Langsung ke konten utama

Konami Rambah Dunia PC Desktop Gaming

Kabar gembira hadir di industri gaming. Konami, perusahaan Jepang yang terkenal di Barat karena mengembangkan waralaba Metal Gear Solid, Silent Hill, dan Castlevania, tampaknya mulai memasuki bisnis PC gaming.

Outlet Jepang PC Watch melaporkan bahwa jajaran Arespear gaming PC dibuka untuk preorder di harga mulai dari 184.800 yen atau sekitar US$ 1.760, dan PC tersebut dilaporkan akan mulai dikirim pada bulan September mendatang.


Yang menarik, PC desktop ini memiliki tampilan yang sangat unik. Casing dari laptop ini besar namun dengan aksen bolong-bolong. Desain ini membuat PC tersebut terlihat seperti ada seseorang yang meledakkan bom kecil di dalam desktop Mac Pro.


Untuk tenaganya, PC tersebut akan ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-9. Di sisi lain, spesifikasi PC tersebut tampaknya cukup layak untuk berbagai mesin pre-build.

Dengan model entry level yang dipasarkan mulai dari harga 184.800 yen atau sekitar US$ 1.760 tersebut, Konami C300 memberi Anda CPU Intel i5-9400F, graphic card Nvidia GTX 1650, 8GB RAM, dan penyimpanan 512GB.


Satu tingkat di atasnya, yakni dijual seharga 316.800 yen atau sekitar US$ 3.017, ada Konami C700. Pada PC ini, Anda akan mendapatkan Intel i7-9700, dengan graphic card Nvidia RTX 2070 Super, RAM 16GB dan ruang hard drive ekstra 1 TB.

Terakhir, model paling premiumnya, dipasarkan di harga 338.800 yen atau sekitar US$ 3.227 yakni Konami C700 Plus. Ia memiliki spesifikasi yang sama dengan C700 tetapi memiliki panel samping transparan dan pencahayaan RGB.

Baca juga:


Seharusnya tidak mengherankan kalau Konami terus melakukan hal-hal selain mengembangkan entri baru dalam jaringan waralaba mereka mengingat sejarahnya baru-baru ini.

Lima tahun lalu, CEO Konami Digital Entertainment mengatakan bahwa perusahaan mengalihkan perhatiannya dari game konsol AAA ke mobile. Dan setahun kemudian, perusahaan dikritik karena membuat remastering cutscene tertentu dari salah satu game terbesar yang pernah dibuat, Metal Gear Solid 3, hanya menggunakannya untuk mempromosikan mesin pachinko.


Karena perusahaan tampaknya bertekad untuk menghasilkan apa pun yang bukan permainan Metal Gear Solid atau Silent Hill baru, membuat PC gaming menjadi hal yang paling masuk akal.

Seperti yang dilaporkan PCgamer, hal ini disebabkan karena PC gaming telah semakin populer di Jepang dalam beberapa waktu terakhir. Namun untuk saat ini, tidak ada kabar apakah Konami berencana untuk membawa game PC-nya ke pasar di luar Jepang.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Asus All-in-One PC V440. PC Desktop Ringkas di Tengah Tren PC Modern

Pasar PC All-in-One (AIO) kembali mendapatkan perhatian di tengah perubahan pola kerja dan penggunaan perangkat komputasi. Setelah pandemi mempercepat adopsi kerja hybrid dan remote, kebutuhan akan perangkat yang ringkas, rapi, namun tetap bertenaga semakin meningkat. Pengguna kini tidak hanya mencari performa, tetapi juga efisiensi ruang, kemudahan instalasi, dan estetika yang menyatu dengan lingkungan kerja maupun rumah. Di sisi lain, laptop dengan layar besar memang menawarkan portabilitas, tetapi masih memiliki keterbatasan ergonomi dan ruang kerja visual. Desktop tower konvensional pun mulai ditinggalkan oleh sebagian pengguna karena memakan ruang, kabel yang kompleks, serta kurang praktis untuk setup modern. Dalam konteks inilah PC All-in-One kembali relevan sebagai solusi tengah yang menggabungkan layar besar dan performa desktop dalam satu perangkat terintegrasi. Asus melihat peluang tersebut dengan menghadirkan All-in-One PC V400 Series (V440/V470) . Seri ini menyasar pengguna...

Laptop Asus ExpertBook P3 G2, Hadir dengan RAM up to 96GB

Asus resmi menghadirkan ExpertBook P3 G2, laptop bisnis terbaru yang ditujukan bagi administrator, profesional, dan pengguna korporat yang membutuhkan perangkat andal, aman, serta efisien dari sisi biaya. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja modern yang menuntut mobilitas tinggi, keamanan data, dan produktivitas berbasis teknologi terkini. ExpertBook P3 G2 ditenagai prosesor AMD Ryzen 7 generasi terbaru yang telah dilengkapi NPU (Neural Processing Unit) untuk mendukung pemrosesan berbasis kecerdasan buatan. Dukungan ini memungkinkan kinerja tetap responsif saat menjalankan aplikasi produktivitas, kolaborasi, dan workflow berbasis AI, sekaligus menjaga efisiensi konsumsi daya. Untuk perusahaan yang membutuhkan, Asus bisa menawarkan opsi RAM 64GB yang dapat di-upgrade menjadi 96GB. Ini merupakan langkah yang cukup unik, mengingat tingginya harga RAM di pasaran saat ini. Untuk mendukung pengalaman kerja yang lebih cerdas, Asus menyertakan MyExpert Suite, rangkaian per...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...