Langsung ke konten utama

Daftar Hp Samsung Infinity O

Saat ini, tren layar smartphone sudah semakin luas, dalam artian, rasio perbandingan layarnya dengan seluruh penampang area depan semakin besar. Bezel smartphone pun kini kian menipis, dan nyaris tanpa bingkai. Lalu, bagaimana caranya untuk menempatkan kamera depan?

Sejumlah produsen menggunakan berbagai metode. Ada yang menyembunyikan kamera depan dengan metode pop-up, ada yang menggunakan metode flip, di mana kamera belakang pun berfungsi menjadi kamera depan, ada pula yang meninggalkan lubang bulat dan menyisakan seluruh area smartphone lainnya menjadi bidang layar.


Metode inilah yang diambil Samsung, sang produsen terbesar asal Korea Seltan. Mereka sudah cukup lama menghadirkan konsep smartphone dengan layar Infinity-O. Ya, konsep ini merupakan smartphone yang memiliki lubang kecil di tengah-tengah area layar untuk menampung kamera depan.

Desain layar Infinity-O dari Samsung sendiri tidak hanya ditujukan untuk smartphone flaghsip premium mereka, namun sudah pula merambah sampai ke seri entry level terbaru. Berikut ini daftar hp samsung Infinity-O yang sudah diluncurkan di pasaran.

1. Samsung Galaxy A21


Samsung ini memiliki layar yang jernih dan tajam, serta kamera yang mumpuni. Spesifikasi lainnya meliputi layar Super AMOLED seluas 6,5 inci dengan resolusi 720 x 1600 pixels, chipset MediaTek Helio P35, RAM 3GB dengan memori internal 32GB.

Ia dibekali quad-camera belakang beresolusi 16MP, 8MP, 2MP dan 2MP, serta kamera depan untuk selfie 13MP. Samsung Galaxy A21 dibekali baterai berkapasitas 4.000 mAh yang telah dilengkapi teknologi Fast Charging 15 Watt.

2. Galaxy A51


Berkat layar Super AMOLED seluas 6,5 inci dari hp ini, smartphone ini tampak premium. Spesifikasi lainnya yang dimiliki Galaxy A51 di antaranya adalah, menggunakan chipset Exynos 9611 dipadukan dengan RAM 4GB/6GB dan memori internal 64GB/128GB.

Quad-camera belakangnya beresolusi 48MP, 12MP, 5MP dan 5MP, serta kamera depan beresolusi 32MP. HP Samsung Galaxy A51 dibekali baterai berkapasitas 4.000 mAh, dan sudah dilengkapi Fast Charging 15 Watt.

3. Galaxy A71


Samsung Galaxy A71 mengalami beberapa peningkatan di berbagai sektor, salah satunya pada desain layar yang mengusung Infinity-O.

Smartphone ini juga menggunakan layar Super AMOLED+ seluas 6,7 inci dengan resolusi 1080 x 2400 pixels. Untuk dapur pacunya, Galaxy A71 ditenagai chipset Snapdragon 730 dari Qualcomm, dipadukan RAM 6GB/8GB dan memori internal 12GB.

Di sektor fotografi, smartphone ini dibekali quad-camera belakang beresolusi 64 MP, 12 MP, 5 MP dan 5 MP, serta kamera depan untuk selfie 32MP. Kinerja perangkat juga disokong baterai berkapasitas 4.500mAh yang dilengkapi Fast Charging 25 Watt.

4. Galaxy Note 10 Lite.


Meskipun menyandang nama Lite, namun smartphone ini sangat layak untuk dibeli, terlebih buat Anda yang ingin merasakan S-Pen. Spesifikasi dari Samsung Galaxy Note 10 Lite ini meliputi layar Super AMOLED seluas 6,7 inci dengan resolusi 1080 x 2400 pixels. Untuk dapur pacunya menggunakan chipset Exynos 9810 yang disandingkan dengan RAM 6GB/8GB, dan memori internal 128GB.

Dibekali triple camera di belakang beresolusi 12 MP, 12 MP, 12 MP dan kamera depan beresolusi 32MP untuk kebutuhan selfie. Kinerja ponsel di pacu pula dengan baterai berkapasitas 4.500 mAh yang telah dilengkapi teknologi Fast Charging 25 Watt.


Baca Juga:

4. Galaxy S10


Smartphone ini masih menggunakan layar Super AMOLED+ seluas 6,7 inci dengan resolusi 1080 x 2400 pixels. Kinerja perangkat disokong chipset Snapdragon 855 dari Qualcomm, disandingkan dengan RAM 6GB/8GB.

Dengan memori internal 128GB/512GB, untuk kebutuhan fotografi, Galaxy S10 Lite dibekali triple camera belakang beresolusi 48MP, 12MP dan 5 MP, serta kamera selfie 32MP. Baterainya berkapasitas 4.500 mAh, dilengkapi teknologi Fast Charging 45 Watt.


5. Galaxy S20

Dengan layar Infinity-O. Perangkat ini sudah didukung Android 10 kustomisasi One UI 2. Spesifikasi lainnya yang dimiliki Galaxy S20 meliputi layar menggunakan Dynamic AMOLED seluas 6,2 inci dengan resolusi 1440 x 3200 pixels.

Kinerja perangkat didukung chipset Exynos 990 yang disandingkan dengan RAM 8GB dan memori internal 128GB. Di sektor fotografi, ia dibekali triple camera belakang beresolusi 12 MP, 64 MP dan 12 MP, serta kamera selfie 10 MP. Baterainya 4.000 mAh dengan teknologi Fast Charging 25 Watt.

6. Galaxy S20 Plus


Perangkat ini membawa sejumlah peningkatan dari Galaxy S20, seperti layar Dynamic AMOLED seluas 2X 6,7 inci dengan resolusi 1440 x 3200 pixels.

Kemudian, ia menggunakan chipset Exynos 990, disandingkan dengan RAM 8GB dan memori internal 128GB, baterai berkapasitas 4.500mAh berikut Fast Charging 25 W. Untuk kebutuhan fotografi, Galaxy S20 Plus dibekali quad-camera belakang beresolusi 12MP, 64MP, 12MP, 0.3MP  dan kamera selfie 10MP.


7. Galaxy S20 Ultra


Merupakan varian tertinggi di jajaran Galaxy S20 Series dan memiliki layar Dynamic AMOLED seluas 6,9 inci dengan desain Infinity-O. Perangkat ini ditenagai chipset Exynos 990, disokong RAM 12GB dengan memori internal 128GB, dan baterai 5.000 mAh berikut Fast Charging 45W.

Di sektor fotografi dibekali quad-camera belakang dengan resolusi 108MP, 48MP, 12MP dan 0.3MP, serta kamera depan untuk selfie 40MP.

Nah, dari daftar hp Samsung Infinity-O di atas, mana yang jadi pilihan Anda?

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

RTX 5050 Mundur, Nvidia Produksi Lagi RTX 3060?

Nvidia kembali memantik diskusi panas di segmen entry-level GPU setelah rumor terbaru menyebut peluncuran GeForce RTX 5050 varian 9GB ditunda hingga akhir Juni 2026. Penundaan ini menciptakan kekosongan di pasar GPU murah, segmen yang justru paling sensitif terhadap harga. Dikabarkan, penundaan tersebut memaksa Nvidia mengambil langkah yang terasa seperti mundur yakni menghidupkan kembali GeForce RTX 3060 12GB sebagai solusi sementara. Secara strategi, langkah ini sulit untuk tidak dikritisi. RTX 5050 9GB sejatinya diposisikan sebagai jawaban atas keterbatasan VRAM 8GB yang semakin terasa di game modern. Banyak judul terbaru kini menuntut kapasitas memori lebih besar, bahkan untuk setting menengah. Dalam konteks ini, konfigurasi 9GB memang terdengar “aneh”, tetapi tetap lebih relevan dibandingkan 8GB yang mulai menjadi bottleneck nyata. Namun, keputusan menunda produk tersebut justru membuka celah yang cukup besar. Nvidia seperti tidak memiliki opsi lain selain mengandalkan arsitektur ...

Kelebihan Realme C85 Pro. Baterai Badak Harga Rp3 Juta Saja!

Realme kembali meramaikan segmen menengah lewat peluncuran Realme C85 Pro. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi yang tidak biasa di kelas Rp3 jutaan, baterai jumbo 7.000 mAh, sertifikasi ketahanan tinggi, serta spesifikasi yang difokuskan untuk penggunaan intensif, terutama di luar ruangan. Secara positioning, Realme secara terang menargetkan pengguna lapangan. Mulai dari pekerja konstruksi hingga teknisi yang membutuhkan smartphone tangguh dan tahan lama. Sertifikasi IP69 Pro dan klaim standar militer menunjukkan pendekatan tersebut bukan sekadar gimmick. Namun, di titik ini, validasi penggunaan nyata tetap krusial untuk memastikan apakah proteksi tersebut benar-benar konsisten di kondisi ekstrem. Di sektor layar, Realme C85 Pro membawa panel AMOLED 6,8 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nits. Secara teknis, ini menjadi salah satu nilai jual utama, terutama untuk visibilitas di bawah sinar matahari langsung. Kombinasi...

Lawan MacBook Neo, Intel Perkenalkan Prosesor Murah. Ada AI-nya!

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor entry-level terbarunya, Intel Core Series 3 Wildcat Lake, yang secara agresif diarahkan ke era AI PC dengan klaim performa hingga 40 TOPS. Di atas kertas, ini terlihat seperti upaya Intel untuk “menurunkan” kapabilitas AI ke segmen yang selama ini identik dengan kompromi performa dan efisiensi. Wildcat Lake dibangun di atas proses manufaktur 18A, membawa desain SoC dua die yang cukup ambisius untuk kelas entry-level. Die utama menggabungkan CPU hybrid 6-core (2 P-core Cougar Cove dan 4 LPE core Darkmont), GPU Xe3 dua core, serta NPU 5 untuk akselerasi AI.  Sementara itu, die kedua difokuskan pada I/O dengan dukungan PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, hingga Wi-Fi 7, sebuah konfigurasi yang secara teknis terasa “overqualified” untuk segmen bawah. Intel merilis enam SKU dalam lini ini, mayoritas dengan konfigurasi serupa, kecuali varian Core 3 304 yang dipangkas menjadi 5 core dan hanya 24 TOPS AI. Seluruh lineup berjalan di TDP dasar 15W dengan turbo...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...