Langsung ke konten utama

Kelebihan Xiaomi Redmi 10X

Xiaomi semakin gencar menghadirkan smartphone terbaru. Meski masih rumor, smartphone mereka yang akan datang yakni Redmi 10X, kabarnya akan semakin berkualitas dan gesit performanya. Tak heran, produsen ponsel yang satu ini tidak bisa dihentikan karena mereka selalu menarik hati para penggemarnya.

Selain dibekali berbagai macam spesifikasi canggih yang diusung ponsel ini, seri baru Xiaomi ini juga memiliki fitur-fitur yang bisa dibilang life saver. Adapun fitur menarik yang menjadi kelebihan Xiaomi Redmi 10X antara lain adalah:


Fingerprint
Sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk mendata sidik jarinya. Mengacu peletakan Fingerprint di bagian rear mounted atau bagian belakang ponsel, tentu ponsel ini secara desain memang menyerupai ponsel canggih lainnya. Hadirnya fitur ini sebenarnya sangat berperan dengan keamanan.

Dengan menggunakan sensor yang hanya dimiliki secara pribadi, tentu privasi penggunaan ponsel akan semakin terjaga. Jika sudah terinstal sidik jari milik Anda, pastinya tidak akan ada orang yang bisa membuka ponsel melalui fitur tersebut.




Penggunanya hanya perlu menempelkan jari pada bagian sensor. Yang perlu dilakukan selanjutnya hanya membiarkan mesin bekerja dengan sekejap dan anda sudah bisa nikmati privasi yang luar biasa.

Accelerometer
Fitur yang juga termasuk dalam fitur sensor ini merupakan fitur yang sangat membantu. Dengan sejenis menggunakan fitur rotasi otomatis. Dengan hadirnya fitur tersebut, Anda bisa menyesuaikan konten tampilan dalam ponsel, baik dalam dimensi horizontal maupun vertikal. Pada dasarnya fitur ini akan memanfaatkan sensor gerakan dari objek ponsel itu sendiri.

Fitur Xiaomi Redmi 10X yang satu ini juga memungkinkan dalam menghindarkan getaran saat mengambil gambar. Menggunakan ponsel ini untuk mengambil foto jelas akan minim menghasilkan gambar yang blur. Dengan hadirnya fitur tersebut, foto hasil jepretan yang diambil dengan ponsel ini akan terlihat seperti hasil profesional.

Gyro
Fitur gyro mungkin kurang begitu terkenal, namun fitur yang satu ini sangat banyak manfaatnya. Terutama jika pengguna ponsel ingin mendapatkan kualitas bermain game yang sangat mantap, maka fitur Gyro ini bakal memberikan kemudahan kepada penggunanya.


Baca Juga:

Gyro sendiri memang sudah banyak digunakan oleh ponsel-ponsel canggih masa kini. Seperti yang kita ketahui memang budaya ngegame semakin marak di masa sekarang ini. Salah satu fitur HP Xiaomi Redmi 10X ini akan sangat terasa manfaatnya ketika dilakukan penggunaan game untuk jenis game yang bertipe adventure.

Dalam permainan game adventure, tentu dibutuhkan pergerakan pergeseran layar yang sangat intens. Dengan hadirnya Gyro ini, pengguna dapat menikmati gerakan yang cepat. Selain cepat, Gyro juga akan membuat pergerakan layar tersebut jadi lebih lembut, namun tetap peka.

Proximity
Masalah utama yang tentu jadi kendala menggunakan ponsel touchscreen adalah kebebasan layar untuk disentuh, bahkan bukan dengan jari. Padahal tentunya hal tersebut sangat berbahaya, mulai dari menyentuh aplikasi tidak sengaja hingga bisa menyebabkan kerusakan.


Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu fitur ini dipasang. Secara umum Proximity dapat menjadi sistem keamanan dari munculnya sentuhan-sentuhan yang tidak disengaja pada layar ponsel. Jika sebuah ponsel tidak mempunyai fitur yang satu ini. Bisa-bisa penggunanya tidak sengaja menelpon orang lain atau tidak sengaja melakukan kegiatan ponsel lainnya.

Selain kelebihan-kelebihan di atas, kelebihan Xiaomi Redmi 10X lainnya di antaranya adalah penggunaan chipset MediaTek Helio G85 yangkencang, layar besar 6,53 inci resolusi Full HD+ serta dilapis Corning Gorilla Glass 5, kamera utama 48MP, serta baterai besar 5.020mAh. Sangat menarik bukan?

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hape Layar Sentuh Sudah Mentok. Keyboard Qwerty Hidup Kembali?

Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY tampaknya belum sepenuhnya punah. Setelah hampir dua dekade didominasi layar sentuh kapasitif ala iPhone, tanda-tanda kebangkitan perangkat dengan tombol fisik mulai kembali terlihat, menantang arus utama desain smartphone modern yang sejak lama dianggap final. Sejak Apple memperkenalkan iPhone dan menyingkirkan keyboard fisik dari peta industri, pengguna dipaksa beradaptasi dengan papan ketik virtual. Meski semakin canggih, keyboard layar sentuh tetap memiliki keterbatasan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kecepatan dan presisi mengetik.  Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir muncul komunitas yang memodifikasi BlackBerry lawas dengan spesifikasi lebih modern, mulai dari prosesor lebih cepat, RAM lebih besar, baterai berkapasitas tinggi, hingga port USB-C. Fenomena ini tidak hanya didorong nostalgia, tetapi juga kekecewaan terhadap pengalaman mengetik di layar sentuh. Di CES 2026, sinyal kebangkitan QWERTY semakin jelas. C...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...