Langsung ke konten utama

Spesifikasi dan Kamera Samsung Galaxy M31 Makin Hebat

Samsung resmi mengusung smartphone M series terbarunya, yakni seri Galaxy M31. Peluncuran perdana yang digelar oleh Samsung di India tersebut, mengungkap sejumlah fitur yang identik dengan pendahulunya, Galaxy M30s.

Beberapa di antaranya seperti chipset Exynos 9611 dan baterai dengan kapasitas daya tinggi, 6.000 mAh dengan fitur pengisian ulang cepat 15 watt. Meski begitu, tentu saja ada beberapa fitur yang membedakan Galaxy M31 dan M30s.


Dari sisi kamera misalnya, Galaxy M31 kini dibekali dengan empat kamera belakang. Keempat kamera belakang tersebut terdiri dari kamera utama 64 megapiksel, kamera ultrawide 8 megapiksel, kamera makro 5 megapiksel, serta kamera depth sensor 5 megapiksel.


Kamera Samsung Galaxy M31 itu juga sudah dilengkapi dengan fitur fotografi kekinian, seperti perekaman video 4K, AR Doodle, AR Emoji, hingga mode penjepretan video slow-motion di kamera depan.

Beralih ke aspek desain, Galaxy M31 mengusung layar Super AMOLED dengan luas bentangan 6,4 inci (resolusi Full HD Plus). Bagian atasnya dihiasi dengan poni (notch) berbentuk huruf "U" (Infinity-U) yang memuat kamera selfie 32 megapiksel (f/2.0).


Baca juga:

Untuk urusan hardware, chipset Exynos 9611 tadi dipadankan dengan RAM 6GB (LPDD4x) dan kapasitas media penyimpanan hingga 128 GB (UFS 2.1). Sementara pada sektor software, Galaxy M31 menjalankan sistem operasi teranyar Android 10 yang dilapis dengan sistem antarmuka ala Samsung, One UI 2.0.

Fitur lainnya mencakup pemindai sidik jari konvensional yang terletak di punggung, face unlock, konektor USB-C, Bluetooth 5.0, port audio 3,5 mm, serta dukungan Dolby Atmos 360 untuk pengalaman suara surround.


Dari sisi harga, Samsung Galaxy M31 dibandrol di kisaran angka 14.999 Rupee atau sekitar Rp 2,9 juta untuk varian RAM 6GB dan storage 64GB, serta 15.999 Rupee (sekitar Rp 3,1 juta) untuk model RAM 6GB dan storage 128GB.

Galaxy M31 sendiri bisa didapatkan di e-commerce Amazon India dan situs Samsung mulai 5 Maret mendatang, Meski begitu, belum diketahui secara pasti kapan penerus Galaxy M30s ini masuk ke Indonesia.

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Apple Maps Hapus Wilayah Lebanon Selatan, Diduga Dukung Operasi Israel

Langkah kontroversial dilakukan Apple setelah pengguna menemukan bahwa sebagian besar label wilayah di Lebanon Selatan menghilang dari layanan Apple Maps. Hilangnya nama desa dan kota di kawasan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah, memicu spekulasi bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa. Berbeda dengan Apple Maps, platform lain seperti Google Maps masih menampilkan informasi geografis secara lengkap di wilayah yang sama. Ketimpangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan pada Apple Maps bukanlah fenomena global, melainkan keputusan spesifik yang berpotensi memiliki implikasi geopolitik. Dalam konteks konflik, peta digital bukan hanya alat navigasi, tetapi juga instrumen informasi strategis. Penghapusan label wilayah dapat mengurangi visibilitas suatu area, baik bagi masyarakat sipil, organisasi bantuan, maupun pihak luar yang mencoba memahami situasi di lapangan. Dalam skenario ekstrem, hal ini bisa dianggap sebagai bentuk “penghapusan dig...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...