Langsung ke konten utama

Smartphone Xiaomi Paling Recommended di 2020

Brand Xiaomi dikenal mempunyai produk-produk bagus ataupun unggulan dengan harga yang terjangkau dibanding kompetitornya. Tidak salah jika banyak konsumen dari Xiaomi atau Mi Fans yang mengagung-agungkan produk keluaran Xiaomi dan selalu berburu smartphone besutan brand tersebut.

Hingga pertengahan semester kedua 2020, sudah ada beberapa varian smartphone Xiaomi yang diluncurkan, dan pastinya sangat memukau untuk Anda para penggemar smartphone di Indonesia.


Xiaomi Paling Recommended Tahun Ini
Banyak alasan kenapa Anda harus membeli ponsel asal produsen Tiongkok tersebut, paling tidak bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk membeli sebuah smartphone. Di antara sekian banyak aspek, yang paling utama yaitu dapat dilihat dari harganya. 



Xiaomi bisa dibilang merupakan produsen hp dengan harga sangatlah murah dengan spesifikasi yang sangatlah canggih. Mulai dari harga Rp2 jutaan, Anda sudah bisa mendapatkan hp Xiaomi dengan empat buah kamera dengan kamera utama berukuran 48 megapiksel misalnya.

Berikut ini ada beberapa smartphone Xiaomi terbaik di tahun 2020 yang direkomendasikan untuk Anda.

Redmi 9
Ini merupakan salah satu hp Xiaomi paling baru di Indonesia. Redmi 9 dikeluarkan pada pertengahan bulan Juli 2020. Redmi 9 hadir dengan tampilan ciri khas yang memiliki desain dan spek menarik, ditambah lagi dengan harganya yang relatif terjangkau. Dibekali dengan layar seluas 6,53 inci beresolusi 2.340 x 1.080 piksel, yang menarik, layar tersebut telah dilindungi dengan pelapis kaca anti gores tangguh bikinan Corning, yakni Gorilla Glass 3. 

Baca juga:


Pada Redmi 9, dapur pacunya ditenagai chipset Helio G80 bikinan Mediatek. Terdapat dua varian dari Redmi 9 ini yang bisa Anda pilih yakni RAM/Storage 3GB/32GB dan 4GB/64GB. Tipe ini sudah dilengkapi dengan total lima kamera dengan 4 buah di antaranya ada di bagian belakang.


Poco F2 Pro
Tipe Poco F2 Pro hadir untuk mengobati rindu masyarakat Indonesia pada Poco F1 yang telah berumur lebih dari 2 tahunan. Salah satu smartphone terbaik ini menggunakan spesifikasi kelas atas, yakni menggunakan prosesor terbaik Qualcomm saat ini yakni Snapdragon 865.

Meskipun demikian, sama seperti flagship killer lainnya, untuk soal harga, Poco F2 Pro masih jauh lebih murah daripada para pesaingnya yang memakai prosesor yang sama.

Dari sisi display, Poco F2 Pro memiliki layar yang utuh, benar-benar tanpa poni. Adapun untuk kamera pada bagian depan, memiliki resolusi 20MP. Tipe ini memiliki 2 varian yaitu RAM/Storage 6GB/128GB dan 8GB/256GB. Untuk RAM-nya snediri, yang 6GB menggunakan LPDDR4x, sementara yang 8GB sudah menggunakan LPDDR5. Adapun untuk storage, keduanya menggunakan chip jenis UFS3.1 yang sangat cepat performa baca-tulisnya.

Dari sisi kamera utama, smartphone ini memiliki resolusi sebesar 64MP dengan sensor Sony IMX686 sedangkan kamera keduanya beresolusi 13MP yang didedikasikan untuk ultrawide dengan foV (field of view) hingga 123 derajat.


Redmi Note 9 Pro
Smartphone dari Xiami tipe Redmi Note 9 Pro ini dikenalkan pada awal bulan Juni 2020 lalu, dan masih terhitung hape baru. Redmi Note 9 Pro dilengkapi dengan chipset Qualcomm Snapdragon 720G dengan 2 jenis RAM/Storage yakni 6GB/64GB dan 8GB/128GB.

Untuk kamera, pada Redmi Note 9 Pro dilengkapi dengan kamera 64MP + 8MP + 5MP + 2MP pada bagian belakangnya. Layarnya seluas 6,67 inci FHD dan dilindungi kaca tangguh Gorilla Glass 5 pada bagian depan dan belakang perangkat.

Xiaomi Mi 10
Di Pasaran Indonesia Xiaomi Mi 10 akan hadir dalam satu varian saja yaitu dengan RAM 8GB dengan media penyimpanan sebesar 256GB. Dapur pacu Mi 10 ini juga menggunakan Snapdragon 865, prosesor terkondang dan terbaru dari Qualcomm.

Xiaomi Mi 10 dilengkapi dengan layar tipe Super AMOLED dengan ukuran 6,67 inci, berasio 19.5:9. Tipe Xiaomi Mi 10 adalah HP flagship dari Xiaomi, jadi jangan heran jika harga dan spesifikasinya termasuk premium. Tipe ini dihargai dengan nominal Rp10 juta untuk varian dengan media penyimpanan berkapasitas 256GB dan RAM 8GB.


Nah, beberapa smartphone di atas merupakan kumpulan smartphone besutan Xiaomi yang muncul di tahun 2020 dengan berbagai spesifikasinya yang menggiurkan dengan harga yang terbaik di kelasnya sehingga sangat direkomendasikan buat Anda.

Akhir kata, pilihlah produk sesuai kebutuhan Anda. Semoga bermanfaat.

Postingan Populer

Proses Fabrikasi 2 Nanometer TSMC Bocor, Dicuri Orang Dalam

Kasus dugaan pencurian teknologi kembali mengguncang industri semikonduktor global. Sejumlah mantan dan karyawan aktif TSMC kini menghadapi proses hukum di Taiwan terkait kebocoran rahasia dagang yang dikaitkan dengan pengembangan proses fabrikasi 2nm (N2), salah satu teknologi paling strategis di industri chip saat ini. Menurut laporan yang beredar, otoritas menemukan indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional. Investigasi menyebut bahwa sejak 2023 hingga pertengahan 2025, sejumlah insinyur diduga diminta untuk membocorkan informasi teknis penting oleh pihak eksternal. Informasi tersebut mencakup detail proses manufaktur dan parameter kritikal yang digunakan dalam produksi chip generasi terbaru. Pihak yang disebut terlibat dalam skema ini antara lain individu yang kini terafiliasi dengan Tokyo Electron, perusahaan pemasok peralatan semikonduktor. Tujuannya diduga untuk meningkatkan performa mesin etching agar memenuhi standar produksi massal TSMC untuk node 2nm....

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...

2026, Kelelahan Digital Mulai Terasa. Pengguna Media Sosial Turun

Aktivitas media sosial di Inggris mulai menunjukkan gejala “kelelahan digital”. Laporan terbaru dari Ofcom mengungkap penurunan tajam dalam partisipasi aktif pengguna, sekaligus meningkatnya kehati-hatian dalam berinteraksi online. Ini merupakan sebuah sinyal bahwa relasi manusia dengan platform digital mulai berubah secara fundamental. Secara angka, persepsi positif terhadap internet ikut terkoreksi. Hanya 59% responden yang masih merasa manfaat online lebih besar daripada risikonya, turun drastis dari 72% tahun lalu. Meski penetrasi tetap tinggi, 9 dari 10 pengguna dewasa masih aktif di platform seperti WhatsApp, cara mereka menggunakan media sosial kini jauh lebih pasif. Perubahan paling mencolok ada pada perilaku berbagi. Hanya sekitar separuh pengguna yang masih aktif memposting, berkomentar, atau berbagi konten, turun dari 61% pada 2024. Bahkan eksplorasi situs baru ikut menurun signifikan. Ini menunjukkan internet tidak lagi menjadi ruang eksplorasi bebas, melainkan lingkungan y...

IBM dan Arm Kolaborasi Bangun Hardware AI, Fleksibel atau Sekadar Strategi Baru?

IBM dan Arm resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan platform hardware dual-architecture. Rencana tersebut merupakan sebuah langkah yang diklaim akan menjawab kebutuhan baru enterprise di era AI.  Di atas kertas, ini terdengar seperti evolusi logis, menggabungkan kekuatan sistem enterprise IBM dengan efisiensi arsitektur Arm. Namun di balik jargon “fleksibilitas” dan “ekosistem terbuka”, ada dinamika industri yang lebih kompleks. IBM mendorong narasi integrasi end-to-end dari silikon hingga software dengan mengandalkan platform seperti Telum II dan Spyre Accelerator untuk membawa AI dari sekadar eksperimen ke operasi bisnis inti. Sementara itu, Arm menawarkan proposisi yang lebih “netral” yakni efisiensi daya, skalabilitas, dan ekosistem software luas yang selama ini menjadi daya tarik utamanya di data center modern. Kolaborasi ini pada dasarnya mencoba menjembatani dua dunia yang sebelumnya berjalan paralel yakni sistem enterprise yang konservatif dan ekosistem A...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...