Langsung ke konten utama

Review Asus Vivobook Pro 15 OLED M3500QC-OLED955

Ada yang baru dari Asus. Di awal tahun 2022 ini, produsen utama di pasar laptop Indonesia tersebut langsung fokus menggarap satu segmen yang sedang booming. Content creator.

Menurut keterangan resmi Asus, dari sebuah survey yang baru-baru ini mereka lakukan terhadap pengguna laptop di Indonesia, sebagian besar dari pengguna melakukan kegiatan editing foto dan video di laptopnya. Selain pekerjaan office biasa.


Artinya, saat ini pengguna sudah semakin membutuhkan sebuah laptop yang punya kemampuan lebih kuat dan tangguh dibandingkan dengan laptop biasa. Contohnya adalah Asus Vivobook Pro 15 OLED M3500QC yang kita bahas kali ini.

Laptop yang satu ini terlihat memang didesain khusus untuk content creation. Mulai dari komponen pendukung performa, hardware dan software, sampai ke panel layar pun akan sangat memanjakan para creator. Seperti apa?


Desain
Sebagai laptop kelas mainstream, Vivobook Pro 15 OLED M3500QC ini tidak didesain seperti laptop biasa-biasa saja. Seri Vivobook dari Asus kini didesain lebih kekinian sesuai dengan target market yang dituju yakni generasi muda yang aktif.

Ada dua opsi warna yang ditawarkan, yakni Quiet Blue yang terkesan kalem atau warna Cool Silver, seperti yang kita bahas kali ini, yang memberikan kesan futuristis. Logo Vivobook sendiri di bagian depan laptop didesain modern.

Logo ASUS 3D yang unik, dengan pola chevron anodized dan tekstur sentuhan, menambah sensasi positif bahkan sebelum tutupnya dibuka.

Dan setelah dibuka, desain ekspresif berlanjut di dalam, di mana tombol Enter dengan aksen police line bisa menjadi pusat perhatian. Namun tidak seperti seri sebelumnya, tombol Enter kali ini tidak diberikan aksen warna stabilo di sana. Untuk touchpad, ukurannya lega dan permukaannya smooth.

Untuk visual kreatif yang luar biasa, laptop ini dilengkapi dengan layar OLED 15-inci yang jelas dengan resolusi FullHD serta tingkat kecerahan 400-nits, yang divalidasi PANTONE® untuk akurasi warna dan menampilkan layar kelas bioskop pada color gamut 100% DCI-P3.

Sama halnya seperti laptop modern Asus lainnya, Vivobook Pro 15 OLED M3500QC ini menggunakan bezel layar yang tipis di kiri dan kanan laptop untuk menghadirkan screen to body ratio mencapai 84%.

Sayangnya, laptop ini tidak mengadopsi engsel jenis Ergolift design seperti saudaranya di segmen Vivobook series sebelumnya. Engsel pada Vivobook Pro 15 OLED M3500 ini tidak mengangkat body laptop saat dibuka. Namun demikian, Asus masih menempatkan bantalan karet di bagian bawah, area belakang laptop sehingga posisinya masih meninggi dan nyaman untuk mengetik.

 
Fitur
Asus mengklaim, laptop Vivobook Pro 15 OLED (M3500) siap dan menunggu untuk membawa kreator muda dalam perjalanan mereka menemukan kreasinya. Artinya, ia harus punya segala kelengkapan yang dibutuhkan untuk menciptakan mahakaryanya.

Dari sisi layar, Vivobook Pro 15 OLED M3500QC dipastikan akan mereproduksi warna dengan akurasi yang luar biasa untuk visual kelas profesional, menjadikannya sempurna untuk pekerjaan kreatif. Layar dengan resolusi Full HD 1920x1080 dengan teknologi NanoEdge menyediakan ruang kerja visual. Layarnya juga sangat terang, hingga 400 nits.

Dengan color gamut 100% DCI-P3, layar menyajikan tampilan warna yang sangat jelas. Sertifikasi dari PANTONE® juga didapatkan untuk akurasi warna tingkat profesional. Adapun sertifikat TÜV Rheinland memastikan emisi cahaya biru yang jauh lebih rendah dari layar laptop umumnya.

Dari sisi brightness, ASUS OLED juga menawarkan 1,6x lipat lebih banyak warna dibandingkan dengan panel layar LCD biasa. Pada layar LCD konvensional, seluruh detail dan warna umumnya menurun secara signifikan saat tingkat kecerahan warna diturunkan. Tetapi panel ASUS OLED sanggup mempertahankan color gamut yang luas.

Jika volume warna 3D dihitung, di mana 3D color volume menambahkan aspek pencahayaan dibandingkan dengan 2D color gamut biasa, panel layar ASUS OLED memiliki volume warna 60 persen lebih banyak. Artinya, ia menghadirkan kemampuan menghasilkan warna yang lebih baik di tingkat kecerahan layar berapapun.

Dari sisi konektivitas, Asus menyediakan sambungan nirkabel WiFi 6 yang memungkinkan pengguna memuat konten online dalam sekejap mata. Teknologinya menjadi lebih baik lagi dengan adanya Asus  WiFi Master Premium, yang mencakup ASUS WiFi SmartConnect.

Fitur WiFi SmartConnect akan secara otomatis memilih sumber WiFi dengan sinyal paling kuat, sehingga laptop terhubung dengan mulus ke sinyal WiFi terbaik dan hotspot seluler yang sudah dikenali oleh sistem operasi.

 
Untuk terhubung dengan perangkat eksternal pendukung produktivitas, ASUS Vivobook Pro 15 OLED (M3500) ini juga bisa dibilang sudah lebih dari cukup. Port-port esensial seperti USB 3.2 Type-A dan Type-C, HDMI sampai MicroSD card reader sudah tersedia.

Pelindung privasi webcam terintegrasi tersedia di atas webcam untuk privasi instan, menjaga pengguna tidak terganggu dan aman dari broadcast ke dunia luar. Adapun untuk login cepat tanpa password, ada sensor sidik jari bawaan opsional pada tombol daya yang berfungsi mulus dengan Windows Hello.  

Untuk mendukung produktivitas, Asus Vivobook Pro 15 OLED M3500QC sudah dilengkapi oleh sistem operasi Microsoft Windows 11 secara default. Tak hanya itu, ada pula dukungan bundel aplikasi Microsoft Office Home & Student yang berlaku seumur hidup.

Saat pengguna bekerja hingga larut malam, mereka bisa memanfaatkan fitur backlit keyboard yang tersedia hingga 3 tingkat kecerahan. Adapun setelah selesai bekerja, pengguna juga dapat menikmati alunan suara berbasis harman/kardon sound.

Performa
Apapun yang akan mereka lakukan, baik menjelajah dunia maya, berkreasi ataupun bermain, prosesor hingga AMD Ryzen 9 5900HX terbaru, grafis NVIDIA GeForce RTX 3050 pro-grade, memori DDR4 hingga 16GB dan SSD PCIe® 1TB memberikan semua tenaga diperlukan untuk mewujudkan kreativitas visual mereka yang sedang berkembang.

Untuk memastikan performa maksimal, ASUS sejauh ini hanya menyediakan satu saja varian Vivobook Pro 15 OLED (M3500). Model yang dirilis adalah yang menggunakan varian prosesor terbaru dan tertinggi yang dihadirkan AMD untuk perangkat mobile yakni Ryzen 9 5900HX. Prosesor 8 core ini menawarkan kecepatan yang sangat tinggi untuk foto dan video editing, hingga 4.6GHz.

Vivobook Pro 15 OLED (M3500) menggunakan sistem pendinginan dua kipas yang sangat efisien dengan teknologi ASUS IceCool Plus, yang memberikan tiga mode pendinginan kepada pengguna untuk dipilih melalui aplikasi MyASUS. Desain pendingin canggih ini memastikan laptop tipis dan ringan ini tetap dingin untuk performa maksimal, kapan saja dan di mana saja.

Sayangnya, desainnya yang tipis membuat pembuangan udara panas tidak bisa dibuang jauh ke arah belakang. Udara panas yang dihembuskan dari dalam laptop bertiup menuju ke layar.


Berikut ini spesifikasi teknis dari Asus Vivobook Pro 15 OLED M3500QC yang kita bahas kali ini:

Secara spesifikasi, laptop ini sangat menggiurkan. Apalagi, berhubung laptop ini merupakan laptop yang didesain untuk content creator, ASUS menggunakan NVIDIA® GeForce RTX™ 3050 with Studio Driver sebagai solusi grafisnya.

Berkat driver yang dioptimasi secara khusus, ia akan menghasilkan akurasi warna yang lebih sempurna dibandingkan dengan driver untuk gaming GPU. Lalu, bagaimana performa laptop ini? Berikut ini hasil uji benchmark Asus Vivobook Pro 15 OLED M3500 dengan beberapa aplikasi benchmark komponen termasuk performa rendering 3D.



Performa CPU, baik saat bekerja secara single core ataupun multi-core sangat tinggi untuk ukuran laptop mainstream performance. Sebagai perbandingan, ia lebih kencang dari Ryzen 7 3700X dan Core i7-10700 versi desktop meski masih tertinggal dibanding Intel Cire i9-10900K yang sangat bertenaga. Tetapi ini sangat lumrah mengingat prosesor laptop didesain untuk hemat energi dan adem.


Saat diuji dengan V-Ray benchmark, yang mengukur seberapa cepat sistem melakukan rendering baik menggunakan engine V-Ray CPU dan juga V-Ray GPU yang mendukung RTX, performa laptop ini sangat mulus.


Baca juga:


Demikian pula saat diminta untuk melakukan rendering animasi dengan engine Cinema 4D lewat software Cinebench R23, performa laptop ini sangat tinggi meskipun masih sedikit di belakang Intel Core i7 11th gen.

Lalu, apakah saat melakukan rendering tersebut laptop ini panas? Untuk mengetahuinya, kami menjalankan Unigine Superposition benchmark dengan setting default yakni FullHD 1080P Medium. Hasilnya cukup baik. Sistem mampu menghasilkan kinerja rata-rata 61.79fps dengan temperatur maksimal hanya mencapai 70 derajat Celsius. Artinya, masih sangat aman.

Lalu, apakah ia bisa diajak untuk bermain game?


Bermain game Final Fantasy XV dengan setting high quality Full HD, laptop ini masih sanggup. Bermain game casual yang lebih ringan seperti Street Fighter V dengan resolusi FullHD dan picture quality High, lancar. Kinerja benchmark dengan 3DMark juga menunjukkan hasil yang baik.

Yang namanya laptop performa, tentunya bukan aspek prosesor dan grafis saja yang perlu diperhatikan. Kecepatan loading sistem operasi, aplikasi, foto dan video resolusi tinggi juga perlu diperhatikan.

Untuk itu ASUS sudah menggunakan storage sangat kencang berbasis PCIe Gen3 x4 SSD sebesar 512GB pada laptop Vivobook Pro 15 OLED M3500QC. Berikut ini kecepatan read and write SSD yang terpasang pada laptop.

Terakhir, sebuah laptop untuk mendukung produktivitas para content creator tentu perlu memiliki masa aktif baterai yang memadai. Pada laptop ini, ASUS menyediakan baterai 3-cell lithium-polymer sebesar 63Whrs. Dalam percobaan, dengan setting brightness 50%, terhubung ke Wifi dan mengerjakan simulasi aplikasi office secara non stop, laptop bertahan hingga lebih dari 11 jam.

Kesimpulan
Anda yang sedang mencari sebuah laptop untuk video editing dan rendering, Asus Vivobook Pro 15 OLED M3500QC ini sangat kami rekomendasikan. Harganya tak sampai Rp20 juta. Tetapi dengan harga tersebut, Anda akan mendapatkan laptop dengan Ryzen 9 terbaru, RAM 16GB dual channel, SSD sangat kencang, grafis professional grade yang juga sanggup untuk bermain game, dan panel layar berkualitas terbaik dengan Asus OLED.


Sebelum hadirnya seri Vivobook terbaru ini, banyak pengguna di segmen kreatif dan content creator memilih untuk menggunakan laptop gaming seperti ROG, TUF atau brand gaming lainnya. Akan tetapi, untuk mereka yang ingin tampil lebih professional atau serius dan tidak ingin terlihat sebagai gamers, kini ada solusinya.

Simak experience kami saat review Asus Vivobook Pro 15 OLED M3500QC-OLED955 dalam video berikut:

 

Postingan Populer

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...

Windows 10 Dapat Update Keamanan. Atasi Bug File Exploder dan Secure Boot

Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut. Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.  Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual. >Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan me...

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop AMD Terbaik untuk Laptop Bisnis SMB

Mencari laptop AMD yang juga mumpuni sebagai laptop bisnis untuk profesional hybrid dan pemimpin SMB? ASUS ExpertBook P5 G2 PM5406 hadir dalam dua pilihan layar, 14 inci IPS atau OLED, memadukan performa AI yang cepat, visual memukau, ketahanan setara standar militer, dan keamanan kelas enterprise dalam satu perangkat. “Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia,” kata Eric Khoven, Commercial Director, ASUS Indonesia. Performa Laptop AMD yang Siap untuk Beban Kerja AI Sebagai laptop AMD, ExpertBook P5 G2 dipersenjatai prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 (55 NPU TOPS) untuk varian project, sementara unit ritel Indonesia memakai AMD Ryzen™ AI 7 445 (50 NPU TOPS). RAM dapat ditingkatkan hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan hingga 3TB d...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...