Langsung ke konten utama

iPad Generasi Kesembilan Bakal Punya Desain Tipis

Siapa di antara Anda yang sedang menunggu iPad terbaru dan penasaran dengan model yang akan digunakan Apple pada gadget terbarunya nanti? 

Well, ada kabar gembira. Menurut informasi yang beredar di Internet, iPad generasi kesembilan dikabarkan akan memiliki desain yang lebih tipis dibandingkan dengan generasi sebelumnya.


Sebagai gambaran, selama bertahun-tahun terakhir, Apple iPad perlahan beralih dari bezel besar dan tombol beranda ke perangkat yang lebih ramping dengan layar penuh. Namun, tidak semua iPad milik Apple mengalami perubahan desain tersebut.

Ya, salah satunya adalah iPad "biasa" yang pada dasarnya adalah model entry-level lini tablet dari Apple.


Nah, menurut sumber Power On, Mark Gurman dari Bloomberg mengungkapkan bahwa Apple akan melakukan perombakan pada iPad akhir tahun ini. 

Sebelumnya, Gurman mengklaim bahwa Apple akan meluncurkan iPad generasi kesembilan pada musim gugur tahun ini. Dan pada generasi kesembilan tersebut, iPad akan hadir dengan prosesor yang lebih cepat dan desain yang lebih tipis.

Asal tahu saja, terakhir kali Apple memperbarui iPad adalah pada tahun 2020. Ketika itu mereka membenamkan chipset Bionic A12 pada perangkatnya karena pada tahun tersebut, mereka meluncurkan chipset A14 Bionic. 

Adapun iPad terbaru nanti bisa jadi akan memiliki chipset yang lebih unggul seperti A13 Bionic atau bahkan A14 Bionic.

Menurut sumber, meski sudah diprediksi bahwa untuk desain iPad generasi kesembilan yang akan memiliki desain yang lebih tipis, tetapi belum diketahui apakah desainnya akan serupa dengan iPad Air dan iPad Pro. 

Nah, bagi Anda yang tertarik dengan tablet entry-level, nantikan saja iPad genersi kesembilan ini sebentar lagi.


Baca juga:


Windows 365 Bisa Digunakan di iPad?
Beberapa minggu yang lalu, Microsoft mengumumkan Windows 365 yang merupakan layanan baru untuk memungkinkan pengguna menjalankan Windows di perangkat apa pun secara streaming. 

Secara teori, fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk menjalankan Windows di ponsel atau tablet mereka. Apapun merek dan sistem operasinya.


Yang menarik, menurut laporan dari 9to5Mac, mereka menemukan bahwa Windows 365 ternyata bisa berjalan di iPad melalui aplikasi Remote Desktop Mobile. 

Sebelumnya, Windows 365 sendiri sudah dapat berjalan di iPad melalui browser web Safari. Namun ketika itu penggunaannya masih kurang optimal. Hal ini bisa jadi karena Apple agak ketat dalam mengizinkan aplikasi streaming di App Store-nya.

Tetapi tampaknya kali ini aplikasi Remote Desktop Mobile bisa berjalan karena aplikasi tersebut dirancang untuk mengakses PC fisik dari jarak jauh. Dan akhirnya, ditemukan celah agar software dapat berjalan di iPad.

Postingan Populer

Samsung Galaxy Z Fold8 Resmi Meluncur, Desain Lebih Ringkas dengan Layar 7,6 Inci

Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold8 dalam ajang Galaxy Unpacked 2026 yang digelar di London, Inggris. Smartphone lipat generasi terbaru ini hadir dengan perubahan desain yang cukup signifikan. Berbeda dari pendahulunya yang cenderung memanjang, Galaxy Z Fold8 mengusung bodi yang lebih pendek dan lebar sehingga diklaim lebih nyaman digunakan, terutama saat dioperasikan dengan satu tangan. Dalam kondisi terlipat, Galaxy Z Fold8 memiliki dimensi 81,9 x 123,9 x 9,7 mm, sementara saat dibuka ukurannya menjadi 161,4 x 123,9 x 4,5 mm. Desain baru tersebut membuat perangkat ini memiliki bentuk menyerupai buku catatan kecil atau paspor, sekaligus memberikan pengalaman penggunaan yang lebih ergonomis dibanding generasi sebelumnya. Meski dimensinya lebih ringkas, Samsung tetap mempertahankan layar utama berukuran besar. Galaxy Z Fold8 menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X seluas 7,6 inci dengan resolusi 1.848 x 2.448 piksel, refresh rate adaptif hingga 120Hz, serta tingkat kecerahan mencapa...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Review Asus ExpertBook P3. Laptop Bisnis yang Mengutamakan Produktivitas

Laptop bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda dibanding laptop konsumen. Selain performa yang stabil, perangkat di segmen ini dituntut menawarkan daya tahan baterai panjang, desain yang kokoh, fitur keamanan lengkap, serta kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu lama. Untuk melihat kemampuannya secara langsung, tim redaksi TeknoReview.net menggunakan Asus ExpertBook sebagai perangkat kerja utama selama beberapa minggu. Khususnya Asus ExpertBook P3 P3405CVA. Berikut review Asus ExpertBook P3 versi kami. Dalam pengujian sehari-hari, laptop ini digunakan untuk berbagai aktivitas produktivitas seperti membuka puluhan tab browser, mengolah dokumen, mengedit spreadsheet, mengikuti rapat virtual, hingga menjalankan berbagai aplikasi komunikasi secara bersamaan.  Hasilnya menunjukkan bahwa Asus ExpertBook memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional yang mengutamakan efisiensi dan stabilitas dibanding sekadar mengejar angka benchmark. Desain Asus ExpertBook langsung memberikan ke...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Vivobook vs Zenbook 2026: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Jawaban Singkat: Asus Vivobook cocok untuk kamu yang butuh laptop harian dengan harga lebih terjangkau untuk browsing, kuliah, dan kerja kantoran ringan. Asus Zenbook lebih pas untuk profesional mobile, content creator, atau siapa pun yang butuh performa tinggi dalam bodi premium yang tipis dan ringan. Perdebatan Vivobook vs Zenbook sebenarnya bukan soal mana yang “lebih bagus”, tapi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Berikut perbandingan lengkapnya berdasarkan lini terbaru laptop Asus 2026. Desain dan Material: Plastik Modern vs Aluminium Premium Asus Vivobook mengusung desain plastik atau kombinasi plastik-metal dengan pilihan warna yang lebih variatif, cocok untuk kamu yang suka tampilan segar dan kasual. Asus Zenbook naik kelas dengan konstruksi aluminium unibody yang memberi kesan elegan dan solid, plus bodi setipis 1,1cm pada beberapa model, menjadikannya pilihan yang lebih “profesional” saat dibawa ke meeting klien. Performa dan Chip AI: Cukup vs Maksimal ...