Langsung ke konten utama

Cara Menghemat Kuota Internet Saat di Instagram

Musim liburan dan Lebaran merupakan momen-momen di mana kita warga netizen yang juga sebagai pengguna smartphone ataupun penggemar fotografi banyak melakukan dokumentasi foto lalu mengunggahnya di Internet. Untuk upload foto-foto ke Internet sendiri, apalagi aplikasi paling beken yang enak digunakan untuk sharing dan panjat sosial kalau bukan Instagram?

Yang jadi masalah, nggak semua dari kita punya kuota unlimited saat mengisi liburan. Kalau di hari biasa, kita punya akses super kencang dan kuota berlimpah-limpah baik wifi di rumah ataupun di kantor. Mager dikit, kita bisa sambil santai-santai di gerai kopi semacam Starbucks atau nongkrong di mall yang juga menyediakan akses wifi gratis. Kalau di kampung halaman?


Satu-satunya harapan adalah paket Internet dari operator. Paket Internet unlimited, tentu ada. Tapi ya nggak murah. Butuh sehari, seminggu bisa saja sebenarnya. Tapi ya, sayang kan, kalau sudah mahal-mahal beli paket internet unlimited tetapi cuma buat upload foto di Instagram. Alternatifnya, ya dihemat saja kuota internetnya? Maksudnya?


Bukan. Bukan menghemat dengan jarang upload atau jarak cek Instagram untuk melihat timeline dan posting insta story teman-teman, sahabat dan kerabat. Tetapi gunakan fitur baru Instagram untuk menghemat kuota. Memang ada? Bagaimana caranya? Nah ini dia:

Baca juga:

•    Pertama, dari tampilan utama aplikasi Instagram Anda, klik icon settings (garis tiga) di sudut kanan atas.
•    Berikutnya, klik settings di paling bawah
•    Setelah itu, klik di bagian Account
•    Berikutnya, klik di bagian Cellular Data Use
•    Setelah itu, di bagian Use Less Data, geser slider Data Saver ke kanan
•    Berikutnya tap di bagian High Resolution Media lalu pilih salah satu. Kalau kuota Internet Anda terbatas, beri saja centang di Wifi Only.


Kalau sudah demikian, foto-foto resolusi tinggi hanya akan di-download oleh Instagram dan ditampilkan di timeline Anda hanya saat smartphone terhubung ke Wifi saja.

Sebagai informasi, fitur Mode Penghemat Data ini sendiri baru diluncurkan secara bertahap oleh Instagram mulai tanggal 5 Juni 2019 dan akan tersedia secara global untuk perangkat Android. Kalau di aplikasi Instagram Anda belum ada fitur ini, coba cek PlayStore apakah Instagram Anda perlu di-update, atau Anda memang belum kebagian. Informasi lebih lanjut mengenai fitur ini, kunjungi Pusat Bantuan Instagram.

Postingan Populer

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...

Windows 10 Dapat Update Keamanan. Atasi Bug File Exploder dan Secure Boot

Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut. Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.  Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual. >Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan me...

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop AMD Terbaik untuk Laptop Bisnis SMB

Mencari laptop AMD yang juga mumpuni sebagai laptop bisnis untuk profesional hybrid dan pemimpin SMB? ASUS ExpertBook P5 G2 PM5406 hadir dalam dua pilihan layar, 14 inci IPS atau OLED, memadukan performa AI yang cepat, visual memukau, ketahanan setara standar militer, dan keamanan kelas enterprise dalam satu perangkat. “Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia,” kata Eric Khoven, Commercial Director, ASUS Indonesia. Performa Laptop AMD yang Siap untuk Beban Kerja AI Sebagai laptop AMD, ExpertBook P5 G2 dipersenjatai prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 (55 NPU TOPS) untuk varian project, sementara unit ritel Indonesia memakai AMD Ryzen™ AI 7 445 (50 NPU TOPS). RAM dapat ditingkatkan hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan hingga 3TB d...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...