Langsung ke konten utama

Snapchat Mungkinkan Penggunaan Fitur Suara Bagi Pengguna iOS

Snapchat menepati janjinya untuk menghadirkan musik ke layanan mereka. Dan kini, Snapchat berencana untuk bersaing langsung dengan TikTok dan Instagram. 

Baru-baru ini, perusahaan tersebut mengumumkan bahwa pengguna iOS di seluruh dunia kini dapat memasukkan musik populer ke dalam foto mereka yang diapload di Snapchat.


Keputusan tersebut sudah dibuat dan fitur suara telah diperkenalkan kepada para pengguna iOSnya di Selandia Baru dan Australia. Rencananya, Snapchat akan segera merilis fitur ini ke lebih banyak wilayah pada musim gugur tahun ini. 

Sayangnya, Snap tidak menyebutkan kapan fitur suara ini tersedia di perangkat Android.

Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka akan menguji agar para pengguna dapat membuat suara mereka sendiri, dan fitur tersebut akan diluncurkan secara global dalam beberapa bulan mendatang.



Sejauh ini, Snap tidak akan memiliki umpan seperti TikTok yang mengedepankan konten musik viral, seperti tarian atau meme. Snap akan berfokus pada kemitraannya dengan penerbit besar dan jejaring sosial yang lebih mempererat antar pengguna nantinya.

Ke depan, jika seseorang menerima snap dengan suara, mereka dapat menggeser ke atas untuk melihat cover album, judul lagu, dan nama artis lagu yang diputar. Mereka juga dapat mengetuk tautan "Mainkan Lagu Ini" untuk mendengarkan lagu lengkapnya pada platform streaming, termasuk Spotify, Apple Music dan SoundCloud.

Baca juga:


Jika ditelaah, Snap sebenarnya terlambat menghadirkan musik ke platformnya, sedangkan platform lain yang menyajikan video sudah memulainya lebih dahulu. 



Instagram memperkenalkan stiker musik untuk Stories pada 2019 dan meluncurkan fitur pesaing TikTok “Reels” pada Agustus lalu. Sementara itu, TikTok terus mendapatkan daya tarik dengan para pengguna setia dari kalangan remaja. 

Snap dapat kehilangan keunggulannya jika pengguna yang juga menggunakan Snap tetap memakainya, meskipun pada akhirnya mereka memposting video TikTok tersebut ke Snapchat. 

Snapchat Dukung LiDAR Pada iPhone 12
Jika yang belum mengetahui apa itu LiDAR, ia adalah teknologi yang akan menampilkan skenario augmented reality. Snapchat diketahui akan menjadi salah satu aplikasi yang akan memanfaatkan teknologi LiDAR di jajaran iPhone 12.

Pada saat merepresentasikan teknologi LiDAR ini, AR Lens pada Snapchat menampilkan tampilan rumput pada meja dan lantai. Tidak hanya itu, beberapa burung dengan teknologi AR juga tampak terbang mengelilingi subjek yang masuk ke dalam kamera snapchat. 



Pada tampilan ini, tataletak beberapa gambar AR merepresntasikan jarak dan menyesuaikan kondisi fisik lingkungan dalam gambar.

Sebelumnya, Snap memang sudah mengumumkan akan menggunakan teknologi LiDAR yang tersedia pada seri iPhone 12. Namun Snapchat belum memberi keterangan lebih lanjut tentang kepastian hadirnya teknologi yang bersangkutan.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Lewat Arrow Lake Refresh, Intel Coba Kembali Dominasi Industri PC

Intel tampaknya menyiapkan langkah lanjutan untuk menghidupkan kembali daya saingnya di pasar prosesor, meski jalurnya tidak sepenuhnya agresif. Core Ultra 200K Plus dan 200HX Plus, yang dikenal dengan nama kode Arrow Lake Refresh, dikabarkan akan meluncur pada Maret atau April 2026. Informasi ini berasal dari pembocor perangkat keras asal Tiongkok, Golden Pig Upgrade Pack, dan mengindikasikan bahwa Intel memilih bermain aman sambil menunggu momentum yang lebih besar. Menurut laporan Tom’s Hardware, Intel sebelumnya memang sudah mengonfirmasi bahwa lini Core Ultra 200S Arrow Lake akan mendapatkan penyegaran. Namun, perusahaan hanya menyebut “2026” tanpa kepastian waktu, memicu spekulasi bahwa pengumuman akan dilakukan di CES 2026. Kenyataannya, Intel justru lebih memusatkan perhatian pada Panther Lake, yang kini diposisikan sebagai bintang utama. Panther Lake dijadwalkan hadir di pasar pada 27 Januari 2026, dengan embargo ulasan untuk varian andalan Core Ultra X9 388H dikabarkan akan b...

Kabar Buruk. Pengguna Beralih ke Harddisk, Harga Jadi Ikut Naik

Permintaan terhadap hard disk drive (HDD) kembali melonjak tajam dan berdampak langsung pada harga pasar. Berdasarkan pelacakan harga ComputerBase, rata-rata harga HDD telah naik sekitar 46 persen sejak pertengahan September, meskipun tidak ada gangguan besar pada rantai pasok global.  Kenaikan ini terjadi secara bertahap selama empat bulan terakhir, dengan rentang peningkatan harga antara 23 persen hingga 66 persen, tergantung model dan kapasitas. Model dengan kenaikan terendah tercatat pada Seagate IronWolf Pro NAS HDD + Rescue 16 TB, yang naik sekitar 23 persen. Sebaliknya, lonjakan harga tertinggi terjadi pada Toshiba Cloud Scale Capacity MG10F AFA 22 TB yang melonjak hingga 66 persen. ComputerBase memantau 12 model HDD paling populer berdasarkan daftar harga euro dan menemukan bahwa secara rata-rata, HDD kini hampir 50 persen lebih mahal dibandingkan empat bulan lalu. Laporan DigiTimes pada Desember 2025 turut memperkuat tren ini. Disebutkan bahwa negosiasi kontrak kuartal kee...

Dukung Industri E-sports, ShopeePay Gandeng RRQ

Rex Regum Qeon (RRQ) mengumumkan kemitraan strategis dengan ShopeePay sebagai sponsor untuk tahun 2026. Kolaborasi ini menegaskan semakin eratnya hubungan antara industri esports dan layanan keuangan digital, sekaligus menunjukkan bagaimana dompet elektronik kini menjadi bagian penting dari gaya hidup generasi muda yang lekat dengan gaming, hiburan, dan transaksi digital. Bagi ShopeePay, menggandeng RRQ bukan sekadar langkah branding. RRQ memiliki basis penggemar besar dan loyal, dikenal sebagai RRQ Kingdom, yang mayoritas berasal dari kalangan anak muda dan digital native.  Segmen ini dinilai sejalan dengan visi ShopeePay untuk memperluas adopsi layanan keuangan digital melalui pengalaman yang relevan, praktis, dan bernilai tambah. ShopeePay menegaskan kolaborasi ini akan menghadirkan kemudahan transaksi sekaligus berbagai keuntungan eksklusif bagi komunitas RRQ. Di sisi RRQ, kehadiran ShopeePay dipandang sebagai mitra yang memahami kultur komunitas esports. RRQ menekank...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...