Langsung ke konten utama

Daftar Promo dan Cicilan Xiaomi Poco F3 5G

Kabar gembira bagi penggemar Xiaomi Poco. Pada pekan awal bulan suci Ramadan tahun 2021, Xiaomi kembali hadir dengan smartphone unggulan-nya. Hadir dengan semboyan “Flagship Killer. Reborn,” Poco F3 5G resmi diperkenalkan kepada konsumen Indonesia.

Serangkaian fitur unggulan disediakan di dalamnya. Mulai dari prosesor kencang Qualcomm Snapdragon 870 dengan kemampuan konektivitas 5G, layar (display) 120Hz 6.67” Dynamic AMOLED, pengeras suara Dolby Atmos dual stereo speakers, hingga fitur kamera 48MP AI triple camera.


Sebagai platform e-commerce #DijaminOri, JD.ID kembali dipercaya oleh Xiaomi untuk menjadi mitra eksklusif dalam peluncuran smartphone terbaru Poco F3 5G. Peluncuran perdana smartphone itu sendiri dilakukan Selasa, 20 April 2021.

Peluncuran tersebut diikuti dengan penjualan pre-order secara eksklusif di JD.ID yang dilakukan pada tanggal 22-27 April 2021, serta fase pertama penjualan pada tanggal 28 April 2021 mendatang, dengan detail sebagai berikut.

22 April 2021 : Dimulai-nya fase penjualan dengan sistem pre- order mulai pukul 12.00, diikuti dengan promo “Super Deal”.
23 - 27 April 2021 : Fase penjualan dengan sistem pre-order, selama seharian penuh.
28 April 2021 : Fase pertama penjualan perdana yang dimulai pada pukul 12.00, diikuti dengan promo “Super Deal”.

Tak ketinggalan, peluncuran eksklusif ini juga diikuti oleh sederet promo menarik berupa “direct cashback” dari JD.ID, yang bekerjasama dengan banyak mitra bank. Berikut ini daftar promo dan cicilan Xiaomi Poco F3 5G:

*sesuai dengan Syarat & Ketentuan yang berlaku.


Keunggulan Xiaomi Poco F3 5G:
Dijuluki “The highest frequency mobile processor”, Poco F3 5G telah dilengkapi dengan mesin prosesor canggih Qualcomm Snapdragon 870, prosesor smartphone dengan frekuensi tertinggi, hingga 3.2GHz.

Ia juga diperkuat dengan GPU Qualcomm Adreno 650 GPU, 7nm manufacturing process, dan modem X55 dengan kemampuan konektivitas hingga 5G, yang mampu mendorong smartphone ini untuk menjadi yang terbaik di kelas-nya.

Tampilan layar pada Poco F3 5G juga diyakini dapat semakin memanjakan para Mi Fans di Indonesia, terutama para pengguna aktif smartphone. Pasalnya, smartphone ini telah dilengkapi dengan layar E4 Dynamic AMOLED, 120Hz refresh rate, 360Hz touch sampling rate, HDR10+, 1300 nits max brightness, hingga contrast ratio 5,000,000:1, yang menjadikan tampilan layar POCO F3 5G lebih mulus dan nyaman digunakan, bahkan untuk waktu yang lama.

Sehubungan dengan peluncuran eksklusif smartphone Poco F3 5G pada platform JD.ID, Leo Haryono, Chief Marketing Officer (CMO) JD.ID mengungkapkan bahwa JD.ID begitu antusias dan optimis dalam penjualan POCO F3 5G.


Baca juga:


“Bersama dengan mitra eksklusif kami, JD.ID bangga dapat ambil bagian dalam peluncuran POCO F3 5G, yang dipercaya sebagai smartphone terkuat dan terbaik dalam seri Poco,” jelas Leo. “Kami berharap agar produk unggulan ini dapat diterima dengan baik oleh para POCO Fans sekaligus Sahabat JD di Indonesia, memenuhi permintaan mereka akan smartphone yang andal, canggih, nyaman untuk digunakan, serta “tahan banting,” jelasnya.

Ke depan, Leo menambahkan, pihaknya berharap agar JD.ID dan Poco dapat secara kolaboratif dan berkelanjutan menghadirkan produk-produk terdepan, berkualitas, dan pastinya #DijaminOri kepada seluruh konsumen di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Andi Renreng, Product PR Lead Poco Indonesia juga mengatakan bahwa “Flagship Killer” telah lahir kembali. Poco F3 5G adalah smartphone terkencang dari Poco serta desain paling tipis saat ini. “Sebuah pilihan terbaik di pasar Indonesia,” tegas Andi.

Dijual secara eklusif pada platform e-commerce JD.ID, mi.com dan Authorized Mi Store, Poco F3 5G dibanderol dengan harga Rp 4,999,000,- (6GB + 128GB) dan Rp 5,499,000,- (8GB +256GB) dengan tiga pilihan warna yang modern dengan finishing anti-glare matte; midnight black, deep ocean blue, dan arctic white.


*Syarat dan Ketentuan promo dan cicilan Xiaomi Poco F3 5G:

  1. Periode program promo berlangsung pada 22 – 28 April 2021, khusus untuk Kartu Kredit Citibank berlaku pada 24 – 28 April 2021.
  2. Berlaku untuk 1 (satu) Akun JD.ID dan 1 (satu) Kartu Kredit atau Cicilan Tanpa Kartu, untuk 1 (satu) kali transaksi selama periode program promo.
  3. Kuota terbatas untuk masing-masing Kartu Kredit / Cicilan Tanpa Kartu.
  4. Untuk cicilan 0% Kartu Kredit tenor 6, 12, 18 bulan dan Kredivo tenor 3 dan 6 bulan berlaku ketentuan biaya layanan.
  5. Direct Cashback akan diberikan di halaman check-out dan akan langsung mengurangi nominal transaksi saat melakukan pembayaran dengan Kartu Kredit yang dipilih. Apabila transaksi tidak berkurang, maka kuota direct cashback sudah habis.
  6. Khusus untuk pembayaran dengan menggunakan Akulaku, untuk mendapatkan promo harap masukkan kode promo AKULAKUPOCO di halaman pembayaran Akulaku.
  7. Khusus untuk pembayaran dengan Kredivo, promo tersedia pada halaman “Voucher Untukmu” di halaman pembayaran Kredivo dan harus di klik oleh pelanggan.
  8. Pembatalan transaksi cicilan akan dikenakan biaya dari Bank Penerbit Kartu / Fintech.
  9. Lembaga Jasa Keuangan yang tersebut diatas, terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

AMD Tak Peduli dengan Pengguna Radeon Jadul. Tak Dapat Upgrade

AMD akhirnya membuat keputusan yang terasa terlalu tegas. Pemilik GPU Radeon RX 6000 Series dan Radeon RX 7000 Series secara efektif ditinggalkan dari FSR 4 dan FSR 4.1. Padahal, FSR bukan sekadar fitur kosmetik, ia adalah lompatan penting dalam kualitas upscaling berbasis AI. FSR 4 membawa peningkatan nyata yakni rekonstruksi gambar lebih stabil, edge lebih bersih, dan scaling performa yang akhirnya kompetitif. Namun semua itu “dikunci” untuk GPU Radeon RX 9000 Series berbasis RDNA 4, dengan dalih kebutuhan arsitektur baru dan dukungan FP8. Secara teknis masuk akal, tapi terasa terlalu nyaman sebagai alasan. Masalahnya, RDNA 2 dan RDNA 3 bukan perangkat usang. Dukungan INT8 yang mereka miliki masih relevan untuk banyak workload AI ringan. Ini membuat keputusan AMD terlihat bukan murni batasan teknis, melainkan strategi segmentasi produk yang agresif, atau lebih tepat, dorongan upgrade yang dipaksakan. Bandingkan dengan Nvidia. Mereka memang membatasi fitur seperti frame generation di ...

RRQ Kembali Masuk Program Esports World Cup 2026, Validasi Global atau Sekadar Branding?

Team RRQ kembali masuk dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program 2026, memperpanjang statusnya sebagai salah satu organisasi esports yang dianggap relevan secara global. Ini adalah tahun kedua berturut-turut RRQ terpilih dalam program bernilai total US$20 juta tersebut, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan eksposur internasional klub esports. Secara angka, program ini terlihat impresif. Hanya 40 organisasi terpilih dari seluruh dunia, dengan total jangkauan lebih dari 300 juta penggemar. RRQ menjadi salah satu dari sedikit perwakilan Asia Tenggara, indikasi bahwa pasar regional mulai diperhitungkan dalam peta esports global.  Namun di balik angka besar itu, pertanyaan yang lebih penting adalah, seberapa strategis dampak program ini bagi keberlanjutan industri? Pendanaan hingga US$1 juta per klub memang memberi dorongan signifikan, terutama untuk penguatan brand dan operasional. Tetapi perlu dicatat, ini bukan tiket langsung ke panggung Esports World C...

Siap-siap, GTA VI Sudah Semakin Dekat Dirilis!

Rockstar Games tampaknya membawa Grand Theft Auto VI ke fase paling krusial, yakni tahap akhir pengembangan. Indikasinya cukup jelas, rekrutmen besar-besaran untuk quality assurance (QA), yang dalam siklus industri game biasanya menandai pergeseran dari pembangunan konten ke fase polishing dan stabilisasi. Di tahap ini, fokus bukan lagi menambah fitur, melainkan memastikan semuanya bekerja tanpa cacat. Untuk game berskala GTA VI, itu berarti siklus pengujian berlapis. Mulai dari regression testing, validasi kompatibilitas lintas platform, hingga tuning performa pada berbagai konfigurasi hardware.  Dengan kompleksitas open-world modern, fase ini bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan mendekati satu tahun. Rekrutmen QA yang dikaitkan dengan Rockstar India memperkuat gambaran bahwa proyek ini memasuki tahap validasi skala besar. Dengan estimasi sekitar 1.600 pengembang terlibat di India saja, Rockstar mengandalkan model produksi terdistribusi, memungkinkan pengembangan paralel pada...

Konfirmasi. Apple Berhenti Produksi Mac Pro

Apple akhirnya mengakhiri perjalanan salah satu lini desktop paling ikoniknya:,Mac Pro. Tanpa seremoni besar, perangkat yang dulu jadi simbol workstation kelas atas itu kini hilang dari situs resmi, dengan halaman pembelian dialihkan ke lini Mac lainnya.  Lebih lanjut, Apple disebut tidak memiliki rencana untuk generasi penerus untuk model ini, sebuah keputusan yang menandai perubahan strategi yang cukup drastis. Mac Pro terakhir kali diperbarui pada 2023 dengan chip M2 Ultra, namun sejak itu praktis stagnan. Di saat yang sama, Mac Studio justru melaju cepat dengan adopsi M3 Ultra, membawa performa lebih tinggi dalam form factor yang jauh lebih ringkas dan efisien. Dalam konteks ini, Mac Pro terlihat semakin sulit dipertahankan. Ia mahal, besar, tetapi tidak lagi unggul. Secara teknis, keputusan ini masuk akal. Arsitektur Apple Silicon mengurangi ketergantungan pada ekspansi modular yang dulu menjadi alasan utama eksistensi Mac Pro. Ditambah lagi, fitur seperti RDMA over Thunderbol...