby Vision®.

Berbeda dengan layar laptop gaming pada umumnya, ROG Nebula HDR™ menggunakan panel mini LED yang memiliki 512 dimming zone.


Baca juga:


Berkat adaptasi panel Mini LED, laptop yang menggunakan ROG Nebula HDR™ seperti ROG Zephyrus Duo 16 telah dapat mendukung dan menampilkan konten HDR bersertifikasi VESA DisplayHDR™ 1000 dengan polling rate hingga 5400Hz atau sepuluh kali lebih kencang dari layar laptop lainnya berkat Nebula HDR Engine.

ROG Zephyrus Duo 16 telah ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series serta chip grafis hingga NVIDIA® GeForce® RTX™ 3080Ti. Kombinasi keduanya memberikan ROG Zephyrus Duo 16 performa powerful untuk semua aktivitas, mulai dari AAA gaming, game streaming, hingga content creation.

Tidak hanya itu, ROG Zephyrus Duo 16 juga dibekali dengan memori DDR5 4800MHz yang kapasitasnya dapat di-upgrade hingga 64GB serta penyimpanan PCIe 4.0 SSD yang dapat dikonfigurasikan pada mode RAID untuk performa lebih kencang. Semua itu dihadirkan di dalam bodi laptop yang lebih ringkas dibandingkan dengan seri ROG Zephyrus Duo tahun lalu.

Dibekali dengan hardware yang powerful, ROG Zephyrus Duo 16 tentu membutuhkan sistem pendingin terbaik. Sejak tahun lalu, seri ROG Zephyrus Duo telah dibekali dengan liquid metal sebagai thermal compound agar panas dapat dilepaskan secara lebih optimal.

Di tahun 2022 kali ini ROG Zephyrus Duo 16 menggunakan Thermal Grizzly Conductonaut Extreme Liquid Metal yang memiliki tingkat hantaran panas hingga 17 kali lebih tinggi ketimbang thermal paste standar. Penggunaan liquid metal khusus tersebut memungkinkan ROG Zephyrus Duo 16 dapat beroperasi di suhu hingga 15ᵒC lebih rendah.



Yang menarik, Asus mengadakan periode promosi khusus untuk jajaran laptop gaming yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Mobile Series.

Selama masa promosi, yaitu mulai dari tanggal 13 hingga 30 Juni 2022, setiap pembelian laptop gaming ASUS yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile akan mendapatkan merchandise seperti ROG Jacket, ROG T-Shirt, atau gaming pad.


Promo ini juga hanya berlaku untuk pembelian secara online di ASUS Online Store serta ASUS Official Store yang ada di Tokopedia, Blibli, Bhinneka, dan Shopee.

Penasaran seperti apa fitur unggulan Asus ROG Zephyrus Duo 16 GX650? Simak video berikut ini: 

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Apa Bedanya Googlebook dengan Chromebook? Ini Perbedaan Hardware, OS dan Fiturnya

Googlebook dan Chromebook sama-sama menyasar pengguna laptop yang membutuhkan perangkat ringan dan terintegrasi dengan layanan Google. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada sistem operasi, dukungan hardware, serta kemampuan kecerdasan buatan. Jika Chromebook dibangun di atas ChromeOS, Googlebook hadir dengan Googlebook OS yang dirancang dengan integrasi Gemini lebih dalam. Hardware Lebih Beragam Chromebook umumnya menggunakan prosesor kelas hemat daya seperti Intel Celeron, Pentium, Core, AMD Ryzen, MediaTek, hingga Snapdragon. Spesifikasinya sangat beragam dan banyak model berada di kelas entry-level hingga menengah. Googlebook memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan laptop modern. Lini yang diperkenalkan Google menggunakan Intel Core Ultra Series 3, Qualcomm Snapdragon X Elite, dan SoC MediaTek. Konfigurasinya juga relatif tinggi, misalnya Acer Googlebook 14 menawarkan Core Ultra 5, RAM 16 GB, SSD 512 GB, serta layar OLED 2,8K. Artinya, Googlebook tampaknya d...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Asus ExpertBook P3 G1. Laptop Bisnis Intel Core Ultra, Harga Mulai Rp14 Jutaan

Asus ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP) merupakan laptop bisnis terbaru Asus yang dirancang untuk profesional, pekerja hybrid, tenaga pendidik, dan perusahaan yang membutuhkan laptop kerja dengan performa, keamanan, serta daya tahan untuk penggunaan sehari-hari. Laptop bisnis Asus ini menawarkan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 hingga 64GB, dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB, serta bobot mulai 1,43 kg. Dengan kombinasi tersebut, Asus ExpertBook P3 G1 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan kemampuan upgrade dan fitur keamanan bisnis, tetapi tetap memperhatikan mobilitas serta efisiensi investasi. Spesifikasi Asus ExpertBook P3 G1 Asus ExpertBook P3 G1 tersedia dengan pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 225H dan hingga Intel Core Ultra 7 255H. Kedua prosesor tersebut memiliki Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS untuk mendukung sejumlah aktivitas berbasis AI. Untuk multitasking, laptop ini mendukung RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM. Penyimpananny...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...