Langsung ke konten utama

Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi untuk Smartphone Android

Indonesia adalah salah satu negara yang rawan gempa karena tepat berada pada garis khatulistiwa dan Ring of Fire. Namun demikian, ada kabar gembira untuk pengguna smartphone. Perangkat ini bukan hanya canggih untuk komunikasi, akan tetapi seiring kemajuan teknologi yang semakin pesat, kini ia juga bisa mendeteksi gempa bumi.


Lewat sebuah aplikasi bernama "Myshake" yang bisa diinstalasikan pada smartphone Android terkini, kita bisa semakin mudah mendeteksi adanya gempa bumi.

Aplikasi ini sendiri dikembangkan dan diluncurkan oleh tim Seismological Laboratory dari California Institute of Technology baru-baru ini. Ia dapat mengubah smartphone menjadi detektor gempa bumi sekaligus alat bantu riset dengan mengumpulkan data-data seismik.


Selain digunakan untuk fitness tracking, NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) berencana untuk membangun system peringatan dini gempa bumi, dengan mengambil data yang dikumpulkan chip GPS milik smartphone yang bersangkutan.


Berbeda dengan proyek NASA JPL yang memanfaatkan GPS, MyShake menggunakan accelerometer milik smartphone untuk mengumpulkan data-data seismik. Keuntungannya adalah, pengguna tak perlu khawatir baterai smartphone-nya terkuras dengan cepat ketika aplikasi berjalan di background.

Baca juga:

Untuk mengetahui adanya potensi gempa, smartphone harus diletakkan di atas permukaan yang datar. Saat ada getaran yang terdeteksi, MyShake akan mengirim paket informasi berupa waktu, lokasi dan estimasi skala gempa ke server.


Dari situ server bisa mengirim balik peringatan dini gempa bumi hanya dalam waktu kurang dari satu detik, terutama jika ada banyak smartphone yang mengirim informasi secara bersamaan.

Tim UC Berkeley juga menyematkan algoritma khusus pada MyShake sehingga aplikasi dapat membedakan antara getaran yang memang disebabkan oleh gempa bumi atau yang biasa muncul sehari-harinya.

Dengan demikian, smartphone yang menjalankan aplikasi tidak akan terus menerus mengirim data yang sia-sia. Saat smartphone sedang di-charge, MyShake akan mengirim data yang lebih lengkap ke server, yang mencakup rekaman data seismik berdurasi lima menit. Bentuk peringatannya sendiri juga dilengkapi dengan prediksi waktu yang tersisa sebelum gempa benar-benar menyentak.


Kehadiran aplikasi seperti MyShake ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi negara-negara yang belum memiliki jaringan seismik untuk memberikan peringatan dini gempa bumi. Dan aplikasinya saat ini sudah dapat diunduh secara gratis melalui Google Play.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Kenapa Harga Laptop dan HP Terus Naik di 2026? Ini Penyebab Sebenarnya

Kalau belakangan ini kamu merasa harga laptop dan HP baru kok makin mahal dibanding beberapa tahun lalu, perasaanmu enggak salah. Sepanjang 2025 sampai 2026 ini, harga gadget baru memang mengalami kenaikan yang cukup terasa. Tapi kenaikan ini bukan tanpa sebab. Ada faktor besar di balik layar yang mendorong hampir semua merek menaikkan harga produknya secara serentak. Biang Keroknya Ada di Harga Chip Akar masalahnya ternyata bukan di laptop atau HP-nya langsung, tapi di komponen paling inti yakni prosesor dan chip. Harga prosesor Intel Core generasi 12 sampai 14 yang jadi otak dari banyak laptop mainstream tercatat naik hingga 30 persen.  Enggak cuma Intel, harga chip MediaTek Dimensity yang jadi andalan banyak HP kelas menengah juga ikut naik. Karena prosesor adalah komponen dengan porsi biaya produksi paling besar di sebuah gadget, begitu harga chip naik, otomatis harga jual akhir ke konsumen juga ikut terkerek naik. Kenapa Chip Bisa Semahal Ini? Ada beberapa faktor yang saling b...

Promo 17 Agustus 2026: Diskon Kemerdekaan HP dan Laptop Termurah Bulan Ini

Setiap tahun jelang 17 Agustus, e-commerce besar seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada rutin gelar promo bertema kemerdekaan, dan tahun 2026 ini kemungkinan besar polanya bakal sama. Kalau kamu memang sudah niat upgrade HP atau laptop, momen ini sering jadi salah satu waktu terbaik dalam setahun buat belanja gadget.  Yuk bahas apa saja yang biasanya didiskon dan gimana cara memaksimalkan promonya. Kategori Produk yang Biasa Kena Diskon Momen kemerdekaan biasanya jadi ajang unjuk diskon besar-besaran dari berbagai brand, mulai dari smartphone kelas menengah yang jadi andalan penjualan, aksesori seperti earbud dan power bank, sampai laptop-laptop entry level untuk kebutuhan sekolah dan kerja ringan. Selain diskon harga langsung, biasanya juga ada promo tambahan berupa cashback, voucher gratis ongkir, atau bundling aksesori gratis kalau kamu beli produk tertentu. Beberapa brand bahkan sengaja merilis varian warna spesial atau bundling khusus edisi kemerdekaan untuk menarik perhatian p...

Asus ExpertBook P5 G2 (P5405CAA): Laptop Kerja Terbaik untuk Profesional Modern

Asus ExpertBook P5 G2 (P5405CAA) adalah laptop kerja terbaik untuk profesional bisnis yang butuh performa Intel Core Ultra 7 Series 3, produktivitas berbasis AI lewat ASUS MyExpert. Hadir dengan desain tangguh berstandar militer, dan keamanan kelas bisnis ASUS ExpertGuardian, semua dalam satu perangkat ringkas seharga mulai Rp22.899.000. Performa Bertenaga untuk Kerja Berat ASUS ExpertBook P5 G2 mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 Processor 356H dengan Intel AI Boost, didukung memori DDR5x hingga 64GB dan dual SSD PCIe 4.0 hingga 3TB. Kombinasi ini menjadikannya laptop kerja yang mulus menangani multitasking berat, pengolahan berkas besar, dan alur kerja bisnis sehari hari, dengan performa yang tetap stabil berkat teknologi pendingin ASUS ExpertCool. Produktivitas Berbasis AI Lewat ASUS MyExpert, laptop ini menghadirkan asisten AI terpadu untuk chat, penerjemahan, dan pengelolaan berkas, sementara ASUS ExpertMeet otomatis merekam dan merangkum rapat lengkap dengan penerjema...

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Tipis, Bertenaga dan Baterai Jadi Nilai Jual Utama

Kalau kamu sedang mencari laptop tipis yang tidak membuat pundak pegal saat dibawa bepergian, tetapi tetap punya performa yang cukup untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, Acer Swift Go 14 AI Pro Edition layak masuk daftar pertimbangan.  Laptop ini dirancang untuk pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat untuk bekerja, belajar, meeting online, menikmati hiburan, hingga menjalankan sejumlah aplikasi berbasis AI. Jika digunakan berpindah dari kafe, ruang kerja, hingga perjalanan menggunakan kereta, karakter utama Swift Go 14 AI Pro Edition mulai terlihat. Laptop ini tidak mencoba menjadi mesin gaming atau workstation, melainkan menawarkan keseimbangan antara mobilitas, performa, efisiensi daya, dan pengalaman penggunaan harian. Berikut beberapa hal yang menurut kami penting diperhatikan sebelum membeli. Desain dan Build Quality: Tipis, Ringan, tetapi Tetap Kokoh Kesan pertama ketika membuka laptop ini adalah dimensinya yang sangat mendukung mobilitas. Bodinya relat...