Langsung ke konten utama

Advan G3 Pro Tawarkan Sensasi Bioskop dengan Genflix

Tersiar kabar bahwa Advan, salah satu produsen smartphone lokal yang masih sanggup bertahan di peta persaingan industri seluler di Indonesia, akan segera meluncurkan perangkat terbarunya yakni Advan G3 Pro 2020. Smartphone ini ditujukan untuk generasi milenial guna menunjang berbagai aktivitas.

Advan G3 Pro 2020 adalah smartphone terjangkau yang memiliki tampilan premium, sekaligus memiliki performa yang mumpuni. Ponsel G3 Pro 2020 hadir dengan body yang lebih tipis, berkilau, kokoh, serta terasa nyaman di genggaman.



Ia hadir dengan kualitas layar Pro serta dengan desain WaterDrop Screen, yang memiliki aspect ratio lebar hingga 85%. Advan G3 Pro 2020 juga memiliki dua slot kartu SIM, di mana dua slot tersebut telah mendukung teknologi 4G LTE (dual SIM/dual standby 4G). Sementara slot MicroSD memungkinkan penyimpanan tambahan diperbesar hingga 128GB.


G3 Pro 2020 diperkuat oleh prosesor octa-core SC9863A berbasis ARM Cortex A55 berkecepatan hingga 1.6GHz. Untuk menambah performanya, smartphone ini juga dipadankan dengan RAM 4GB dan ROM 64GB yang cukup lega sehingga Advan G3 Pro 2020 mampu menghadirkan pengalaman bermain game tanpa lag.



Ponsel ini juga memiliki daya baterai besar berdaya 3.000 mAh. Dan yang paling menarik, G3 Pro 2020 sangat cocok untuk menikmati konten multimedia dengan layar besar berukuran 6.3" dengan kualitas baik di resolusi HD+.

Baca juga:

Advan G3 Pro 2020 juga memiliki performa lain yaitu bundling aplikasi hiburan dan film Genflix dan Gtunes. Langganan gratis Genflix selama enam bulan diberikan Advan bagi seluruh pengguna G3 Pro 2020. Melalui Genflix, pengguna dapat menikmati ribuan tayangan olahraga serta aneka film Hollywood, Korea, Eropa, Thailand, film-film anime, serial televisi serta tentunya film Indonesia terbaru.

Bahkan tidak hanya itu saja, layanan streaming musik lokal Gtunes membuat pennguna pun bisa menikmati berbagai sajian musik indie dari band dan musisi Tanah Air selama enam bulan secara gratis.



Tak hanya multimedia, G3 Pro 2020 juga memiliki keunggulan dari fitur kamera, yang telah mengadopsi kamera ganda 12MP + 2MP AF dengan bukaan /f2.2. Sementara untuk kamera depan, ia memiliki resolusi 8MP juga dengan bukaan /f2.2. Ponsel ini juga bisa merekam video dengan kualitas hingga FHD 1920x1080p.

Dari sisi sistem operasi, Advan G3 Pro 2020 telah menggunakan sistem operasi Android Pie 9.0 yang telah dibekali fitur keamanan Face ID seperti pada ponsel canggih lainnya. Dengan fitur ini pengguna dapat membuka layar ponsel dengan cepat hanya dengan mengenali wajah yang didaftarkan sebelumnya.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hape Layar Sentuh Sudah Mentok. Keyboard Qwerty Hidup Kembali?

Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY tampaknya belum sepenuhnya punah. Setelah hampir dua dekade didominasi layar sentuh kapasitif ala iPhone, tanda-tanda kebangkitan perangkat dengan tombol fisik mulai kembali terlihat, menantang arus utama desain smartphone modern yang sejak lama dianggap final. Sejak Apple memperkenalkan iPhone dan menyingkirkan keyboard fisik dari peta industri, pengguna dipaksa beradaptasi dengan papan ketik virtual. Meski semakin canggih, keyboard layar sentuh tetap memiliki keterbatasan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kecepatan dan presisi mengetik.  Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir muncul komunitas yang memodifikasi BlackBerry lawas dengan spesifikasi lebih modern, mulai dari prosesor lebih cepat, RAM lebih besar, baterai berkapasitas tinggi, hingga port USB-C. Fenomena ini tidak hanya didorong nostalgia, tetapi juga kekecewaan terhadap pengalaman mengetik di layar sentuh. Di CES 2026, sinyal kebangkitan QWERTY semakin jelas. C...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...

Harga RAM Naik, Jual Konverter SODIMM to DIMM Laris Manis

Lonjakan harga memori desktop dalam setahun terakhir mendorong sebagian gamer mencari solusi alternatif yang lebih ekonomis. Salah satu pendekatan yang mulai dilirik adalah memanfaatkan memori laptop berjenis SODIMM dengan bantuan adaptor SODIMM-to-DIMM, sehingga modul memori tersebut dapat digunakan pada sistem PC desktop. Menurut analisis 3DCenter.org, adaptor SODIMM-to-DIMM relatif murah dan mudah ditemukan di pasaran. Ketika dikombinasikan dengan memori SODIMM yang kenaikan harganya lebih moderat, pendekatan ini menjadi masuk akal secara finansial. Dalam periode satu tahun terakhir, harga memori SODIMM rata-rata naik sekitar 136 persen, jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan harga memori desktop DIMM yang mencapai 245 persen. Kondisi ini membuat pembelian memori laptop terlihat lebih rasional bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade atau merakit PC baru dengan anggaran terbatas. Dari sisi harga, selisihnya cukup signifikan. Modul DDR5-4800 SODIMM berkapasitas 16 GB saat ini dib...