Langsung ke konten utama

Harga Samsung Galaxy A11 di Indonesia

Baru-baru ini Samsung merilis satu lagi model smartphone dari seri A yaitu Galaxy A11. Samsung sendiri sebelumnya telah merilis 15 ponsel yang dikeluarkan dari seri ini. Smartphone kelas menengah ini telah bisa dibeli per tanggal 1 Juni 2020.

Samsung Galaxy A11 ditujukan kepada para generasi muda karena beberapa fiturnya yang essensial seperti memiliki layar yang cukup lebar, kemampuan fast charging dan baterai yang berkapasitas besar.


Galaxy A11 memiliki panjang layar 6,4 inci dengan resolusi HD Plus. Dilengkapi dengan layar panel PLS yang memiliki desain infinity-O atau  layar dengan lubang kamera depan di pojok kiri atas.
Biasanya Samsung menyematkan desain layar Infinitiy-O di smartphone flaghsip atau produk kelas tinggi miliknya, namun kali ini Samsung mengusungnya pada ponsel ini. Sebelumnya pada seri lain dari Samsung Galaxy A memiliki desain layar infinity-U atau infinity V yang sama dengan seri Samsung Galaxy M. 


Untuk kameranya terdapat tiga Kamera belakang yang dimiliki Galaxy A11, yang dipasang dalam sebuah modul yang tersusun secara vertical. Modul tersebut terdiri dari kamera utama 13 MP (f/1.8), ultra wide 5 MP (f/2.2), dan depth sensor 2 MP (f/2.4) yang fungsinya sebagai stabilizer kamera.

Selain perangkat kamera, di bagian belakang ponsel terdapat sensor pemindai sidik jari untuk sistem keamanan perangkat. Untuk bagian depan ponsel terdapat kamera dengan resolusi 8 MP (f/2.0) yang dapat digunakan untuk selfie. 

Galaxy A11 memiliki inti chipset Snapdragon 450 yang dipadu dengan RAM 3 GB dan penyimpanan internal 32 GB. Memori ponsel ini dapat ditambahkan dengan kartu microSD hingga 512 GB. Total slot untuk MicroSD ada dua. 


Baca Juga:

Untuk Spesifikasi Samsung Galaxy A11 ini sebenarnya memiliki kemiripan dengan Galaxy M11 dan yang paling mencolok adalah kamera utama dengan resolusi gambar 13 MP dan RAM 3GB-nya.
Sistem operasi Android 10 ditanamkan pada Smartphone ini yang dilapisi antarmuka One UI. Untuk saat ini terdapat dua warna yang tersedia, yakni hitam dan putih. Samsung Galaxy A11 dijual dengan harga Rp 2.099.000 di Indonesia. 


Saat ini Samsung tengah mengadakan program flash sale dengan penawaran harga menjadi Rp 1.999.000, yang diadakan pada 1-7 Juni 2020. Dengan tambahan bonus jelly case, screen protector, dan berlangganan aplikasi JOOX secara gratis selama tiga bulan.

Bagi Anda tertarik dengan ponsel ini dan menginginkan harga promo dapat dilihat di situs resmi Samsung.com/id dan beberapa Online shop yaitu di Lazada, Shopee, Tokopedia, JD.ID, Blibli, Dinomarket , Erafone.com, Akulaku dan Bhinneka.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hape Layar Sentuh Sudah Mentok. Keyboard Qwerty Hidup Kembali?

Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY tampaknya belum sepenuhnya punah. Setelah hampir dua dekade didominasi layar sentuh kapasitif ala iPhone, tanda-tanda kebangkitan perangkat dengan tombol fisik mulai kembali terlihat, menantang arus utama desain smartphone modern yang sejak lama dianggap final. Sejak Apple memperkenalkan iPhone dan menyingkirkan keyboard fisik dari peta industri, pengguna dipaksa beradaptasi dengan papan ketik virtual. Meski semakin canggih, keyboard layar sentuh tetap memiliki keterbatasan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kecepatan dan presisi mengetik.  Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir muncul komunitas yang memodifikasi BlackBerry lawas dengan spesifikasi lebih modern, mulai dari prosesor lebih cepat, RAM lebih besar, baterai berkapasitas tinggi, hingga port USB-C. Fenomena ini tidak hanya didorong nostalgia, tetapi juga kekecewaan terhadap pengalaman mengetik di layar sentuh. Di CES 2026, sinyal kebangkitan QWERTY semakin jelas. C...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...

Harga RAM Naik, Jual Konverter SODIMM to DIMM Laris Manis

Lonjakan harga memori desktop dalam setahun terakhir mendorong sebagian gamer mencari solusi alternatif yang lebih ekonomis. Salah satu pendekatan yang mulai dilirik adalah memanfaatkan memori laptop berjenis SODIMM dengan bantuan adaptor SODIMM-to-DIMM, sehingga modul memori tersebut dapat digunakan pada sistem PC desktop. Menurut analisis 3DCenter.org, adaptor SODIMM-to-DIMM relatif murah dan mudah ditemukan di pasaran. Ketika dikombinasikan dengan memori SODIMM yang kenaikan harganya lebih moderat, pendekatan ini menjadi masuk akal secara finansial. Dalam periode satu tahun terakhir, harga memori SODIMM rata-rata naik sekitar 136 persen, jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan harga memori desktop DIMM yang mencapai 245 persen. Kondisi ini membuat pembelian memori laptop terlihat lebih rasional bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade atau merakit PC baru dengan anggaran terbatas. Dari sisi harga, selisihnya cukup signifikan. Modul DDR5-4800 SODIMM berkapasitas 16 GB saat ini dib...