Langsung ke konten utama

9 Alasan ASUS VivoBook Ultra 15 OLED (K513) Cocok untuk WFH

TeknoReview (28 September 2021) - Memilih laptop untuk digunakan sebagai perangkat penunjang kegiatan bekerja dari rumah (WFH) dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) memang sedikit sulit karena saat ini ada banyak sekali pilihan laptop dengan rentang harga, spesifikasi, dan fitur yang beragam. 

Meski demikian, ada beberapa poin yang bisa dijadikan acuan ketika memilih laptop untuk kebutuhan sehari-hari mulai dari sistem operasi dan software penunjangnya, spesifikasi utamanya, fitur penting penunjang kegiatan belajar dan bekerja secara online, opsi upgrade, serta yang paling sering dilupakan adalah ukuran serta kualitas layar.

ASUS VivoBook Ultra 15 OLED (K513) merupakan laptop yang telah dapat memenuhi syarat tersebut. Hadir dengan layar berukuran 15-inci berteknologi ASUS OLED, laptop ini adalah pilihan tepat bagi Anda yang sedang mencari laptop terjangkau dan mampu melakukan banyak hal. 

Berikut adalah sembilan alasan mengapa VivoBook Ultra 15 OLED (K513) dapat diandalkan sebagai laptop sehari-hari Anda.

Dilengkapi dengan Windows 10 Home
VivoBook Ultra 15 OLED (K513) telah dilengkapi dengan Windows 10 Home. Sistem operasi terbaru besutan Microsoft tersebut sangat cocok untuk menunjang produktivitas penggunanya berkat serangkaian fitur yang ada di dalamnya, seperti kompatibilitas dengan berbagai aplikasi kantoran hingga dukungan penuh terhadap berbagai aplikasi kreatif serta hiburan. 

Aplikasi tersebut bisa dipasang dengan mudah melalui Microsoft Store yang telah tersedia di Windows 10 Home.

Microsoft juga menyediakan solusi perlindungan menyeluruh pada Windows 10 Home. Selain dilengkapi dengan sistem keamanan terintegrasi yang selalu diperbarui melalui Windows Update, Windows 10 Home juga memiliki sebuah fitur bernama Windows Hello. 

Lupakan juga kata sandi Anda. Dengan Windows Hello, Anda dapat masuk lebih cepat dan aman menggunakan sistem pembaca sidik jari yang sudah tersedia di VivoBook Ultra 15 OLED (K513).

Gratis Office Home & Student 2019 Seumur Hidup
Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya.

Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.

Manjakan Mata dengan ASUS OLED
Keunggulan utama VivoBook Ultra 15 OLED (K513) terletak pada layarnya. Tidak hanya mengusung layar berukuran 15-inci, laptop ini juga menggunakan teknologi layar ASUS OLED. Teknologi layar eksklusif tersebut memiliki beberapa kaunggulan dibandingkan dengan layar laptop standar.

Pertama adalah kualitas visual terbaik. ASUS OLED mampu menyajikan warna dengan sangat kaya dan akurat. Layar ASUS OLED di VivoBook Ultra 15 OLED (K513) memiliki tingkat reproduksi warna hingga 100% pada color space DCI-P3, standar warna yang digunakan oleh industri perfilman. 

Tidak hanya itu, tingkat akurasi warnanya juga sangat tinggi dan telah mengantongi sertifikasi PANTONE Validated display.

Layar ASUS OLED juga telah mendukung teknologi HDR bersertifikasi VESA DisplayHDR dengan rasio kontras yang sangat tinggi. Hal tersebut membuat layar ASUS OLED di VivoBook Ultra 15 OLED (K513) dapat menampilkan warna hitam yang sesungguhnya. Selain itu, detail dari gambar bergerak juga dapat dinikmati lebih baik berkat response time yang sangat kencang.

Lebih Sehat dan Produktif
Layar ASUS OLED di VivoBook Ultra 15 OLED (K513) tdiak hanya sekadar mampu menampilkan visual dengan kualitas terbaik. Teknologi layar tersebut membuat VivoBook Ultra 15 OLED (K513) memiliki tingkat radiasi cahaya biru yang jauh lebih kecil dibandingkan layar laptop pada umumnya.

Radiasi cahaya biru merupakan penyebab utama kelelahan dan kerusakan pada mata saat menggunakan laptop. Berkat ASUS OLED yang memiliki tingkat radiasi cahaya biru sangat rendah, Anda dapat bekerja lebih lama tanpa khawatir mata cepat rusak. Kegiatan WFH dan PJJ pun tidak hanya menjadi lebih mudah dan menyenangkan, tetapi juga menyehatkan.

WFH dan PJJ Lancar Tanpa Gangguan
Kondisi pandemi yang melanda saat ini memaksa berbagai kegiatan mulai dari bekerja hingga sekolah dilakukan secara online. Hal tersebut juga membuat tren WFH dan PJJ semakin meningkat. Baik WFH maupun PJJ, keduanya membutuhkan laptop dengan fitur konektivitas serta komunikasi yang baik.

Ada dua alasan utama mengapa VivoBook Ultra 15 OLED (K513) cocok sebagai laptop untuk WFH dan PJJ. Pertama, VivoBook Ultra 15 OLED (K513) telah dilengkapi dengan teknologi AI Noise Cancelling yang dapat meredam suara bising yang ada di sekitar Anda sehingga sesi WFH dan PJJ dapat berjalan lebih baik. 

Selain itu, VivoBook Ultra 15 OLED (K513) juga sudah menggunakan WiFi 6, teknologi WiFi terbaru yang lebih kencang dan stabil. WiFi 6 di VivoBook Ultra 15 OLED (K513) juga dilengkapi dengan fitur WiFi Smart Connect, yang memungkinkan sistem untuk memilih dan terkoneksi dengan router yang memiliki sinyal paling kuat secara otomatis. Dengan demikian, Anda akan selalu mendapatkan sinyal WiFi terbaik.

Spesifikasi Modern
VivoBook Ultra 15 OLED (K513) ditenagai oleh 11th Gen Intel Core processor. Prosesor generasi terbaru tersebut hadir tidak hanya dengan peningkatan performa dari generasi sebelumnya, tetapi juga memiliki tingkat konsumsi daya yang lebih optimal. 

Hal tersebut membuat Anda dapat berkegiatan lebih lama tanpa harus menghubungkan laptop ke sumber listrik. Selain itu Konektivitas WiFi-6 terbaru juga memungkinkan Anda mendapatkan konektivitas nirkabel terbaik yang responsif dan diandalkan


Tidak hanya dari sisi prosesor, VivoBook Ultra 15 OLED (K513) juga dibekali memori DDR4 RAM serta telah menggunakan penyimpanan berupa PCIe SSD. Penyimpanan modern tersebut memiliki kecepatan baca dan tulis yang jauh lebih cepat dari HDD tradisional, memungkinkan VivoBook Ultra 15 OLED (K513) dapat memuat dan menjalankan aplikasi secara lebih kencang.
 
Lebih Kencang dan Hemat Daya dengan AIPT
VivoBook Ultra 15 OLED (K513) merupakan salah satu laptop yang telah dilengkapi dengan ASUS Intelligent Performance Technology (AIPT). Teknologi tersebut memungkinkan VivoBook Ultra 15 OLED (K513) mendapatkan peningkatan performa hingga 40% dibandingkan dengan laptop dengan spesifikasi serupa. 

Tidak hanya itu, AIPT juga membuat konsumsi daya pada VivoBook Ultra 15 OLED (K513) menjadi lebih rendah.

AIPT hadir dengan tiga profil pengaturan di VivoBook Ultra 15 OLED (K513). Untuk mengaktifkannya, Anda hanya perlu menekan kombinasi tombol “Fn” dan “F” dan sesuaikan dengan kebutuhan penggunaan Anda.

Dapat di-Upgrade
Salah fitur pada laptop yang paling diminati oleh pengguna di Indonesia adalah ketersediaan opsi upgrade. VivoBook Ultra 15 OLED (K513) sendiri hadir dengan beberapa opsi upgrade, salah satunya adalah upgrade kapasitas RAM melalui satu slot SO-DIMM DDR4. 

Selain itu, Anda juga dapat menambah kapasitas penyimpanan menggunakan 2.5” SATA SSD atau HDD di laptop VivoBook Ultra 15 OLED (K513).

Opsi ugrade tersebut membuat VivoBook Ultra 15 OLED (K513) cocok untuk dijadikan sebagai investasi yang masih dapat memenuhi kebutuhan Anda beberapa tahun ke depan. Apalagi VivoBook Ultra 15 OLED (K513) sudah dikonfirmasi akan mendapatkan update sistem operasi Windows 11 tanpa biaya tambahan.

Harga Terjangkau
VivoBook Ultra 15 OLED (K513) merupakan laptop yang menggunakan panel OLED dengan harga paling terjangkau yang ada di Indonesia saat ini. Laptop ini telah tersedia dengan banderol harga Rp8.599.000.

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Pengiriman Smartphone Global Anjlok hingga 22%, Tak Berlaku untuk iPhone

Pengiriman smartphone global mengalami penurunan tajam pada kuartal III 2026 akibat lonjakan harga memori yang memaksa produsen menaikkan harga jual dan mengurangi fokus pada ponsel kelas bawah. Kondisi ini memperburuk tekanan terhadap pasar ketika konsumen semakin berhati-hati dalam membeli perangkat baru. International Data Corporation (IDC) mencatat pengiriman smartphone mencapai 255,3 juta unit, turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Omdia memperkirakan penurunan sebesar 20%, lebih dalam dibandingkan kontraksi 6% pada kuartal sebelumnya. IDC menyebut biaya memori telah meningkat sekitar 350% sejak tahun lalu. Kenaikan komponen lain turut menambah beban produksi. Direktur riset senior IDC untuk pasar perangkat global, Nabila Popal, memperingatkan bahwa pasar kemungkinan belum mencapai titik terendah. Tekanan biaya membuat produsen kesulitan mempertahankan harga terjangkau, terutama pada segmen dengan margin keuntungan tipis. Dampaknya tidak merata ...

Hindari Lembur Karyawan, GTA VI Diundur

Rockstar Games membutuhkan waktu lebih dari 13 tahun untuk menyiapkan Grand Theft Auto VI sejak peluncuran GTA V. Game yang dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S itu melewati proses pengembangan panjang, mulai dari perubahan prioritas proyek hingga pencarian arah kreatif yang lebih jelas. Menurut laporan Bloomberg yang ditulis Jason Schreier, Rockstar sempat berencana mengembangkan GTA VI dan Red Dead Redemption 2 secara bersamaan. Namun, ambisi tersebut sulit dipertahankan ketika skala dan kompleksitas Red Dead Redemption 2 terus meningkat. Rockstar akhirnya mengalihkan sebagian besar sumber daya pengembangannya ke game bertema koboi tersebut, sehingga pengerjaan GTA VI baru berjalan lebih serius pada 2019. Periode awal pengembangan GTA VI juga diwarnai ketidakpastian mengenai visi utama game. Schreier melaporkan bahwa selama tiga hingga empat tahun pertama, tim belum sepenuhnya menyepakati arah proyek. Rob Nelson, Aaron Garbut, dan Phil Hooke...