Langsung ke konten utama

JD.ID Buka Toko Offline di Aeon Mall Sentul City

Pengalaman pengguna untuk mendapatkan experience fisik sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian tetaplah hal yang esensial. Untuk itu, JD.ID, perusahaan e-commerce terdepan di Indonesia, kembali membuka gerai offline, yaitu JD.ID Electronic Store.

Toko elektronik ini dapat dikunjungi secara tatap muka oleh para pelanggan setia JD.ID di AEON Mall Sentul City, Bogor.


Peresmian JD.ID Electronic Store ini sendiri dihadiri langsung oleh Zhang Li, Chief Executive Officer JD.ID, Sandy Permadi, Chief Financial Officer JD.ID, Irwan Nusyirwan, Director of 3C Business Unit JD.ID, dan Koichiro Seno, Senior General Manager AEON Mall Indonesia. Seperti apa?



Hadir dengan luas gerai sebesar 1.200m2, JD.ID Electronic Store menjual berbagai macam produk kebutuhan konsumen, seperti: smartphone, gadget, laptop, hingga produk home appliance, home living, dan furniture.


Menariknya, selain memiliki display area, JD.ID Electronic Store juga menghadirkan experience area untuk seluruh konsumen. Mulai daro Gaming, Smart Living, Kitchen, Bedroom, dan fasilitas center of activity yang dapat digunakan untuk berbagai acara JD.ID.

Gerai ini merupakan gerai offline ke-5 JD.ID dan merupakan bukti bahwa JD.ID berkomitmen untuk melayani para pelanggan secara prima, dengan menawarkan berbagai opsi platform belanja.

“Kami berharap melalui peresmian JD.ID Electronic Store, JD.ID dapat menyapa konsumen secara lebih dekat, terutama menghadirkan kemudahan serta kebebasan bagi para konsumen dalam memilih platform belanja yang paling sesuai dengan kebutuhannya,” sebut Zhang Li, Chief Executive Officer JD.ID.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh MarkPlus Inc. dengan topik “Perilaku Konsumen E-commerce Pada Tahun 2021”, penjualan produk elektronik pada platform e-commerce mengalami peningkatan secara signifikan selama masa pandemi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Sandy Permadi, Chief Financial Officer (CFO) JD.ID menyampaikan, pihaknya menyadari adanya perubahan perilaku belanja konsumen di Indonesia selama periode pandemi, terutama dalam hal belanja produk elektronik.

“Hal inilah yang menjadi faktor pendorong bagi kami untuk berkolaborasi dengan Grup AEON Mall Indonesia, sebagai salah satu pengembang pusat perbelanjaan ternama,” sebut Sandy.


Baca juga:


Sejak tahun 2018, JD.ID secara konsisten berinovasi untuk dapat menyediakan platform belanja yang bersifat omni-channel, dengan mengkombinasikan dua saluran bisnis berbeda; online dan offline.

Setelah membuka gerai O2O pertamanya pada Agustus 2018, JD.ID terus menunjukkan komitmen yang berkelanjutan untuk meningkatkan penetrasi pasar atas strategi O2O yang dijalankan, salah satunya dengan peresmian JD.ID Electronic Store di Aeon Mall Sentul City hari ini yang juga didukung dengan hadirnya fitur Nearby Shops dalam aplikasi JD.ID.


Diresmikannya gerai offline di Aeon Mall Sentul City, merupakan implementasi dari kerjasama strategis antara JD.ID dengan Grup Aeon Mall Indonesia.

Adapun bentuk-bentuk kerjasama dari kedua perusahaan berupa pembukaan concept store JD.ID khusus produk gadget dan elektronik di beberapa lokasi AEON Mall di wilayah Jabodetabek, kolaborasi pengembangan gerai online to offline (O2O), pengembangan ekosistem JD.ID Nearby Shops untuk para tenant di AEON Mall Sentul City dan secara simbiosis, saling mendatangkan traffic pelanggan.

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Microsoft Klaim Windows 11 Lebih Responsif 20%, Optimalisasi RAM Jadi Fokus

Microsoft mengklaim Windows 11 kini dapat merespons perintah hingga 20% lebih cepat berkat peningkatan pengelolaan memori dan optimalisasi operasi sehari-hari. Pembaruan ini menyasar sejumlah fitur utama, termasuk Start, File Explorer, dan Search, dengan manfaat yang diklaim paling terasa pada PC dengan RAM 8GB. Wakil presiden korporat Windows, Navjot Virk, mengatakan Microsoft berfokus pada pemanfaatan sumber daya sistem yang lebih efisien. Salah satu upayanya adalah meningkatkan pengelolaan memori agar lebih banyak data aktif tetap tersimpan di RAM, alih-alih dipindahkan ke media penyimpanan yang lebih lambat. Menurut Microsoft, optimalisasi tersebut memungkinkan Windows mempertahankan hingga 2GB lebih banyak data aktif di memori. Jika berjalan sesuai klaim, perubahan ini dapat membantu pengguna membuka lebih banyak aplikasi dan tab browser secara bersamaan tanpa harus langsung menambah kapasitas RAM. Microsoft juga mengubah cara Widgets bekerja pada PC dengan RAM 8GB atau kurang. F...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Google Playground: Platform Bikin Game Tanpa Coding yang Diincar Banyak Kreator

Google resmi meluncurkan Playground, platform eksperimental berbasis browser yang memungkinkan siapa saja bikin game hanya lewat perintah teks tanpa perlu kemampuan coding sama sekali. Lewat antarmuka percakapan, pengguna cukup menjelaskan konsep game yang diinginkan, misalnya tema unik seperti minuman ube latte, dan Playground langsung menerjemahkannya menjadi permainan yang bisa dicoba saat itu juga. Proses kreasinya dirancang sangat sederhana. Pengguna bisa memulai dari kanvas kosong, memilih prompt yang sudah disediakan, atau mengikuti panduan terstruktur untuk membangun ide game dari nol. Elemen seperti aturan permainan, karakter, fisika, hingga desain lingkungan semuanya bisa diubah hanya dengan mengetikkan instruksi baru, tanpa harus mengutak-atik baris kode secara manual. Setelah game jadi, hasilnya bisa disimpan secara privat, dibagikan lewat tautan ke teman dan keluarga, atau dipublikasikan ke galeri Explore Playground agar bisa dimainkan komunitas lebih luas. Karena berbasis...