Langsung ke konten utama

Pembaruan Widget Pada Gmail dan Chrome untuk iOS

Pembaruan Gmail untuk para pengguna iOS berupa widget kini dilakukan. Widget Gmail ini tersedia pada iOS 14 dan versi lainnya yang lebih baru. Widget baru itu memungkinkan pengguna mencari kotak masuk dan menulis email.

Selain Gmail, aplikasi Google Drive dan Google Fit di iOS juga telah diperbarui dengan widget tersebut. Google juga  akan menghadirkan widget Kalender dan Chrome untuk pengalaman yang lebih baik para penggunanya di iOS 14. 



Tak hanya di iPhone, Chrome di iPad juga telah diperbarui dengan fitur yang dapat membuka jendala yang banyak. Apa saja yang baru?

Tidak seperti widget Gmail pada Android yang memungkinkan pengguna melihat email terbaru, widget pada iOS tidak memberi penggunanya pratinjau kotak masuk. Namun pada widget di iOS pengguna sudah dapat mencari pesan masuk. 



Widget Gmail di iOS juga kini dilengkapi dengan pintasan untuk melihat email yang belum dibaca. Widget tersebut menyediakan penghitung yang memungkinkan pengguna melihat berapa banyak email baru yang masuk.

Google juga telah menyediakan Gmail yang diperbarui ini untuk iOS versi 6.0.201101 pada perangkat yang menggunakan iOS 12.0 dan perangkat yang lebih baru. Namun, pembaruan widget Gmail ini khusus bagi pengguna iOS 14.

Selain widget pada Gmail, Google juga menambahkan widget Drive untuk para pengguna iOS yang memungkinkan pengguna mencari file yang  tersimpan di penyimpanan cloud. Google Fit untuk iOS juga telah diperbarui, pembaruan ini memungkinkan Anda melacak aktivitas poin kardio dan langkah.

Tidak ketinggalan juga penambahan widget Kalender untuk perangkat iOS  akan segera dirilis oleh Google beberapa hari mendatang dan siap memberikan akses cepat ke kalender Anda. 



Selain itu, widget Chrome yang akan memberikan akses ke pencarian, membuka tab baru atau tab penyamaran, pencarian suara, dan pemindaian QR juga telah hadir di Chrome Beta. Kata Google, fitur-fitur tersebut akan tersedia awal tahun depan.

Baca juga:


Untuk sementara ini Chrome untuk iOS dan iPadOS telah diperbarui ke versi 87.0.4280.60. Browser Chrome yang diperbarui di iPad memungkinkan Anda membuka banyak jendela secara bersamaan. Anda hanya perlu mengetuk dan menahan tautan dan kemudian memilih opsi 'Buka di jendela baru' untuk membuka situs web tertentu di jendela baru.



Browser Chrome yang diperbarui juga dilengkapi dengan fitur pengisian otomatis yang akan meminta Anda untuk melakukan verifikasi ID Wajah, ID Sentuh, atau kode sandi.

Anda pakai iPhone atau iPad, segera update aplikasi Google Anda ya!

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...