Langsung ke konten utama

Toko Offline Huawei Buka di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat

Cukup lama tak terdengar kabarnya, Huawei, sang produsen smartphone terkemuka asal negeri Tiongkok melakukan gebrakan baru. Bukan, bukan produk anyar yang mereka rilis, melainkan gerai tempat membelinya.

Ya, akhir pekan lalu, tepat sehari menjelang hari Valentine 2021, toko offline Huawei buka di lantai satu, Lippo Mall Puri, Jakarta Barat.


Bekerjasama dengan platform e-commerce JD.ID, Huawei kini mendekatkan diri dan hadir semakin dekat pada penggemarnya dengan membuka Huawei High-End Experience Store (HES) di mall tersebut. 

Dengan hadirnya gerai ketujuh belas, Huawei HES kini hadir di berbagai kota, yakni Jakarta, Bandung, Banten, Medan, dan Surabaya.


Bersama dengan momen hari kasih sayang, acara peresmian store tersebut juga diramaikan dengan promo spesial grand opening week seperti cashback dan hadiah ekstra untuk pembelian lebih dari Rp3.000.000.

Menurut Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia, saat ini konsumen menyadari bahwa berbagai perangkat teknologi yang dimiliki dapat terkoneksi satu sama lain sebagai ekosistem digital dan mempermudah kehidupan sehari-hari. Dan di HES Lippo Mall Puri, konsumen dapat mencoba berbagai produk dari Huawei seperti smartphone, smartwatch, tablet, dan produk ekosistem lainnya termasuk aksesoris.

Konsep Huawei High-End Experience Store dibuat dengan desain toko yang nyaman dan modern. Dan kali ini, Huawei bermitra dengan JD.ID untuk mewujudkannya dan menjangkau lebih banyak konsumen.

Dengan menggabungkan toko online dan offline, Huawei dan JD.ID menghadirkan pengalaman terbaik dari keduanya. Huawei HES memberi penawaran menarik untuk kebutuhan gadget konsumen, dan pada saat yang sama konsumen dapat mencoba produk Huawei secara langsung.

Produk yang tersedia di Huawei HES Lippo Mall Puri tidak hanya produk smartphone unggulan, seperti seri P40 dan Mate40 Pro, tetapi juga produk ekosistem lengkap Huawei mulai dari MatePad Pro untuk tablet, MateBook D 14 dan MateBook X Pro untuk laptop, Watch GT 2 Pro dan FreeBuds Pro untuk audio dan wearable.


Baca juga:


Selain itu, terdapat pula aksesoris pendukung seperti power bank dan casing sehingga Huawei High-End Experience Store menjadi lokasi yang tepat untuk memenuhi berbagai kebutuhan gadget konsumen.

Di kesempatan yang sama, terkait bekerjasama dengan brand lain, Zhang Li, CEO JD.ID menyebutkan, menjadi “bukan hanya e-commerce biasa” merupakan salah satu tujuan JD.ID.

Sejak awal berdirinya di Indonesia, JD.ID selalu memberikan sentuhan baru platform belanja online, melalui inovasi-inovasi menarik dalam hal teknologi dan pengalaman berbelanja. Berhubungan dengan dibukanya toko fisik terbaru mitra mereka, JD.ID menyebutkan bahwa mereka memahami bahwa konsumen cenderung lebih selektif. Mereka harus terlebih dahulu "merasakan" produknya, sebelum melakukan transaksi.”


“Melalui Huawei High-End Experience Store, kami bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, memberikan kemudahan bagi konsumen untuk berbelanja produk elektronik, sekaligus menawarkan pengalaman yang menyenangkan, layaknya berbelanja online di JD.ID yang hadir dengan berbagai promosi dan manfaat. Menjadikan belanja offline sebagai "JOY" seperti halnya online,” ungkap Zhang Li.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Micron Stop GDDR7 2GB, Fokus Produksi Chip GDDR7 3GB

Micron dikabarkan mulai menghentikan produksi chip GDDR7 2GB (16Gb) dan mengalihkan kapasitas produksinya ke chip GDDR7 3GB (24Gb). Menurut laporan industri yang dikutip HWBuster, perubahan ini terjadi ketika permintaan memori untuk infrastruktur AI terus melonjak. Bagi pasar GPU, keputusan tersebut menunjukkan bahwa persaingan mendapatkan kapasitas produksi memori semakin ketat, dengan kebutuhan AI menawarkan nilai ekonomi yang lebih menarik bagi produsen. Peralihan dari GDDR7 2GB ke 3GB sebenarnya membawa keuntungan bagi produsen kartu grafis. Dengan jumlah chip yang sama, kapasitas VRAM dapat dibuat lebih besar. Delapan chip GDDR7 2GB, misalnya, menghasilkan konfigurasi 16GB, sedangkan delapan chip 3GB secara teoritis dapat menyediakan 24GB. Namun, jangan buru-buru menganggap kartu grafis 24GB akan segera membanjiri pasar. Kapasitas VRAM tetap ditentukan oleh memory bus, desain PCB, memory controller, konfigurasi paket, segmentasi produk, dan tentu saja strategi harga. Masalah yang ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Asus Googlebook 14 Hadir dengan Panther Lake, RAM 64GB, OLED 3K dan Bobot Kurang dari 1Kg

Asus memperluas jajaran Googlebook dengan menghadirkan Googlebook 14, laptop ultraportabel yang mengandalkan prosesor Intel Panther Lake atau Core Ultra Series 3. Perangkat ini menarik perhatian bukan hanya karena bobotnya yang berada di bawah 1kg, tetapi juga karena membawa konfigurasi mewah hingga RAM 64GB, SSD 1TB, layar OLED 3K 120Hz, serta baterai 70Wh. Dari sisi desain, Asus menggunakan sasis berbahan magnesium-aluminium hasil proses CNC dengan bobot sekitar 0,99 kg. Material tersebut dipadukan dengan warna Dusk Ash dan teknologi Nano Ceramic yang diklaim membantu melindungi permukaan dari goresan, noda, dan abrasi. Laptop serupa ExpertBook Ultra ini juga memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H, meski sertifikasi tersebut tidak otomatis berarti perangkat kebal terhadap seluruh jenis kerusakan dalam penggunaan sehari-hari. Di sektor performa, Googlebook 14 tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 355 dari keluarga Panther Lake. Konfigurasi yang disebutkan juga mencakup C...

Mac Mini M6 Tunjukkan Lonjakan Performa AI Signifikan Dibanding M4

Apple M6 membawa peningkatan performa yang cukup besar pada Mac mini, khususnya untuk beban kerja artificial intelligence (AI). Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan YouTuber Alex Ziskind, Mac mini M6 menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan generasi M4 dalam pemrosesan model AI lokal. Dalam pengujian Qwen3.5-9B 4-bit, M6 mencatat kecepatan pemrosesan prompt mencapai 742 token per detik, sedangkan M4 hanya 210 token per detik. Artinya, M6 memiliki kecepatan sekitar 253,3 persen lebih tinggi. Untuk token generation, M6 menghasilkan 26,9 token per detik, dibandingkan 18 token per detik pada M4. Perbedaannya mencapai sekitar 49,4 persen. Keunggulan M6 juga terlihat pada pengujian llama-benchy. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan token pertama hanya 0,72 detik, sementara M4 membutuhkan 2,5 detik. Pada pengujian pembuatan gambar menggunakan FLUX.1, M6 menyelesaikan proses dalam 36 detik, sedangkan M4 membutuhkan 94 detik. Dengan demikian, M6 mampu memangkas waktu rende...