Langsung ke konten utama

Perbandingan Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi 9T dan Redmi Note 9T 5G

Xiaomi merilis seri smartphone terbarunya yaitu Redmi 9T dan Redmi 9T 5G pada tanggal 8 Januari lalu. Kedua smartphone tersebut rencananya akan segera beredar tanggal 11 Januari 2021 besok. Apa yang menarik?

Xiaomi Redmi Note 9T dan Redmi 9T merupakan smartphone kelas menengah dan menengah ke bawah. Redmi Note 9T digadang-gadang akan menjadi versi internasional dari Redmi Note 9 5G yang sebelumnya telah dijual di China.

Adapun Redmi 9T hadir sebagai versi internasionalnya Redmi Note 9 4G di China atau Redmi 9 Power di India. Selain kedua ponsel ini, Xiaomi juga meluncurkan Mi Smart Clock dan Mi 360 Secutiy Camera 2K Pro secara bersamaan. Namun tentunya, smartphone baru Xiaomi yang sangat menarik. Seperti apa?

Redmi 9T dan Redmi 9T 5G memiliki beberapa kemiripan dan perbedaan. Perbedaan yang paling mencolok terdapat pada susunan kamera, chipset yang dipakai, kapasitas baterai dan kamera pada kedua smartphone. 

Redmi 9T

Redmi 9T diotaki oleh chipset Qualcomm Snapdragon 662 octa-core yang dipasangkan dengan RAM LPDDR4X hingga 6GB. Redmi 9T memiliki antar muka khas Xiaomi yakni MIUI 12 yang berbasis Android 10 dan hadir dengan layar full-HD + 6,53 inci dengan rasio aspek 19,5: 9 dan takik bergaya tetesan air. 

Susunan kamera belakang pada smartphone ini adalah tipe quad camera dengan rincian sensor utama 48MP, kamera ultrawide 8MP, depth sensor 2MP,dan lensa makro 2MP. Bagian depan ponsel ini memiliki kamera depan 8MP yang dapat digunakan untuk selfie.

Redmi 9T hadir dengan opsi penyimpanan 64GB dan 128GB dan dapat diperluas hingga 512GB melalui kartu microSD. Untuk baterainya, smartphone memiliki kapasitas baterai yang cukup besar yaitu 6.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 18W dan reverse charge.

Redmi Note 9T 5G

Adapun Redmi Note 9T mengusung layar full-HD berukuran 6,53 inci dengan aspek rasio 19,5: 9 dan desain hole-punch. Smartphone ini didukung oleh chipset MediaTek Dimensity 800U octa-core, dipasangkan dengan RAM LPDDR4X 4GB. 

Smartphone yang satu ini hanya memiliki tiga kamera belakang yang mencakup sensor utama dengan resolusi 48MP, depth sensor 2MP, dan lensa makro 2MP. Untuk kamera selfie Redmi Note 9T memiliki kamera 13 megapiksel untuk selfie. 

Redmi Note 9T hadir dengan opsi penyimpanan internal 64GB dan 128GB yang dapat diperluas hingga 256GB melalui kartu microSD.  Baterai smartphone ini berkapasitas 5000mAh lebih kecil dibanding dengan Redmi 9T. Ponsel ini juga tidak memiliki kemampuan reverse charging seperti versi Redmi 9T.

Redmi 9T dibanderol dengan harga EUR 159 dan seterusnya (sekitar Rs 14.300) untuk 4GB. RAM + varian penyimpanan 64GB, dan EUR 189 (kira-kira Rs 22.400) untuk varian RAM 6GB + 128GB.



Baca Juga:


Redmi Note 9T dibanderol dengan harga EUR 229 atau Rp3,9 jutaan untuk varian penyimpanan 4GB RAM + 64GB, sedangkan untuk varian 4GB RAM + 128GB dibandrol dengan harga EUR 269 atau Rp4,6 jutaan. 

Kedua varian Redmi Note 9T akan tersedia dalam pilihan warna Nightfall Black dan Daybreak Purple 

Xiaomi Redmi 9T

Xiaomi Redmi Note 9T 5G

Berikut ini adalah perbandingan spesifikasi Xiaomi Redmi 9T dengan Xiaomi Redmi Note 9T 5G


Xiaomi Redmi 9T   Xiaomi Redmi Note 9T 5G   
Sistem Operasi   Android 10 
Antarmuka MIUI 12   
Android 10
Antarmuka MIUI 12   
Chipset   Qualcomm SM6115 Snapdragon 662 (11nm)Mediatek Dimensity 800U 5G (7nm)
CPU   Octa Core
4x2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4x1.8 GHz Kryo 260 Silver   
Octa Core
2x2.4 GHz Cortex-A76 & 6x2.0 GHz Cortex-A55   
 GPU   Andreno 610    Mali-G57 MC3   
 RAM   4GB RAM-64GB
4GB RAM-128GB
6GB RAM-128GB   
4GB RAM-64GB
4GB RAM-128GB   
Internal Storage   64GB tipe UFS 2.1 
128GB tipe UFS 2.2   
64GB tipe UFS 2.1
128GB tipe UFS 2.2   
Kamera Depan   8MP
1080p-30fps
Aparture f/2.0   
13MP
1080p-30fps
Aparture f/2.3   
Kamera Belakang   48MP (wide camera), f/1.8
8MP (ultrawide) f/2.2
2MP (Macro) f/2.4
2MP (depth) f/2.4
LED Flash, HDR, Panorama
1080p-30fps   
48MP (wide camera), f/1.8
2MP (Macro) f/2.4
2MP (depth) f/2.4
LED Flash, HDR, Panorama
4K-30fps
1080p-30fps   
Baterai   6000 mAh Li-Polymer
Fast Charging 18W
Reverse charging 2.5W
5000 mAh Li-Polymer
Fast Charging 18W
Layar   6,3 inci IPS LCD 400 nits
19.5:9 1.080 x 2.340px    
6,53 inci IPS LCD 450 nits
19.5:9 1.080 x 2.340px    
Warna   Carbon Gray, Twilight Blue, Sunrise Orange, Ocean Green   Nightfall Black, Daybreak Purple   
Material   Gorilla Glass 3, Plastik   Gorilla Glass 5, Plastik   
Berat   196 Gram   199 Gram   
Lainnya    Dual SIM nano
USB Type-C 2.0
Fingerptint
Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac   
Dual SIM nano
USB Type-C 2.0
Fingerprint
Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac   



Nah, bagaimana guys, menarik sekali bukan? Semoga Xiaomi Indonesia segera menggelar produk ini ke pasaran Indonesia ya.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Diborong Industri AI, Gamers Tidak Kebagian RTX 5090

Mimpi buruk para gamers dan perakit PC kembali berulang. Foto-foto yang beredar dari HKEPC memperlihatkan pallet berisi puluhan boks GeForce RTX 5090 versi ritel dibongkar langsung di fasilitas perakitan server AI, bukan di toko perakit PC gaming rumahan.  Kartu-kartu ini dicabut dari kemasan konsumen dan ditanam ke rak multi-GPU untuk beban kerja AI. Yang mencolok, perusahaan ini tidak memilih GPU profesional seperti RTX PRO 6000 atau akselerator datacenter yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut, meski harganya jauh lebih mahal. Mereka justru memborong unit ritel yang seharusnya jatah gamer, sebuah pilihan yang secara langsung memangkas pasokan global dan mendorong harga jauh di atas MSRP resmi 1.999 dolar AS.  Di berbagai marketplace, RTX 5090 kini dibanderol hingga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp88 juta, lebih dari dua kali lipat harga rilis. Polanya mengingatkan pada era cryptomining beberapa tahun lalu, saat penambang menghabiskan stok GPU ritel hingga gamer kesuli...

Mengapa Hape Second Makin Laris?

Pasar smartphone refurbished dan bekas menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Nilai pasar global diperkirakan mencapai US$34,8 miliar pada 2026 dan berpotensi meningkat menjadi US$66 miliar pada 2035, dengan pertumbuhan tahunan gabungan 7,3 persen.  Tren ini didorong oleh harga yang lebih terjangkau, kualitas perangkat refurbished yang membaik, serta meningkatnya kesadaran terhadap isu limbah elektronik. Salah satu daya tarik terbesar adalah selisih harga. Konsumen dapat memperoleh smartphone flagship dengan harga lebih rendah dibandingkan unit baru. Pada 2023, sekitar 70 persen pembeli disebut lebih memilih perangkat refurbished dibandingkan smartphone baru kelas pemula karena menawarkan fitur lebih baik dengan harga yang lebih rendah. Harga jual rata-rata perangkat refurbished juga turun 12 persen antara 2022 dan 2023 Namun, harga murah tidak otomatis berarti pilihan lebih aman. Kesehatan baterai, garansi, dan kondisi perangkat masih menjadi kekhawatiran utama.  Data...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...