Langsung ke konten utama

Instagram Uji Coba Hapus “Like”

Baru-baru ini, salah satu aplikasi layanan media social terpopuler Intagram telah melakukan uji coba untuk menghilangkan jumlah “Likes” (suka) pada  konten foto dan video yang diunggah pengguna media sosial tersebut di Instagram. Dan ternyata, sebagian  pengguna di Indonesia pun sudah ikut terkena imbas dari percobaan ini.

Salah satu seorang pegawai swasta yang diwawancara CNN Indonesia mengungkapkan, menurutnya,  foto yang ia unggah pada akun Instagram miliknya tak lagi memunculkan angka jumlah Likes. Ia pun tak bisa melihat jumlah Like pada akun Instagram milik teman-temannya.


Menurut pengguna tersebut, jumlah Likes-nya tidak terlihat, yang ada hanya nama orang yang memberi Likes and others.


Tim pengembang Instagram memberikan alasan mengapa mereka melakukan uji coba tersebut. Menurut mereka, pihak Instagram ingin pengikut kami fokus terhadap apa yang pengguna bagikan di media sosial, tidak pada jumlah Like yang didapat dari unggahan. Informasi ini sendiri ditayangkan dalam bar yang muncul saat pengguna melihat siapa saja yang menyukai unggahannya.


Tentunya, banyak pro kontra yang muncul dari langkah yang diambil oleh Instagram tersebut.

Beberapa di antaranya menyebutkan, para selebgram akan kehilangan beberapa endorsment yang awalnya merupakan daya tarik para pengguna untuk berlomba-lomba menjadi influencer. Dengan tidak adanya fitur ini, tentunya sedikit banyak akan membawa pengaruh pada bisnis, politik, bahkan yang lainnya.

Baca juga:


Ada sebagian influencer terkenal yang telah mendapati dampak dari hal ini dan juga dengan selebriti internatsonal mancanegara. Tetapi tentunya, ada juga yang belum terkena pengaruh hal ini karena menurut Instagram, penghilangan fitur Like akan dilakukan secara bertahap mulai pekan-pekan ini.

Instagram menyebutkan, pengguna yang terkena pengaruh akan mendapatka notifikasi terlebih dahulu di aplikasi mereka. Pemberitahuan itu akan menyebutkan kalau pengguna tersebut merupakan bagian dari mereka yang menjadi bagian uji coba menghilangkan jumlah Likes di fitur Instagram.


Sangat menarik. Tentunya akan ada banyak perubahan terkait bagaimana para influencer bekerja dan para brand menilai hasil dari pengaruh para influencer tersebut jika Instagram benar-benar sudah menghapus fitur Like dari media social tersebut. Apakah akun Instagram Anda sudah tidak ada fitur Like-nya?

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Krisis RAM, Pasar Smartphone Diprediksi Turun Hingga 20% Lebih

Lonjakan harga memori dalam beberapa bulan terakhir mulai mengguncang industri elektronik konsumen, termasuk pasar smartphone global. Permintaan besar dari pusat data AI membuat produsen chip memprioritaskan segmen dengan margin tinggi, sehingga biaya komponen perangkat mobile ikut melonjak. Dampaknya, konsumen diperkirakan menunda pembelian dan upgrade perangkat. Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) memproyeksikan pengiriman smartphone global hanya mencapai sekitar 1,1 miliar unit pada 2026. Angka ini turun signifikan dari 1,26 miliar unit pada 2025. Proyeksi tersebut juga lebih pesimistis dibandingkan estimasi sebelumnya pada November 2025, yang memperkirakan penurunan jauh lebih moderat. Vice President Worldwide Client Devices IDC, Francisco Jeronimo, menyebut krisis memori sebagai “guncangan seperti tsunami” yang berasal dari rantai pasok DRAM dan NAND. Menurutnya, tekanan harga tidak hanya bersifat sementara dan diperkirakan memburuk sebelum membaik. Efeknya s...

Microsoft Akan Matikan Xbox?

Salah satu sosok penting di balik lahirnya Xbox, Seamus Blackley, melontarkan kritik tajam terhadap arah strategi Microsoft. Dalam wawancara dengan VentureBeat, ia menyebut perusahaan tengah secara bertahap “mematikan” Xbox di tengah ambisi besar pada teknologi kecerdasan buatan generatif. Pernyataan ini muncul setelah Microsoft menunjuk Asha Sharma sebagai CEO Xbox menggantikan Phil Spencer. Di saat yang sama, eksekutif senior Sarah Bond dikabarkan akan meninggalkan perusahaan. Sharma akan bekerja bersama Matt Booty, yang disebut sebagai figur kunci penghubung dengan studio game internal. Blackley menilai konteks perubahan ini sangat jelas. Ia menyoroti fokus besar CEO Satya Nadella pada AI generatif, yang menurutnya menggeser prioritas bisnis lain. Ia berpendapat Xbox bukan lagi inti strategi jangka panjang Microsoft. “Xbox, seperti banyak bisnis yang bukan AI, sedang ditutup perlahan,” ujarnya, meski mengakui hal tersebut tidak pernah disampaikan secara resmi. Menurut Blackley, pend...

Prosesor Desktop PC Terbaru AMD Mundur ke 2027?

Rumor terbaru menyebutkan bahwa prosesor desktop generasi berikutnya dari AMD berbasis arsitektur Zen 6, yang dikenal dengan codename “Olympic Ridge”, kemungkinan baru hadir pada 2027. Informasi ini cukup mengejutkan karena roadmap AMD sebelumnya mengisyaratkan debut Zen 6 pada 2026.  Hal tersebut memunculkan spekulasi bahwa peluncuran bisa dilakukan secara bertahap, bukan berarti pengembangan mengalami keterlambatan besar. Seperti sudah diduga, salah satu penjelasan yang dinilai masuk akal adalah prioritas pasar. AMD diperkirakan akan lebih dulu mengalokasikan chiplet Zen 6 ke segmen data center yang memiliki margin lebih tinggi. Permintaan server cenderung stabil dengan siklus validasi panjang, berbeda dengan pasar desktop DIY yang sensitif terhadap harga platform.  Dalam kondisi saat ini, harga dan ketersediaan DDR5 masih menjadi faktor krusial dalam menentukan daya tarik platform baru. Zen 6 di sisi klien diperkirakan tetap membawa peningkatan IPC, dukungan instruksi baru,...