Langsung ke konten utama

Bug Software Kamera Samsung Galaxy S20 Series Berhasil Diatasi

Pengguna smartphone flagship seri Samsung Galaxy S20, Galaxy S20 Plus dan Galaxy S20 Ultra mengalami sedikit masalah. Sebagian kecil mengeluhkan kemampuan kamera di seri Galaxy S20 tersebut. Terutama pada saat menangkap fokus obyek dan masalah pada skin tone atau kualitas warna yang dihasilkan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Samsung segera mengembangkan pembaruan software yang telah digulirkan secara global. Pengguna Galaxy S20, S20 Plus dan S20 Ultra, termasuk pengguna di Indonesia pun kini sudah bisa memperbarui software di perangkat mereka.


Jenis Pembaruan di atas adalah pembaruan bernomor versi G9888XXU1ATCH dan G9888OLE1ATCH yang memiliki ukuran file antara 354MB hingga 415MB, tergantung perangkat dan perbaikan bug lainnya. Dan hasilnya, setelah di-update, versi aplikasi kamera meningkat dari 10.0.01.92 ke versi 10.0.01.98.


Salah satu contoh perbaikan lain adalah, pada versi sebelumnya, pengambilan gambar dengan mode malam memakan waktu lima detik, kini dipercepat menjadi empat detik.

Selain kamera, pembaruan software juga membawa peningkatan sistem keamanan perangkat, termasuk perbaikan bug.

Jika Anda ingin memperbaiki kemampuan kamera Samsung Galaxy S20 series Anda, pastikan Anda mempersiapakan kuota data yang memadai atau sebaiknya menggunakan konektivitas Wifi. Selain itu, pastikan kapasitas daya baterai pada saat mengunduh dan memperbarui software ini cukup atau harus di atas 50%, agar tidak mengalami gangguan atau ponsel mengalami tiba-tiba mati.


Baca Juga:

Pembaharuan ini sangat cepat dirilis Samsung untuk untuk mengatasi masalah pada kemampuan kameranya. Sebab, sektor kamera memang sangat vital di trio Galaxy S20 series. Apalagi kamera Galaxy S20 Ultra yang memiliki spesifikasi paling tinggi, yakni ultra wide 12 megapiksel, wide-angle 108 megapiksel, dan telefoto 48 megapiksel.

Selain itu, Galaxy S20 Ultra memiliki fitur Super Resolution Zoom yang bisa memperbesar objek hingga 100x. Sementara dua varian lain, yakni Galaxy S20 reguler dan Galaxy S20 Plus, memiliki spesifikasi hampir serupa, yakni ultra wide 12 megapiksel, wide-angle 12 megapiksel, dan telefoto 64 megapiksel.


Sebagai informasi tambahan, Galaxy S20 Plus memiliki satu lensa tambahan, yakni depthvision untuk menghasilkan efek bokeh. Untuk kamera depan Galaxy S20 reguler dan S20 Plus memiliki resolusi 10 megapiksel. Sementara Galaxy S20 Ultra dibekali dengan kamera selfie sebesar 40 megapiksel.

Anda memiliki smartphone Samsung di atas? Segera perbarui software Samsung Anda.

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

GPU Intel Arc Tidak Didukung oleh Game Baru Ini

Peluncuran Crimson Desert justru menyisakan masalah serius bagi sebagian gamer PC. Developer Pearl Abyss secara resmi mengonfirmasi bahwa game ini tidak mendukung GPU Intel Arc, bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali di platform tersebut. Masalahnya bukan sekadar performa atau optimasi yang buruk. Sejumlah pengguna melaporkan game gagal launch dengan pesan error “graphics device is currently not supported.” Artinya, ini adalah isu kompatibilitas total, bukan sekadar bug minor yang bisa ditambal lewat patch awal. Dalam FAQ resminya, Pearl Abyss menyatakan bahwa Crimson Desert “saat ini tidak mendukung Intel Arc” dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ada komitmen untuk memperbaikinya. Tidak ada roadmap, tidak ada janji update. Praktis menutup harapan pengguna Intel Arc dalam waktu dekat. Dampaknya cukup luas. Tidak hanya pengguna GPU diskrit, tetapi juga sistem dengan iGPU berbasis Arc, termasuk platform terbaru Intel ikut terdampak. Ini berpotensi mematikan kompatibilitas game dengan ...

2027, Aktivitas Bot Lampaui Manusia

Lalu lintas internet sedang menuju titik balik besar. Cloudflare memprediksi bahwa pada 2027, trafik bot berbasis AI akan melampaui aktivitas manusia di internet. Prediksi ini jauh lebih cepat dari yang banyak pihak perkirakan. Matthew Prince, CEO Cloudflare menilai, lonjakan ini didorong oleh perilaku agen AI yang jauh lebih “rakus” dibanding pengguna manusia. Jika seseorang hanya membuka beberapa situs untuk mencari produk, agen AI bisa mengunjungi ribuan halaman dalam waktu singkat untuk membandingkan data. Skala inilah yang mengubah pola trafik secara fundamental. Sebagai gambaran, sebelum era generative AI, bot sudah menyumbang sekitar 20 persen trafik internet, didominasi crawler seperti milik Google. Kini, dengan hadirnya agen AI yang terus aktif mengumpulkan dan memproses data, angka tersebut diperkirakan akan melonjak drastis hingga melampaui trafik manusia dalam dua tahun ke depan Dampaknya tidak sepele. Infrastruktur internet yang selama ini dirancang untuk aktivitas manusia...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...