Langsung ke konten utama

Pre-Order ASUS TUF Gaming A15 FX506 Digelar. Beli di Mana?

Kabar gembira untuk para penggemar laptop gaming, khususnya buat yang beranggaran terbatas. Dalam waktu dekat, Asus akan segera menghadirkan varian laptop gaming terjangkau terbarunya ke pasaran Indonesia. Ya, varian TUF Gaming akan mendapatkan update dan kini sudah mencapai generasi ke-6 yakni di lini TUF Gaming FX506.

Yang menarik, tak hanya harganya yang tetap terjangkau, TUF Gaming FX506 yang akan segera dihadirkan sudah menggunakan desain baru dan juga hardware terkini. Asus mengklaim, laptop andalannya ini akan segera menjadi primadona bagi para gamers yang menjadi laptop gaming bertenaga, tangguh dan terjangkau.


Ya, laptop terbaru ini hadir dengan memanfaatkan prosesor bertenaga yakni AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors. Dukungan komputasi grafis dari Nvidia Turing GPU dan layar dengan refresh rate 144Hz juga membuat TUF Gaming FX506 semakin menggiurkan.
TUF Gaming A15 FX506, nama lengkap laptop tersebut, diperkuat GPU Nvidia GeForce yang telah menggunakan arsitektur Turing terkini. Bahkan jajaran laptop ini merupakan laptop pertama di dunia yang mengadopsi Nvidia GeForce GTX 1650Ti terbaru.

Sebagai gambaran, GPU kelas entry tersebut lebih kencang dari GTX 1050 dan 1650 dan merupakan pilihan tepat bagi gamer yang menginginkan performa grafis lebih namun dengan harga yang tetap terjangkau.

Baca juga:



Arsitektur “Zen 2” terbaru dari AMD kini telah hadir untuk jajaran laptop melalui AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors. TUF Gaming A15 FX506 ditenagai oleh AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors yang menggunakan konfigurasi 8 core dan 16 thread. Prosesor generasi terbaru tersebut tidak hanya optimal untuk bermain game, tetapi juga untuk tugas berat lainnya khususnya multitasking.

AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors merupakan prosesor seri terbaru yang diproduksi menggunakan metode fabrikasi 7nm. Di TUF Gaming A15 FX506 terbaru prosesor tersebut juga akan ditemani dengan memori DDR4-3200, paling kencang di antara laptop gaming pada umumnya. Kombinasi tersebut memungkinkan peningkatan performa yang signifikan secara keseluruhan.

Untuk menghadirkan pengalaman gaming terbaik, laptop TUF Gaming A15 FX506 sudah dilengkapi dengan layar yang memiliki refresh rate 144Hz. Berkat chip grafis AMD Radeon yang terintegrasi dengan AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors, TUF Gaming A15 FX506 telah mendukung teknologi adaptive sync sehingga kompatibel digunakan bersama dengan monitor gaming yang juga mendukung teknologi tersebut.




TUF Gaming A15 FX506 hadir dengan layar IPS berukuran 15 inci dengan dukungan fitur NanoEdge bezel. Tidak hanya membuat tampilan lebih lega, NanoEdge yang membuat bezel layar lebih tipis juga membuat ukuran bodi secara keseluruhan menjadi lebih ringkas. TUF Gaming seri terbaru kini tampil dengan ukuran bodi hingga 8% lebih ringkas dari pendahulunya. Setiap varian juga telah dilengkapi dengan webcam yang diposisikan khusus untuk keperluan game streaming dan video conference.
Di Indonesia Asus TUF Gaming FX506 sudah bisa dipesan melalui sistem pre-order di lima e-commerce terkemuka. Mulai hari ini (18 Mei 2020), gamer dapat memesan ASUS TUF Gaming FX506 dengan harga mulai dari Rp14.299.000 di e-commerce berikut ini:

-    Tokopedia : https://bit.ly/TUFGamingFX506-Tokopedia
-    Shopee      : https://bit.ly/TUFGamingFX506-Shopee
-    JD.ID        : https://bit.ly/TUFGamingFX506-JD
-    Bhinneka  : https://bhnk.co/AsusTUF15
-    BliBli        : https://bit.ly/TUFGamingFX506-BliBli



Gamer yang melakukan pre-order ASUS TUF Gaming FX506 juga akan mendapatkan masker wajah eksklusif ROG Mask secara cuma-cuma selama persediaan masih ada.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Bot Kini Kuasai Internet. Manusia Resmi Tersalip

Internet tampaknya telah memasuki fase baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, lalu lintas yang dihasilkan bot disebut telah melampaui aktivitas manusia. Klaim tersebut datang dari CEO Cloudflare, Matthew Prince, yang mengungkapkan bahwa gelombang agen AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan prediksi industri sebelumnya. Menurut Cloudflare, perubahan ini bukan disebabkan oleh bot tradisional seperti crawler mesin pencari, spam bot, atau skrip otomatis yang selama ini memenuhi internet. Lonjakan justru berasal dari generasi baru agen AI yang dirancang untuk bertindak atas nama pengguna manusia. Agen-agen tersebut kini mampu menjalankan berbagai tugas secara mandiri, mulai dari membandingkan harga produk, mencari tiket perjalanan, memesan makanan, hingga berinteraksi dengan layanan pelanggan. Dalam banyak kasus, pengguna bahkan tidak lagi perlu mengunjungi situs web secara langsung karena proses pencarian informasi dilakukan sepenuhnya oleh AI. Data Cloudflare menunjukkan bahwa se...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Microsoft Kembangkan Perangkat Berbasis Android, Windows Ditinggalkan?

Microsoft diam-diam sedang menyiapkan babak baru dalam strategi perangkat keras berbasis AI. Menariknya, proyek yang dikenal sebagai Project Solara ini justru tidak dibangun di atas Windows, melainkan Android.  Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Microsoft melihat Windows dianggap kurang ideal untuk generasi perangkat AI berikutnya? Project Solara dirancang sebagai platform yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi konvensional. Microsoft bahkan telah memiliki dua purwarupa perangkat yang berfungsi penuh. Perangkat pertama berupa hub desktop yang dapat menerima perintah suara, mengenali pengguna melalui pemindaian wajah, hingga menampilkan informasi penting harian. Ketika dihubungkan ke monitor, perangkat tersebut dapat mengakses lingkungan Windows berbasis cloud. Perangkat kedua tampil lebih unik. Berbentuk lencana atau badge pintar, perangkat ini mengintegrasikan sensor sidik jari, kamera, serta kemampuan merekam dan mentranskripsi percakapan. Dalam demonst...

Intel Kian Serius Tantang AMD di Pasar Gaming

Intel akhirnya resmi memperkenalkan prosesor Arc G-Series, keluarga chip baru yang dirancang khusus untuk perangkat gaming handheld. Langkah ini menjadi upaya paling serius Intel untuk menembus pasar yang selama beberapa tahun terakhir didominasi AMD melalui berbagai perangkat populer seperti ROG Ally dan Legion Go. Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang mengadaptasi prosesor laptop ke perangkat portabel, Arc G-Series dikembangkan secara khusus untuk kebutuhan handheld gaming. Intel menghadirkan dua varian utama, Arc G3 dan Arc G3 Extreme, yang dibangun di atas arsitektur Panther Lake dan diproduksi menggunakan proses manufaktur 18A, teknologi fabrikasi terbaru perusahaan. Kedua chip mengusung konfigurasi 14 inti yang terdiri dari dua Performance Core, delapan Efficient Core, dan empat Low-Power Efficient Core. Namun daya tarik utamanya terletak pada sektor grafis. Varian Arc G3 Extreme dipadukan dengan GPU Intel Arc B390 berbasis arsitektur Xe3 yang telah mendukung ray tracing hardwa...