Langsung ke konten utama

Peneliti Temukan Cara untuk Tumbuhkan Rambut

Para peneliti dari North Carolina State University telah mengidentifikasi microRNA (miRNA) yang dapat mendorong regenerasi rambut. MiRNA miR-218-5p ini ternyata memainkan peran penting dalam mengatur jalur yang terlibat dalam regenerasi folikel.

Ditemukannya miRNA ini bisa menjadi kandidat dan membuka peluang untuk pengembangan obat penumbuh rambut di masa depan.


Pertumbuhan rambut sendiri tergantung pada kesehatan sel-sel papilla dermal (DP), yang mengatur siklus pertumbuhan folikel rambut. Sayangnya, perawatan saat ini untuk rambut rontok terbilang mahal dan tidak efektif. Prosesnya mulai dari operasi invasif hingga perawatan kimia yang tidak menghasilkan hasil yang diinginkan.
Penelitian rambut rontok baru-baru ini menunjukkan bahwa folikel rambut tidak hilang di mana terjadi kebotakan, mereka hanya menyusut.

Jika sel-sel papilla dermal ini dapat diisi ulang di situs-situs tersebut, pemikirannya berlanjut, maka folikel-folikel mungkin pulih.


Dalam studinya, tim peneliti yang dipimpin oleh Cheng, Randall B. Terry dari unit Pengobatan Regeneratif di NC State's College of Veterinary Medicine dan juga seorang profesor di State NC / UNC Joint Department of Biomedical Engineering, Amerika Serikat, membiakkan sel-sel papilla dermal 2 dimensi dalam lingkungan spheroid 3 dimensi.

Baca juga:

Spheroid adalah struktur seluler tiga dimensi yang secara efektif menciptakan lingkungan mikro alami sel. Dalam pengujian regenerasi rambut menggunakan tikus, Cheng melihat seberapa cepat pertumbuhan rambut pada tikus yang diobati dengan sel Papilla Derma2-D biasa, Papila derma 3-D yang ditumbuhkan di spheroid sebagai pengganti sel-sel dalam perancah keratin, dan perawatan rambut rontok komersial Minoxidil.

Dalam percobaan 20 hari, tikus yang diobati dengan sel Papilla Derma3-D menumbuhkan kembali 90% dari cakupan rambut pada 15 hari.


"Sel-sel 3-D dalam perancah keratin berkinerja terbaik, karena spheroid meniru lingkungan mikro rambut dan perancah keratin bertindak sebagai jangkar untuk menjaga mereka di tempat di mana mereka dibutuhkan," ungkap Cheng.

Sel-sel Papilla Derma mengatur proses pertumbuhan folikel khususnya pada Eksosom. Sebagai informasi, eksosom adalah kantung kecil yang disekresikan oleh sel yang memainkan peran penting dalam komunikasi sel ke sel. Kantung-kantung itu mengandung miRNA.

MiRNA sendiri adalah molekul kecil yang mengatur ekspresi gen.

Cheng dan timnya kemudian mengukur miRNA dalam eksosom yang berasal dari sel Papilla Derma 3-D dan 2-D. Dalam eksosom yang diturunkan sel Papilla Derma 3-D, mereka menunjuk miR-218-5p, miRNA yang meningkatkan jalur molekuler yang bertanggung jawab untuk meningkatkan pertumbuhan folikel rambut.

Di sini, mereka menemukan bahwa peningkatan miR-218-5p mendorong pertumbuhan folikel rambut, sementara menghambatnya menyebabkan folikel kehilangan fungsi.


Terapi sel dengan sel 3-D ini bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk kebotakan, tetapi Anda harus menumbuhkan, memperluas, melestarikan, dan menyuntikkan sel-sel yang diuji tadi ke area kebotakan.

MiRNA, di sisi lain, dapat digunakan dalam obat-obatan berbasis molekul kecil. Meski demikian, menurut Cheng, studi lebih lanjut masih perlu dilakukan. Di masa depan, studi terkait akan fokus pada penggunaan miRNA, hanya untuk meningkatkan pertumbuhan rambut.

Postingan Populer

Asus ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis Terbaik dengan Intel Core Ultra X9 Series 3

Pada ajang CES 2026 Las Vegas, Asus ExpertBook Ultra (B9406) diperkenalkan sebagai representasi terbaru dari arah industri laptop profesional. Laptop yang semakin mengedepankan keseimbangan antara desain ringkas, performa berbasis AI, dan keamanan kelas enterprise.  Asus ExpertBook Ultra muncul di tengah meningkatnya adopsi Copilot+ PC dan kebutuhan komputasi cerdas di lingkungan kerja modern. Laptop Asus yang satu ini sengaja diposisikan sebagai standar baru untuk laptop bisnis ultra-premium. Dari sisi desain, Asus ExpertBook Ultra menonjol lewat bobot mulai 0,99 kg dan ketebalan hanya 10,9 mm. Rangka magnesium-aluminium dengan Nano Ceramic Technology tidak hanya memberikan tampilan elegan, tetapi juga meningkatkan daya tahan tanpa mengorbankan portabilitas.  Pendekatan ini menyasar profesional dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat ringan, namun tetap kokoh untuk penggunaan jangka panjang. Di sektor performa, laptop Asus ini ditenagai hingga prosesor Intel Core U...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Harga Laptop Naik, Penjualan Laptop Global Diprediksi Turun

Kenaikan harga komponen kembali menjadi sorotan utama industri PC global. Berdasarkan laporan terbaru TrendForce, lonjakan harga memori kini memberikan tekanan serius terhadap harga laptop di pasar global, sekaligus mempersempit ruang gerak produsen dalam menentukan strategi harga dan promosi.  Kondisi ini terjadi di tengah pemulihan ekonomi yang berjalan lambat serta perilaku konsumen yang semakin berhati-hati dalam berbelanja. Dari data terbaru, TrendForce merevisi proyeksi pengiriman notebook global tahun 2026 menjadi turun 5,4 persen secara tahunan (YoY), dengan total sekitar 173 juta unit. Penurunan ini mencerminkan sikap konservatif merek laptop dalam mengelola inventori, skema diskon, serta konfigurasi produk akibat meningkatnya biaya produksi.. Jika kenaikan harga memori tidak melambat hingga kuartal kedua 2026 dan produsen gagal meneruskan biaya tersebut ke konsumen, permintaan laptop entry-level berpotensi tertekan lebih jauh. Dalam skenario terburuk, pengiriman notebook ...

TSMC Mulai Produksi Massal Chip 2 Nanometer di Taiwan

TSMC resmi mengumumkan dimulainya produksi massal chip 2 nm (N2) di Fab 22 yang berlokasi di Kaohsiung, Taiwan bagian selatan. Fasilitas ini menjadi pabrik TSMC pertama yang beroperasi sejauh ini di wilayah selatan Taiwan, sekaligus menandai fase awal dari rencana ambisius pembangunan hingga lima tahap fab di lokasi tersebut. Fab 22 menggunakan wafer 300 mm dan menjadi pabrik pertama TSMC yang mengimplementasikan teknologi transistor nanosheet generasi pertama pada node N2. Peralihan ke arsitektur nanosheet ini merupakan langkah strategis penting, mengingat teknologi tersebut digadang-gadang sebagai penerus FinFET untuk menghadapi tantangan skala di bawah 3 nm.  TSMC mengklaim node N2 memberikan lompatan penuh dalam hal performa dan efisiensi daya, meski pembanding yang digunakan adalah node N3E (generasi kedua 3 nm), bukan N3 generasi awal. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan N2 sedikit melampaui standar “full node jump” yang biasa diterapkan TSMC. Secara teknis, node N2 men...