Langsung ke konten utama

Spesifikasi dan Harga Realme V15 dengan Chipset Mediatek Dimensity 800U

Berbagai perusahaan yang bergerak dalam bidang telekomunikasi khususnya smartphone sedang berbondong-bondong merilis smartphone 5G milik mereka. Baru-baru ini, perusahaan seluler asal China, Realme meluncurkan smartphone Realme V15 5G-nya. 

Berdasarkan spekulasi sebelumnya, smartphone ini digadang-gadang akan diluncurkan dengan nama Realme Koi. 

Fitur unggulan dari smartphone Realme terbaru ini adalah diotaki oleh chipset MediaTek Dimensity 800U, pengisian cepat sampai 50 Watt dan pengaturan tiga kamera belakang dengan kamera utama 64 megapiksel.

Smartphone Realme V15 memiliki layar Super AMOLED dengan ukuran 6,4 inci. Sampling rate-nya berada pada angka 80Hz. Ia punya layar punch hole untuk kamera selfie yang tidak bersentuhan dengan bezel pada kiri atas layar. 

Realme V15 5G sendiri dibekali dengan chipset MediaTek Dimensity 800U yang hadir dengan modem 5G. Modem ini siap melayani penggunanya melalui jaringan 5G.



Smartphone yang satu ini ini juga memiliki tiga kamera belakang dalam rangakai kotak atau square. Kamera utama Realme V15 beresolusi 64 megapiksel, lensa wide angle dengan resolusi 8 megapiksel dan lensa makro dengan resolusi 2 megapiksel. 

Dari sisi depan, Realme V15 memiliki sensor kamera 16 megapiksel untuk panggilan video dan selfie pada rangkaian kamera depannya.

Baca juga:

Untuk video, Realme V15 dapat merekam video dengan ketajaman 4K, UIS Max (Ultra Image Stabilization), dan dalam merekam video slow-motion sampai dengan resolusi 1080p pada 120 frame per detik. 

Demi memasok energi untuk aktivitas seharian, Realme V15 hadir dengan baterai 4.310mAh yang mendukung pengisian cepat sampai dengan 50W. Kabarnya, smartphone ini dapat mengisi daya sampai dengan 50 persen hanya dalam waktu 18 menit saja. Luar biasa.

Warna Dari Realme V15

Untuk saat ini, Realme V15 5G baru diluncurkan di China dengan harga 1.499 CNY atau sekitar Rp3,3 Jutaan. Harga tersebut dipatok untuk varian RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB dari smartphone tersebut. 

Realme juga menawarkan varian lain dalam serinya yakni Realme V15 5G dengan RAM 8GB plus penyimpanan 128GB dan ditawarkan dengan harga 1.999 CNY atau sekitar Rp4,4 Jutaan.  

Untuk warnanya, Realme V15 memiliki tiga pilihan warna yaitu  Silver, Blue, dan Gradient Color Finish. 

Berikut ini spesifikasi Realme V15 dengan chipset MediaTek Dimensity 800U

   
Spesifikasi V15 5G
Nama Alias : Realme koi   
   
Sistem Operasi   
   
Android 10
Antarmuka Realme UI   
Chipset    MediaTek MT6873 Dimensity 800U 5G 7nm
CPU    Octa Core 2x2.4 GHz Cortex-A76 & 6x2.0 GHz Cortex-A55  
GPU    Mali-G57 MC3   
RAM    6GB dan 8GB   
Internal Storage    128GB UFS storage 2.1
Kamera Depan    16 MP
1080p-30/120fps
Aparture f/2.5   
Kamera Belakang    64MP (wide camera)
8MP (ultrawide)
2MP (Macro)
LED Flash, HDR, Panorama
4K-30fps
Type Gyro-EIS   
Baterai    Li-Polymer 4.310 mAh, fast charging 50W
Layar    6,4” Super Amoled 2.400 x 1.080p (20:9)   
Warna    Silver, Biru, Pink-kuning   
Material    Alumunium Alloy, Glass   
Berat    176 Gram   



Kabar gembiranya, penjualan pertama smartphone Realme V15 5G rencananya akan dimulai pada tanggal 14 Januari 2021 mendatang. Namun demikian, untuk saat ini, Realme V15 masih belum diketahui kapan akan masuk ke pasar Indonesia.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Bot Kini Kuasai Internet. Manusia Resmi Tersalip

Internet tampaknya telah memasuki fase baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, lalu lintas yang dihasilkan bot disebut telah melampaui aktivitas manusia. Klaim tersebut datang dari CEO Cloudflare, Matthew Prince, yang mengungkapkan bahwa gelombang agen AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan prediksi industri sebelumnya. Menurut Cloudflare, perubahan ini bukan disebabkan oleh bot tradisional seperti crawler mesin pencari, spam bot, atau skrip otomatis yang selama ini memenuhi internet. Lonjakan justru berasal dari generasi baru agen AI yang dirancang untuk bertindak atas nama pengguna manusia. Agen-agen tersebut kini mampu menjalankan berbagai tugas secara mandiri, mulai dari membandingkan harga produk, mencari tiket perjalanan, memesan makanan, hingga berinteraksi dengan layanan pelanggan. Dalam banyak kasus, pengguna bahkan tidak lagi perlu mengunjungi situs web secara langsung karena proses pencarian informasi dilakukan sepenuhnya oleh AI. Data Cloudflare menunjukkan bahwa se...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Intel Kian Serius Tantang AMD di Pasar Gaming

Intel akhirnya resmi memperkenalkan prosesor Arc G-Series, keluarga chip baru yang dirancang khusus untuk perangkat gaming handheld. Langkah ini menjadi upaya paling serius Intel untuk menembus pasar yang selama beberapa tahun terakhir didominasi AMD melalui berbagai perangkat populer seperti ROG Ally dan Legion Go. Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang mengadaptasi prosesor laptop ke perangkat portabel, Arc G-Series dikembangkan secara khusus untuk kebutuhan handheld gaming. Intel menghadirkan dua varian utama, Arc G3 dan Arc G3 Extreme, yang dibangun di atas arsitektur Panther Lake dan diproduksi menggunakan proses manufaktur 18A, teknologi fabrikasi terbaru perusahaan. Kedua chip mengusung konfigurasi 14 inti yang terdiri dari dua Performance Core, delapan Efficient Core, dan empat Low-Power Efficient Core. Namun daya tarik utamanya terletak pada sektor grafis. Varian Arc G3 Extreme dipadukan dengan GPU Intel Arc B390 berbasis arsitektur Xe3 yang telah mendukung ray tracing hardwa...

Microsoft Kembangkan Perangkat Berbasis Android, Windows Ditinggalkan?

Microsoft diam-diam sedang menyiapkan babak baru dalam strategi perangkat keras berbasis AI. Menariknya, proyek yang dikenal sebagai Project Solara ini justru tidak dibangun di atas Windows, melainkan Android.  Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Microsoft melihat Windows dianggap kurang ideal untuk generasi perangkat AI berikutnya? Project Solara dirancang sebagai platform yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi konvensional. Microsoft bahkan telah memiliki dua purwarupa perangkat yang berfungsi penuh. Perangkat pertama berupa hub desktop yang dapat menerima perintah suara, mengenali pengguna melalui pemindaian wajah, hingga menampilkan informasi penting harian. Ketika dihubungkan ke monitor, perangkat tersebut dapat mengakses lingkungan Windows berbasis cloud. Perangkat kedua tampil lebih unik. Berbentuk lencana atau badge pintar, perangkat ini mengintegrasikan sensor sidik jari, kamera, serta kemampuan merekam dan mentranskripsi percakapan. Dalam demonst...