Langsung ke konten utama

8 Tips Mempercepat Koneksi Internet 4G dan WiFi Anda

Internet (International Networking) kini sudah menjadi kebutuhan banyak masyarakat secara luas, baik dalam hingga luar negeri. Hampir seluruh pekerjaan maupun hiburan kini membutuhkan internet agar dapat saling terkoneksi ke berbagai jaringan yang lainya.

Internet juga bisa menjadi masalah saat koneksi yang diberikan tidak stabil bahkan tidak terhubung ke jaringan. Hal seperti ini bisa membuat aktivitas terhambat apalagi di saat work from home (WFH) karena wabah Covid-19.


Hal-hal seperti lemotnya jaringan internet bisa membuat kita menjadi kurang nyaman, untuk itu ada beberapa cara yang efektif bisa kita lakukan agar koneksi internet yang kita gunakan kembali lancar seperti semula. Berikut caranya:


Gunakan Block Ads. Iklan bisa menjadi salah satu penyebab lemotnya internet yang kita gunakan, iklan pada internet menjadi penyebab karena memakan data lebih banyak hanya untuk mengakomodasi iklan. Untuk itu disarankan untuk menggunakan AdsBlocker, beberapa browsing seperti Opera dan UC Browser telah membekali fitur ini pada software-nya.

Airplane Mode. Airplane mode bisa menjadi salah satu cara untuk membuat koneksi internet menjadi cepat, fitur ini berfungsi untuk memutus koneksi internet ke operator. Matikan kembali fitur Airplane Mode, maka ada peluang koneksi Internet Anda menjadi lebih baik.

Hapus Cache. Cache yang dibiarkan menumpuk bisa membuat performa handphone menjadi berkurang, karena cache menggunakan penyimpanan internal yang memiliki efek memperngaruhi koneksi pada internet. Kita bisa menghapus cahce dengan cara settings - aplikasi - pilih aplikasi yang ingin dihapus cachenya - clear cache.


Baca Juga:


Optimasi Wifi dengan Power Cycling Router. Caranya sangat mudah, kita hanya perlu mematikan router wifi dan menunggu 10 detik, setelah itu silakan dinyalakan kembali. Saat kembali menyala, kecepatan dari internet akan kembali seperti semula.

Limitasi Bandwidth. Terkadang provider melakukan pembatasan bandwidth, untuk itu kita bisa mengatasinya dengan mengatur limitnya. Hal ini bisa dilakukan secara manual misalnya dengan membatasi kecepatan download dan update pada malam hari.

Bisa Juga Mengaktifkan QoS (Quality of Service) Yang Ada Pada Control Panel Router. Fitur ini biasanya untuk mencegah orang lain untuk melakukan download pada waktu tertentu dan hanya bisa melakukan download pada waktu yang telah ditentukan.


Cek Pengaturan Jaringan. Kita bisa mengubah jaringan kita menjadi 4G, jika daerah sudah mendukung sinyal 4G. Hal ini bisa dilakukan dengan menu setting dan mobile network setting pada jaringan HP.

Gunakan VPN. VPN bisa digunakan saat terjadi pelambatan pada internet di traffic tertentu. VPN bisa menjadi solusi berkat berubahnya alamat IP yang bisa mempercepat koneksi internet, tentu asal terhubung dengan IP yang tepat.

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P3. Laptop Bisnis yang Mengutamakan Produktivitas

Laptop bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda dibanding laptop konsumen. Selain performa yang stabil, perangkat di segmen ini dituntut menawarkan daya tahan baterai panjang, desain yang kokoh, fitur keamanan lengkap, serta kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu lama. Untuk melihat kemampuannya secara langsung, tim redaksi TeknoReview.net menggunakan Asus ExpertBook sebagai perangkat kerja utama selama beberapa minggu. Khususnya Asus ExpertBook P3 P3405CVA. Berikut review Asus ExpertBook P3 versi kami. Dalam pengujian sehari-hari, laptop ini digunakan untuk berbagai aktivitas produktivitas seperti membuka puluhan tab browser, mengolah dokumen, mengedit spreadsheet, mengikuti rapat virtual, hingga menjalankan berbagai aplikasi komunikasi secara bersamaan.  Hasilnya menunjukkan bahwa Asus ExpertBook memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional yang mengutamakan efisiensi dan stabilitas dibanding sekadar mengejar angka benchmark. Desain Asus ExpertBook langsung memberikan ke...

Samsung Galaxy Z Fold8 Resmi Meluncur, Desain Lebih Ringkas dengan Layar 7,6 Inci

Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold8 dalam ajang Galaxy Unpacked 2026 yang digelar di London, Inggris. Smartphone lipat generasi terbaru ini hadir dengan perubahan desain yang cukup signifikan. Berbeda dari pendahulunya yang cenderung memanjang, Galaxy Z Fold8 mengusung bodi yang lebih pendek dan lebar sehingga diklaim lebih nyaman digunakan, terutama saat dioperasikan dengan satu tangan. Dalam kondisi terlipat, Galaxy Z Fold8 memiliki dimensi 81,9 x 123,9 x 9,7 mm, sementara saat dibuka ukurannya menjadi 161,4 x 123,9 x 4,5 mm. Desain baru tersebut membuat perangkat ini memiliki bentuk menyerupai buku catatan kecil atau paspor, sekaligus memberikan pengalaman penggunaan yang lebih ergonomis dibanding generasi sebelumnya. Meski dimensinya lebih ringkas, Samsung tetap mempertahankan layar utama berukuran besar. Galaxy Z Fold8 menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X seluas 7,6 inci dengan resolusi 1.848 x 2.448 piksel, refresh rate adaptif hingga 120Hz, serta tingkat kecerahan mencapa...

Vivobook vs Zenbook 2026: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Jawaban Singkat: Asus Vivobook cocok untuk kamu yang butuh laptop harian dengan harga lebih terjangkau untuk browsing, kuliah, dan kerja kantoran ringan. Asus Zenbook lebih pas untuk profesional mobile, content creator, atau siapa pun yang butuh performa tinggi dalam bodi premium yang tipis dan ringan. Perdebatan Vivobook vs Zenbook sebenarnya bukan soal mana yang “lebih bagus”, tapi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Berikut perbandingan lengkapnya berdasarkan lini terbaru laptop Asus 2026. Desain dan Material: Plastik Modern vs Aluminium Premium Asus Vivobook mengusung desain plastik atau kombinasi plastik-metal dengan pilihan warna yang lebih variatif, cocok untuk kamu yang suka tampilan segar dan kasual. Asus Zenbook naik kelas dengan konstruksi aluminium unibody yang memberi kesan elegan dan solid, plus bodi setipis 1,1cm pada beberapa model, menjadikannya pilihan yang lebih “profesional” saat dibawa ke meeting klien. Performa dan Chip AI: Cukup vs Maksimal ...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...