Langsung ke konten utama

Laptop Berisik? Begini Cara Atasi Kipas Bising

Kipas laptop Anda kadang berbunyi bising karena bergerak lebih cepat dari biasanya? Kalau suara kipas yang berbunyi berisik sesekali saja sih tidak mengganggu, namun jika suara tersebut konstan dan terus-menerus tentu saja sangat mengganggu bukan? 

Eit, jangan salah. Ternyata kipas laptop yang berisik tersebut merupakan pertanda bahwa laptop Anda sedang tidak baik-baik saja lho.

Pita yang dilelang sendiri terdiri dari tiga pita blok 30MHz. Dari blok tersebut, 20MHz dimenangkan oleh Telkomsel, sedangkan pita 10MHz dimenangkan oleh Smartfren.


Tapi tenang, kipas yang berisik tersebut bisa diatasi dengan mencari sumber masalahnya. Nah apa aja sih guys penyebab kipas laptop berisik? Mari kita lihat.


Ada beberapa alasan mengapa kipas laptop berisik, dan begini cara atasi kipas bising tersebut.

Pita yang dilelang sendiri terdiri dari tiga pita blok 30MHz. Dari blok tersebut, 20MHz dimenangkan oleh Telkomsel, sedangkan pita 10MHz dimenangkan oleh Smartfren.


1. Kipas Kotor 

Laptop yang sudah lama biasanya memiliki debu yang menyumbat kipas. Debu dan kotoran ini masuk dari celah-celah kecil pada laptop. Akibatnya, ia dapat memengaruhi kinerja kipas laptop sehingga kipas tidak bekerja optimal. 

Kipas memang masih tetap bergerak, namun tidak bisa mendinginkan laptop dan malah muncul suara dan menimbulkan kebisingan saat digunakan. 

Jika laptop Anda mengalamai hal ini, sebaiknya laptop dibersihkan di pusat layanan resmi sesuai dengan merk laptop Anda, agar tidak kehilangan garansi. 

2. Kipas Rusak

Seiring dengan berjalanannya waktu, kipas laptop dapat menurun tingkat keoptimalannya. Perangkat keras laptop Anda, tidak terkecuali kipas laptop, bisa saja mengalamai kerusakan akibat sudah terlalu lama digunakan. 

Bisa jadi pula, jika Anda punya kipas laptop yang baru, kipas laptop yang kamu upgrade tidak pas saat dipasang.

3. Kipas Bekerja Ekstra

Kipas Laptop yang sedang digunakan dan bekerja berat, misalnya sedang bermain game atau mengerjakan pekerjaan grafik seperti editing video, tentunya harus bekerja lebih keras dibanding biasanya. 

Hal ini mengindikasikan bahwa prosesor laptop bekerja lebih cepat dari kapasitas standarnya. Suhu laptop pun akan menjadi panas dan baling-baling kipas harus bekerja ekstra. Akibatnya, ia menimbulkan suara dan tingkat kebisinganyang cukup tinggi.

Pita yang dilelang sendiri terdiri dari tiga pita blok 30MHz. Dari blok tersebut, 20MHz dimenangkan oleh Telkomsel, sedangkan pita 10MHz dimenangkan oleh Smartfren.


Baca juga:


Untuk mengatasi hal-hal yang disebutkan diatas, mari kita ulas beberapa cara mengatasi kipas laptop yang bising dan berisik, check this out

Cara Mengatasi Kipas Laptop Berisik

1. Periksa Suhu Laptop

Aplikasi pengukur suhu laptop seperti Real Temp dapat mengukur suhu prosesor tanpa perlu membongkar laptop. Atau lebih mudahnya, Anda bisa mengecek hardware dan kinerja sistem laptop dengan membuka Task Manager atau dengan pintasan Ctrl+Alt+Del. Berikutnya, pilih 'Performa Tab' untuk melihat ruang penyimpanan, RAM dan prosesornya. 

Jika suhu laptop Anda mencapai 100% maka laptop perlu dirawat dan ditingkatkan hardware atau software-nya guys.

Untuk menjaga agar kipas laptop bisa lebih awet kamu bisa mengunakan perangkat pendingin eksternal atau yang biasa disebut laptop cooler agar laptop tidak cepat panas

2. Tutup Apikasi Yang Tidak Terpakai 

Banyak kasus performa perangkat laptop yang melambat adalah akibat aktifnya sejumlah aplikasi tidak terpakai, tapi berjalan di latar belakang dan mengakibatkan kipas laptop menjadi bekerja keras dan berputar cepat yang mengaskibatkan kebisingan. 

Cara mengatasinya, buka aplikasi yang dibutuhkan saja agar kipas laptop tidak berkerja terlalu keras.

3. Defrag

Beban kerja prosesor atau perangkat hardware lain yang berat bisa mengakibatkan kipas laptop bekerja lebih keras. Defrag laptop secara rutin, misalnya sebulan sekali, dapat memelihara performa laptop dan memberikan penyegaran terhadap HDD dan RAM yang digunakan laptop. 

Percaya deh. Kalau data-data di dalam harddisk laptop Anda rapi, ia akan dengan mudah dan cepat melakukan loading data tersebut dan juga aplikasi lain, meringankan tugas mereka dan akhirnya tidak menimbulkan suhu yang semakin panas.

4. Bawa ke Pusat Servis

Setelah berbagai cara dilakukan untuk menghentikan bunyi kipas laptop tidak berhasil, mungkin hal ini disebabkan oleh hardware kipas yang terlalu parah. 

Pengguna laptop lebih baik menggunakan jasa servis dari teknisi ahli untuk membenarkan laptopnya yang bermasalah. Saat di pusat servis, Anda juga dapat mengganti kipas atau meng-upgrade hardware laptopnya.

5. Update Sistem Operasi

Mengupgrade Operasi Sistem terbaru dapat meningkatkan performa laptop sehingga laptop bisa digunakan dengan lebih baik. Selain itu, kebisingan kipas bisa dikurangi dan kipas dapat bekerja dengan beban yang lebih rendah. 

Dengan begitu kamu tidak akan mendengar suara berisik dari kipas laptop ketika sedang menggunakannya.

Pita yang dilelang sendiri terdiri dari tiga pita blok 30MHz. Dari blok tersebut, 20MHz dimenangkan oleh Telkomsel, sedangkan pita 10MHz dimenangkan oleh Smartfren.


Selain cara untuk mengatasi laptop yang bising karena kipas tersebut, kamu juga dapat melalukan pencegahan dengan melakukan pengecekan dan perawatan berkala agar memperpanjang usia laptopmu.

Bagaimana guys? Laptop Anda berisik? Silakan coba cara mengatasi kipas bising di atas. Selamat mencoba!

Postingan Populer

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...