Langsung ke konten utama

AMD Radeon 6900XT Segera Hadir di Indonesia

Kabar gembira buat Anda yang masuk dalam golongan orang-orang yang #MendingRakitPC. Asus mengumumkan jajaran seri terbaru kartu grafis ROG Strix dan TUF Gaming AMD Radeon 6900 XT series terbarunya.

Sesuai namanya, kartu grafis tersebut menggunakan chip AMD Radeon RX 6900 XT dan arsitektur gaming AMD RDNA 2 yang inovatif yang menandai era baru kekuatan grafis Radeon dan head to head langsung dengan Nvidia GeForce RTX 3000 series.



Untuk mendapatkan hasil maksimal dari GPU terbaru yang sangat menarik ini, Asus mengklaim bahwa pihaknya telah bekerja maksimal mengembangkan kartu grafis ROG Strix dan TUF Gaming yang memberikan kinerja tinggi, suhu rendah, dan pengoperasian yang terbilang tenang yang tentunya diharapkan oleh para penggemar.

Sebagai gambaran, Radeon RX 6900 XT adalah kartu grafis gaming tercepat yang pernah dibuat AMD. Saat designer Asus mulai membuat sketsa kartu grafis ROG Strix tersebut, kekuatan sesungguhnya dari chip AMD Radeon RX 6900 XT menginspirasi desain sistem pendingin yang dapat mengeluarkan potensi penuhnya.



Untuk itu, tim Asus beralih ke pendinginan cair. Seperti diketahui, penggemar PC di seluruh dunia sudah terbiasa dengan manfaat sistem pendingin cair all-in-one untuk CPU mereka.

Bahkan saat ini banyak dari kalangan pengguna yang telah menambahkan sistem serupa ke kartu grafis mereka menggunakan perlengkapan purnajual untuk mengejar batas tertinggi dari kinerja grafis.

ROG Strix LC Radeon RX 6900 XT
Kembali ke produknya, kartu grafis Asus ROG Strix LC Radeon RX 6900 XT memadukan kekuatan udara dan cairan pendingin. Produk ini dirancang dengan modul pendingin cairan khusus yang secara khusus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kartu grafis.

Pelat dingin yang besar mendinginkan GPU dan modul memori GDDR6 yang mengelilingi GPU. Panas dari komponen tersebut ditransfer langsung ke putaran pendingin cair daripada ke dalam internal casing.

Di ujung lainnya, radiator 240mm memberikan keseimbangan yang tepat antara potensi pendinginan yang tinggi dan kompatibilitas yang luas dengan titik pemasangan yang tersedia di casing PC masa kini.

Adapun kipas blower dengan tingkat kebisingan rendah dan heat sink yang rendah di dalam lapisan kartu grafis memastikan sirkuit pengiriman daya tetap dingin.

ROG Strix LC Radeon RX 6900 XT juga dilengkapi dengan selang pendingin 600 mm yang sangat panjang untuk memungkinkan lebih banyak opsi pemasangan dalam sebuah wadah, bahkan dalam penutup EATX dengan interior yang luas. Selang dilapisi dengan anyaman tekstil untuk melindungi dari abrasi dan untuk menambahkan sentuhan yang berkelas pada sistem.



Baca juga:


TUF Gaming Radeon RX 6900 XT
Untuk para gamer yang menginginkan kartu grafis yang kokoh namun tidak terlalu mencolok, Asus juga telah menciptakan Radeon RX 6900 XT versi TUF Gaming. Desain pendinginan kartu dimulai dengan heatsink 2,9 slot yang dibuat untuk banyak ruang kepala termal dan pengoperasian yang tenang di bawah kebutuhan GPU dengan watt tertinggi saat ini.

Pada kartu grafis ini, udara didorong melalui heat sink dengan area permukaan tinggi menggunakan tiga kipas berteknologi Axial.

Sama seperti pada pendingin ROG Strix, kipas sentral berputar searah jarum jam sementara dua di sisi berputar berlawanan arah jarum jam untuk mengurangi turbulensi. Desain yang telah terbukti ini juga memungkinkan RPM yang lebih tinggi dan lebih banyak pergerakan udara melalui heat sink tanpa peningkatan jejak akustik yang sesuai.

Tak hanya itu, lapisan aluminium bersudut dengan desain industrial terbaru yang kokoh membungkus heat sink untuk memberikan kesan performa yang baik.

Pelat belakang aluminium yang memiliki panjang yang lebar menambahkan sentuhan gaya ke sistem dengan grafis TUF Gaming yang halus, serta lubang ventilasi besar di depan PCB yang dibuat pendek menyediakan rute lain untuk udara panas memasuki jalur aliran udara casing.



Teknologi perakitan Auto-Extreme, digunakan di seluruh jajaran, secara tepat menempatkan dan menyolder komponen tanpa campur tangan manusia untuk meningkatkan keandalan dan kualitas. Untuk estetika, pengguna juga dapat mempersonalisasi kartu grafis agar sesuai dengan sistem lainnya menggunakan LED Aura RGB onboard.

Belum ada informasi kapan produk ini akan tersedia di pasaran Indonesia. Semoga bisa segera mendarat dalam waktu dekat ya guys.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Intel Core Ultra vs AMD Ryzen AI 2026: Mana Lebih Ngebut untuk Kerja & Gaming?

Kalau kamu lagi cari laptop baru di 2026, kemungkinan besar kamu bakal dihadapkan pada dua pilihan chip utam. Intel Core Ultra atau AMD Ryzen AI. Keduanya sama-sama mengklaim jago di urusan AI on-device dan efisiensi daya, tapi masing-masing punya kekuatan yang beda pendekatan.  Yuk kita bahas biar kamu nggak bingung pas milih. Intel Core Ultra: Ekosistem Luas dan Efisiensi Baru Intel Core Ultra, termasuk varian H dan HX buat laptop performa tinggi, dikenal punya ekosistem paling luas di industri laptop. Hampir semua merek laptop populer di Indonesia punya varian dengan chip Intel, jadi soal ketersediaan pilihan, opsi mereka lebih beragam. Generasi terbaru Intel juga banyak berbenah soal efisiensi daya, yang artinya laptop bisa lebih adem dan awet baterainya dibanding generasi-generasi sebelumnya. Buat kamu yang kerjaannya banyak multitasking office, browser dengan puluhan tab, atau software produktivitas umum, platform ini biasanya jadi pilihan yang stabil dan minim drama kompatib...

Rekomendasi Laptop Editing Video atau Foto di Bawah 12 Juta 2026

Jadi kreator konten nggak selalu butuh laptop mahal jutaan puluh. Dengan budget di bawah 12 juta di 2026, kamu sebenarnya sudah bisa dapat laptop yang cukup mumpuni buat editing video dan foto, asal tahu spesifikasi apa yang benar-benar penting dan mana yang cuma "nice to have".  Tapi in this economy, di harga tersebut kemungkinan Anda hanya akan mendapatkan laptop second atau laptop bekas contohnya seperti ini . Tapi jangan khawatir, berikut ini rekomendasi laptop editing video atau foto di bawah 12 juta di tahun 2026 versi kami. Yang Benar-Benar Penting buat Editing Banyak orang salah fokus dan cuma lihat prosesornya doang. Padahal buat editing video dan foto, ada tiga hal yang jauh lebih menentukan pengalaman kerjamu sehari-hari. RAM jadi prioritas nomor satu. Software editing seperti Premiere Pro, DaVinci Resolve, atau Lightroom itu rakus RAM, apalagi kalau kamu kerja dengan banyak layer atau file RAW berukuran besar. Minimal 16GB itu wajib, dan kalau budget memungkinkan,...

Apa Itu NPU, GPU, dan CPU? Ini Bedanya dan Mana yang Penting untuk Laptop AI

Belakangan ini istilah NPU makin sering muncul di brosur laptop, sejajar dengan CPU dan GPU yang sudah lebih akrab di telinga kita. Buat kamu yang bingung apa bedanya, tenang, nggak perlu latar belakang teknik buat paham konsep dasarnya. Yuk kita bedah pakai analogi sederhana. CPU: Si Otak yang Serba Bisa Anggap CPU (Central Processing Unit) itu seperti manajer yang bisa ngerjain hampir semua jenis tugas kantor, dari bikin laporan, balas email, sampai atur jadwal. Fleksibel, tapi karena harus bisa segalanya, dia nggak selalu paling cepat di satu tugas spesifik. Di laptop, CPU inilah yang jalanin sistem operasi, aplikasi office, browser, dan tugas-tugas umum lainnya. GPU: Spesialis Gambar dan Data Paralel GPU (Graphics Processing Unit) awalnya dirancang khusus buat ngolah grafis—makanya penting buat gaming dan editing video. Bayangkan GPU seperti tim yang isinya ratusan pekerja yang masing-masing ngerjain potongan kecil pekerjaan secara bersamaan. Cocok buat tugas yang bisa dipecah-peca...

HP Entry-Level 1 Jutaan Terbaru 2026: Worth It untuk Harian?

HP harga 1 jutaan sering dianggap sebelah mata, padahal segmen ini justru salah satu yang paling ramai dicari di Indonesia. Wajar, karena nggak semua orang butuh flagship. Banyak yang cuma butuh HP buat telepon, chattingan, media sosial ringan, dan sesekali foto.  Di kisaran harga ini, kamu bakal ketemu nama-nama seperti Infinix, Itel, Redmi, Vivo Y-series, sampai Samsung Galaxy A0x-series. Siapa Sebenarnya Target Pengguna HP Segini? Dari pengamatan kami, ada tiga tipe pembeli utama HP 1 jutaan. Pertama, pemula yang baru pertama kali punya smartphone, biasanya anak sekolah atau orang tua yang butuh HP simpel.  Kedua, orang yang butuh HP kedua buat kerjaan sampingan atau dual SIM tanpa mau ambil risiko pakai HP utama yang mahal. Ketiga, orang tua yang beliin anaknya HP buat kebutuhan belajar daring atau komunikasi dasar. Kalau kamu masuk salah satu kategori ini, HP 1 jutaan sebenarnya sudah cukup relevan buat kebutuhanmu. Kelebihan yang Realistis Untuk urusan dasar, telepon,...