Langsung ke konten utama

Siap-Siap, Harga Apple iPhone 14 Akan Lebih Mahal

Apple disebut-sebut akan memperkenalkan smartphone generasi barunya di bulan September mendatang. Dan pengguna iPhone yang berencana untuk mengganti hape jadulnya sudah bersiap-siap untuk melihat sejumlah upgrade signifikan dihadirkan di handphone baru itu.

Dan seperti biasa, perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat itu tidak merilis satu bocoranpun terkait segala hal tentang iPhone 14. Artinya, hanya sangat sedikit informasi yang kita dapat dan apa yang bisa kita harapkan dari hape anyar Apple.


Sayangnya, Chris Caso, analis dari Raymond James punya prediksi yang bis akita jadikan patokan. Menurutnya, ada kemungkinkan bahwa Apple “terpaksa” akan menaikkan harga produk baru tersebut saat diluncurkan di musim gugur nanti.



Ya, menurut Chris Caso, produk-produk Apple, termasuk iPhone 14 akan naik harga karena berbagai masalah. Mulai dari kendala kelangkaan pasokan komponen, keputusan lockdown di China sampai ke perang di Ukraina.


“Apple baru-baru ini melaporkan penjualan yang sangat baik di kuartal yang berakhir Maret lalu,” sebut Caso seperti dikutip dari PhoneArena. “Meski demikian mereka memprediksi akan ada penurunan pada Juni akibat fluktuasi mata uang, penurunan penjualan di Rusia dan yang paling parah adalah karena masalah produksi karena lockdown di China,” sebutnya.

Diperkirakan, Apple akan mengalami penurunan keuntungan hingga 81 miliar dollar AS akibat kendala-kendala tersebut.

Untungnya, masalah produksi diperkirakan hanya akan sesaat saja dan itu pun terjadi pada waktu yang “tepat” yakni di saat musim penjualan sedang rendah-rendahnya di sepanjang tahun.

Caso menyebutkan, mendekati September mendatang, kondisi di China akan perlahan-lahan membaik. Namun demikian, tambahnya, berhubung kondisi fluktuasi mata uang dan pemblokiran penjualan ke Rusia sifatnya lebih permanen, kemungkinan Apple mungkin perlu menaikkan harga hape tersebut.


Baca juga:


Hal ini kemungkinan akan terjadi jika nilai tukar mata uang lokal saat produk tersebut diluncurkan tetap memburuk. Dan seperti yang pernah terjadi di masa-masa lalu, karena harga produk dinaikkan, maka dampaknya akan sangat negatif terhadap permintaan pasar.

Apple memang masih akan mendapatkan pemasukan dari layanan mereka. Namun secara year on year, kemungkinan juga akan terjadi pelambatan.


Informasi terbaru, saat diumumkan ke public pada September mendatang, disebutkan bahwa Apple berencana untuk langsung menggelar penjualan seluruh produk tersebut di bulan yang sama.

Bagaimana guys? Sudah siap-siap menabung untuk ganti iPhone baru? Atau nanti dulu?

Postingan Populer

Axioo Pongo Versi AMD Resmi Beredar di Indonesia

Axioo resmi meluncurkan lini terbaru Axioo Pongo AMD Series yang terdiri dari Axioo Pongo 755 AMD dan Axioo Pongo 765 AMD. Dibanderol mulai Rp19 jutaan, seri ini menyasar gamer dan kreator konten yang membutuhkan performa tinggi dengan harga lebih kompetitif dibandingkan segmen flagship. Kedua model mengandalkan prosesor AMD Ryzen 7 255 yang dipadukan dengan GPU RTX 5050 (Pongo 755) dan RTX 5060 (Pongo 765) dengan TGP hingga 115W.  Secara spesifikasi, kombinasi ini cukup menjanjikan untuk gaming modern dan kebutuhan produktivitas seperti editing atau rendering ringan, meski performa riil tetap sangat bergantung pada optimasi sistem dan pendinginan. Axioo juga membekali perangkat ini dengan RAM DDR5 dan storage PCIe Gen 4, memberikan fondasi yang relevan untuk kebutuhan saat ini. Dukungan upgrade menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang ingin memperpanjang masa pakai perangkat tanpa harus mengganti unit secara keseluruhan. Di sisi visual, layar 16 inci FHD+ dengan rasio 16:...

Monitor Eksternal untuk MacBook Dirilis oleh BenQ

BenQ resmi meluncurkan lini monitor MA Series di Indonesia. Seri ini secara spesifik ditujukan untuk pengguna MacBook yang membutuhkan layar eksternal dengan konsistensi visual, terutama dalam hal warna, ketajaman, dan karakter tampilan yang mendekati panel bawaan Apple. Secara positioning, MA Series mencoba mengisi celah yang selama ini cukup relevan yakni monitor eksternal yang benar-benar “match” dengan ekosistem Mac. Namun, pendekatan ini juga memunculkan pertanyaan, apakah ini solusi nyata atau sekadar diferensiasi marketing di pasar monitor premium? Dari sisi lineup, BenQ menawarkan beberapa varian dengan pendekatan berbeda. Model seperti MA270U dan MA320U hadir dengan resolusi 4K dan panel Nano Matte, yang berfokus pada kenyamanan visual dengan minim pantulan cahaya. Ini relevan untuk penggunaan jangka panjang, terutama di lingkungan kerja dengan pencahayaan tinggi. Sebaliknya, MA270UP dan MA320UP menggunakan panel Nano Gloss yang menonjolkan kontras dan vibransi warna. Karakter...

Intel Core Ultra Series 3 Resmi Diluncurkan di Indonesia

Setelah debut global di ajang CES 2026, Intel resmi membawa prosesor terbarunya, Intel Core Ultra Series 3, ke pasar Indonesia. Kehadiran generasi ini langsung menempatkan Intel di pusat tren yang sedang naik daun, yakni AI PC.  Namun di balik narasi besar tersebut, pertanyaan utamanya tetap sama. Apakah ini lompatan nyata, atau sekadar evolusi yang dibungkus istilah baru? Secara arsitektural, Core Ultra Series 3 dibangun di atas proses Intel 18A dengan pendekatan SoC yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket. Ini memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa ketergantungan cloud. Intel mengklaim NPU-nya mampu mencapai hingga 50 TOPS, angka yang secara teoritis cukup untuk menangani berbagai workload AI modern, mulai dari inferensi hingga generative tasks ringan. Di atas kertas, spesifikasinya terlihat menjanjikan. Varian tertinggi menawarkan hingga 16 core CPU dan GPU berbasis Intel Arc dengan 12 Xe-core. Intel mengklaim peningkatan performa multi...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Kelebihan Realme C85 Pro. Baterai Badak Harga Rp3 Juta Saja!

Realme kembali meramaikan segmen menengah lewat peluncuran Realme C85 Pro. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi yang tidak biasa di kelas Rp3 jutaan, baterai jumbo 7.000 mAh, sertifikasi ketahanan tinggi, serta spesifikasi yang difokuskan untuk penggunaan intensif, terutama di luar ruangan. Secara positioning, Realme secara terang menargetkan pengguna lapangan. Mulai dari pekerja konstruksi hingga teknisi yang membutuhkan smartphone tangguh dan tahan lama. Sertifikasi IP69 Pro dan klaim standar militer menunjukkan pendekatan tersebut bukan sekadar gimmick. Namun, di titik ini, validasi penggunaan nyata tetap krusial untuk memastikan apakah proteksi tersebut benar-benar konsisten di kondisi ekstrem. Di sektor layar, Realme C85 Pro membawa panel AMOLED 6,8 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nits. Secara teknis, ini menjadi salah satu nilai jual utama, terutama untuk visibilitas di bawah sinar matahari langsung. Kombinasi...