Langsung ke konten utama

Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 10

Akhirnya, setelah lama dinanti-nantikan, Xiaomi meresmikan kehadiran smartphone entry level terbaru andalannya. Model barunya ini, disebut-sebut akan merusak tatanan pasar smartphone kelas murah dengan spesifikasi dan kemampuan yang hebat.

Xiaomi Redmi 10, smartphone anyar yang bersangkutan, merupakan smartphone murah dengan keunggulan utama di sektor kameranya. Seperti apa spesifikasi dan harga Xiaomi Redmi 10 yang resmi beredar di Indonesia? Yuk kita lihat.


Pertama-tama, Xiaomi Redmi 10 hadir dengan layar berukuran diagonal 6,5 inci serta dengan resolusi Full HD+. Resolusi ini sudah sangat memadai untuk menikmati konten multimedia, apalagi mengingat banyak smartphone entry level yang masih memakai layar resolusi HD+ saja.

Tak hanya itu, meski jadi hape murah, tapi layar Xiaomi Redmi 10 sudah memiliki refresh rate 90Hz yang dapat secara otomatis menyesuaikan pada konten yang dibuka.


Nah, ini sektor yang sangat menarik. Xiaomi menyematkan kamera utama 50 MP di bagian belakang, disandingkan dengan lensa ultra-wide 8MP, makro 2MP dan depth sensor 2MP. Adapun pada area punch hole di depan, terdapat kamera 8MP untuk selfie.

Untuk memasok daya, baterai yang tersemat di dalam ponsel ini punya kapasitas besar yakni 5.000mAh. Tak hanya besar, Xiaomi juga melengkapinya dengan pengisian cepat 18W.

Menariknya, pengguna dapat mejadikan Redmi 10 sebagai powerbank untuk mengisi gadget lain dengan adanya fitur 9W reverse charging. Fitur ini serupa seperti yang pertamakali kita kenal di Zenfone Max namun dengan pasokan pengisian baterai yang jauh lebih cepat.

Xiaomi Redmi 10 juga menjadi ponsel pertama yang ditenagai MediaTek Helio G88 SoC. Chipset tersebut dipadankan dengan RAM LPDDR4X 4GB atau 6GB. Sementara memori internalnya sebesar 64GB atau 128GB. Jika kurang, pengguna masih dapat menambahkan ruang penyimpanan dengan memasangkan microSD.

Dari sisi system operasi, Xiaomi Redmi 10 menjalankan Android 11 dengan MIUI 12.5. Anda dapat memilih salah satu dari tiga warna yang disediakan, yakni Carbon Grey, Pebble White dan Sea Blue. Adapun harga Redmi 10 sebagai berikut.


Baca juga:


Di Indonesia, Xiaomi Redmi 10 RAM/Storage 4GB/64GB dijual di harga perkenalan Rp1.999.000, adapun versi RAM/Storage 6GB/128GB dijual di harga perkenalan Rp2.399.000. Menarik sekali bukan?

Simak cuplikan video penjelasan spesifikasi dan fiturnya saat peluncuran Xiaomi Redmi 10 di Indonesia, 17 September 2021 lalu berikut ini:



Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...