Langsung ke konten utama

Tips Cara Membuat Vlog dengan Smartphone

Wabah Corona yang membuat orang-orang terpaksa tinggal di rumah menghadirkan tren baru. Banyak di antara mereka yang kini jadi gemar membuat konten dan meng-upload-nya ke Internet. Baik konten artikel, gambar infografis, ataupun video atau vlog.

Konten video sendiri bisa beraneka ragam dan digunakan di banyak platform. Mulai dari Instagram, Twitter, YouTube sampai ke yang saat ini sedang marak, yakni Tiktok.


Tetapi tahukah Anda bahwa kini membuat konten video, khususnya vlog, dapat dilakukan dengan cara sesimpel mungkin. Vlog dapat dilakukan dengan menggunakan smartphone bagi yang aktivitas keseharianya nge-vlog. Dan hasil vlog yang memakai smartphone pun tak kalah bagus dengan kamera digital.

Proses pembuatan video blog sebetulnya bisa saja dengan tidak perlu menggunakan kamera DSLR atau mirrorless, karena menggunakan smartphone juga bisa dilakukan dengan baik. Mulai dari proses merekam, mengedit hingga bahkan hingga meng-upload ke platform media sosial. Ini tentu tidak bisa dilakukan dengan kamera digital.

Nah, buat Anda yang ingin melakukannya, berikut ini tips cara membuat vlog dengan smartphone.


Untuk menunjang pembuatan sampai pengolahan video di atas, sebaiknya pilih smartphone dengan kualitas kamera yang baik. Demikian pula dari segi dapur pacu, performa sampai fitur-fitur yang ada di dalamnya. Misalnya perangkat yang menawarkan kamera resolusi tinggi dengan dilengkapi fitur telephoto ataupun wide camera.


Coba juga menggunakan perangkat tambahan seperti monopod ataupun tripod. Hal ini penting agar proses pengambilan video tetap stabil. Saat ini di berbagai e-commerce lokal ada banyak model tripod ukuran kecil yang khusus disediakan untuk ponsel pintar, sehingga ringan dibawa kemana saja dan bentuknya pun sangat simpel.


Baca Juga:



Manfaatkan kamera ultra wide-angle, kalau bisa yang menghadirkan stabilisasi gambar ganda, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun aktivitas lebih intens untuk vlogging. Dengan fitur tersebut, Anda akan mendapatkan kualitas video yang tajam dan stabil, meskipun posisinya saat berjalan maupun berlari.

Gunakan aplikasi editing yang mudah. Aplikasi editor video bisa membantu vlogger pemula membuat sebuah rekaman video secara cepat dan mudah. Selain itu, melalui aplikasi editing kamu bisa menyunting video supaya sesuai dan ditambahkan dengan genre musik yang sesuai keinginan.


Menggunakan aplikasi video editor, hasil akhir video log yang telah di buat juga bisa dibagikan langsung ke media seperti YouTube atau dengan media sosial lainnya. Anda juga bisa upload secara rutin seperti ke YouTube, Instagram, Twitter, Facebook atau bahkan media yang lainya agar video atau konten yang di buat dapat dilihat secara luas.

Saat ini banyak sekali berbagai jenis smartphone yang menawarkan fitur unggulan di kamera dengan kualitas perekaman video yang sangat baik. Merek dan harganya pun sangat bervariasi. Sebaiknya simak ulasan-ulasan para YouTuber, media ataupun sesama pengguna lainnya di Internet ataupun media sosial untuk mendapatkan smartphone yang paling tepat untuk kebutuhan Anda.

Selamat mencoba!

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Apple MacBook Murah Diumumkan. Siap Hadapi Chromebook?

Apple baru saja memperkenalkan laptop terbarunya yang menyasar segmen terjangkau, yakni MacBook Neo. Perangkat ini dibanderol mulai 599 dolar AS, atau sekitar 499 dolar AS untuk pelajar, menjadikannya salah satu laptop Mac paling murah yang pernah dirilis perusahaan tersebut. Meski demikian, peluncuran laptop ini langsung memicu perdebatan di kalangan pengguna teknologi. Kritik utama datang dari keputusan Apple yang hanya menyediakan RAM 8GB tanpa opsi upgrade, sesuatu yang dianggap kurang relevan untuk laptop yang dirilis pada 2026. Namun di balik keputusan tersebut terdapat alasan teknis yang cukup spesifik. MacBook Neo menggunakan chip Apple A18 Pro, prosesor yang sebelumnya dipakai pada iPhone 16 Pro. Chip ini diproduksi oleh TSMC dengan desain paket khusus yang sudah menyertakan memori LPDDR5X 8GB secara terintegrasi. Teknologi yang digunakan disebut Integrated Fan-Out Package on Package (InFO-PoP). Dalam metode ini, modul memori ditempatkan langsung di atas chip SoC dalam struktu...

Ubisoft Siapkan Sejumlah Remake Assassin’s Creed

Ubisoft akhirnya mengonfirmasi salah satu rumor terlama di komunitas gamer. Melalui blog resmi berjudul Assassin’s Creed: Into 2026, perusahaan tersebut memastikan bahwa proyek remake Assassin’s Creed IV: Black Flag memang sedang dikembangkan dengan nama Black Flag Resynced. Konfirmasi ini menjadi perubahan besar karena sebelumnya proyek tersebut hanya beredar sebagai bocoran dari berbagai sumber industri. Meski belum mengumumkan tanggal rilis maupun platform yang dituju, Ubisoft kini secara resmi memasukkan remake tersebut ke dalam roadmap pengembangan franchise Assassin’s Creed untuk beberapa tahun ke depan. Jean Guesdon, yang saat ini menjabat sebagai Head of Content untuk franchise tersebut, menjelaskan bahwa Ubisoft mulai mengadopsi pendekatan baru dalam mengelola seri Assassin’s Creed. Alih-alih merilis satu judul utama secara berurutan, perusahaan kini mengembangkan beberapa proyek secara paralel. Salah satu proyek yang disebut paling dekat menuju tahap peluncuran adalah Assassi...

Lisa Su Biztrip Ke Korea. Borong RAM?

CEO Lisa Su dikabarkan akan melakukan perjalanan ke Korea Selatan pada 18 Maret 2026 untuk bertemu para eksekutif industri teknologi dan membahas pasokan memori yang semakin krusial bagi industri AI. Menurut laporan media Korea dan Reuters, fokus utama kunjungan ini adalah mengamankan pasokan High Bandwidth Memory (HBM) yang menjadi komponen penting untuk akselerator AI modern. Kunjungan tersebut juga berlangsung berdekatan dengan acara Nvidia GTC yang digelar pada 16 sampai 19 Maret di San Jose. Dalam agenda tersebut, Su dijadwalkan bertemu dengan pimpinan Samsung Electronics, termasuk ketuanya Lee Jae-yong, serta CEO Naver Choi Soo-yeon untuk membahas kerja sama di sektor data center dan AI. HBM kini menjadi titik sempit dalam rantai pasok AI global. Permintaan melonjak seiring ekspansi data center dan pengembangan GPU AI dari perusahaan seperti AMD dan Nvidia. Bagi AMD, akses ke memori tersebut penting untuk memastikan produksi akselerator generasi berikutnya seperti seri AMD Inst...

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...