Langsung ke konten utama

Kode Redeem Free Fire Terbaru Per Tanggal 18 Mei 2021

Free Fire merupakan salah satu permainan survival shooter dengan genre kombinasi battle royale dengan first person shoot. Game ini sedang marak dimainkan oleh banyak anak muda kekinian.

Dari sejumlah fitur yang ada, salah satu keunggulan dari game ini adalah karena Garena yang merupakan developer-nya selalu mengupgrade berbagai macam fitur. Mulai dari skin, weapon, karakter serta voucher yang dapat digunakan oleh para pemainnya.


Kode redeem game Free Fire tentu saja selalu dinantikan oleh para pemainnya. Kabar baiknya Garena Free Fire Indonesia membagikan kode redeem FF gratis terbarunya yang dapat ditukarkan dengan hadiah yang menarik yang dapat di dapatkan pemain.

Kode hadiah dari Free Fire ini sendiri dihadirkan dalam rangka 'syukuran' milestone yakni 8 juta followers di Instagram. Free Fire membagikan kode redeem gratis kepada pemain. Hadiah yang bisa didapatkan para pemain adalah 10x Magic Cube Fragment dan 1x Shuffling Emote.


Nah, kode yang dapat digunakan untuk redeem hadiah per tanggal 18 Mei 2021 adalah: FF8MBDXPVCB1. Hadiahnya berupa 10x Magic Cube Fragment dan 1x Shuffling Emote ya guys, ingat.

Pihak Garena Free Fire mengingatkan kepada para pemain yang ingin mengklaim hadiahnya, pemain dapat melakukan redeem kode di https://reward.ff.garena.com/id. Untuk lebih jelasnya mari kita jabarkan.

Cara Klaim Kode Redeem FF 18 Mei 2021

  1. Buka Situs Redeem Hadiah di https://reward.ff.garena.com/id.
  2. Login ke akun Free Fire dengan menggunakan 4 pilihan log in, diantaranya Facebook, Twitter, Google atau akun Huawei.
  3. Masukkan kode redeem FF yang terdiri dari 12 karakter, kombinasi huruf dan angka.
  4. Tekan tombol konfirmasi untuk menyelesaikan proses redeem.
  5. Hadiah yang didapat dapat dilihat di mail in-game Free Fire. Hadiah biasanya akan dikirimkan ke akun pemain kurang lebih dalam waktu 30 menit saja. Jadi pemain tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hadiahnya.

Sayangnya, tidak ada informasi detail terkait batas penukaran kode. Namun sebaiknya pemain segera menukarkan kodenya untuk mengantisipasi masa berlaku telah berakhir dari kode yang bersangkutan.


Baca juga:

 
Kode redeem FF gratis ini sebelumnya dijanjikan oleh Garena Free Fire bila akun instagramnya mendapat 8 juta followers pada bulan Mei. Tantangan ini Garena sampaikan setelah berhasil mendapat 7,6 juta followers di Instagramnya.

Syarat dan Ketentuan Klaim Redeem Kode FF 18 Mei 2021 

  1. Setiap kode reedeem memiliki batas waktu expired serta batas penggunaan.
  2. Hubungi Customer Service apabila terjadi masalah saat redeem kode.
  3. Pastikan akun log in  menggunakan akun FF kalian dan bukan guest akun.
  4. Kode redeem berlaku sesuai wilayah nasional saja, berbeda negara, berbeda juga kode redeemnya.



Bagaimana guys? Cuss, langsung klaim dan redeem kode Free Fire terbaru ini ya!

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Asus ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis Paling Aman di Industri

Di era AI dan hybrid working, ancaman terhadap perangkat bisnis berkembang jauh lebih agresif dibanding beberapa tahun lalu. Serangan kini tidak hanya menyasar software atau sistem operasi, tetapi juga firmware, BIOS, hingga level hardware. Karena itu, laptop bisnis modern tidak cukup hanya menawarkan performa tinggi dan desain premium. Keamanan kini menjadi fondasi utama. Asus mencoba menjawab tantangan tersebut melalui Asus ExpertBook Ultra . Laptop flagship bisnis ini dirancang bukan hanya sebagai perangkat kerja premium, tetapi sebagai platform komputasi enterprise dengan pendekatan keamanan berlapis dari level firmware hingga manajemen IT perusahaan. Salah satu aspek paling menarik adalah hadirnya Asus ExpertGuardian, ekosistem keamanan enterprise yang membawa fitur-fitur kelas korporasi. Asus bahkan menempatkan ExpertBook Ultra pada kategori “Enterprise Protection” yang merupakan level tertinggi dalam lini keamanan perangkat bisnis mereka. Berbeda dengan laptop konsumen biasa yan...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Resmi. Tahun Ini Nvidia Jadi Produsen CPU Server Terbesar, Kalahkan Intel dan AMD

Nvidia tampaknya tidak lagi puas hanya mendominasi pasar GPU AI. Lewat Vera, perusahaan kini secara agresif mencoba mengambil alih pasar CPU server yang selama puluhan tahun dikuasai Intel dan AMD. Bahkan, Nvidia mengklaim pendapatan CPU mereka tahun ini bisa menyentuh US$20 miliar hanya dari Vera, angka yang cukup untuk menjadikan mereka pemasok CPU terbesar di dunia. Vera sendiri merupakan CPU berbasis ARM dengan 88 custom Olympus cores yang dirancang khusus untuk workload agentic AI, inference, orchestration, reinforcement learning, hingga long-context state management.  Berbeda dari CPU server tradisional yang fokus pada multi-core scalability demi kebutuhan virtualisasi dan cloud generasi lama, Vera dirancang untuk satu tujuan yakni mempercepat eksekusi AI agents seefisien mungkin. Secara teknis, Nvidia mengklaim Vera menawarkan performa 50% lebih tinggi per-core, efisiensi daya dua kali lebih baik, serta densitas rack empat kali lebih tinggi dibanding platform x86 tradisional...