Langsung ke konten utama

Review ASUS ROG Zephyrus S GX701GX Refresh

Tak main-main Asus mengguncang pasar gaming Indonesia. Mengawali paruh kedua tahun 2019, produsen asal Taiwan tersebut menggempur pasar dengan sejumlah tipe laptop gaming terbarunya. Yang menarik, semuanya sudah diperkuat oleh prosesor terbaru Intel Core generasi ke-9 dan juga grafis mutakhir Nvidia GeForce RTX ataupun GTX 16 series.

Salah satu produk yang jadi primadona adalah Asus ROG Zephyrus S GX701GXR alias Refresh. Ya. Produk ini sama persis seperti ASUS ROG Zephyrus S GX701GX yang pernah kita bahas sebelumnya. Tidak ada bedanya. Lalu, refresh-nya di mana? Perbedaan utamanya adalah pada prosesor Intel Core generasi terbaru yang disematkan di laptop gaming ultra tipis ini.


Laptop Gaming 17-inci Paling Ringkas di Dunia adalah gelar resmi yang dimiliki oleh Zephyrus S GX701GXR. Hingga saat ini, tidak ada laptop gaming yang memiliki bodi lebih ringkas dan tipis dari laptop gaming besutan ASUS ini. Selain tipis dan ringkas, ROG Zephyrus S GX701GXR juga dilengkapi dengan beragam fitur khusus yang dirancang untuk memberikan pengalaman bermain game lebih baik.


Desain Super Narrow Display
Teknologi pertama yang menjadi keunggulan laptop gaming yang satu ini adalah Super Narrow Display yang membuat bezel pada layar ROG Zephyrus GX701GXR tampil sangat tipis. Tidak main-main, ukuran bezel-nya hanya 6,9mm sehingga laptop gaming ini berhasil tampil dengan screen-to-body ratio hingga 81 persen.

Bezel yang sangat tipis juga membuat bodi ROG Zephyrus S dapat tampil lebih ringkas dari laptop gaming sekelasnya. Meski mengusung layar 17-inci, ROG Zephyrus S GX701GXR memiliki dimensi bodi sebesar 399x272 milimeter atau sekitar 23 persen lebih kecil dari sebagian besar laptop gaming 17 inci lainnya yang ada di pasar saat ini.

Super Narrow Display tidak hanya membuat bodi ROG Zephyrus GX701GXR semakin ringkas tetapi juga lebih nyaman dan memikat ketika digunakan. Karena bezel-nya sangat tipis, laptop gaming ini tampak hadir dengan layar yang lebih luas sehingga memaksimalkan pengalaman visual secara menyeluruh.

ROG Active Aerodynamic System
ROG Zephyrus S GX701GXR merupakan laptop gaming kelas atas yang dilengkapi dengan berbagai komponen yang performanya super kencang. Agar performanya tetap stabil, dibutuhkan sebuah sistem pendingin khusus yang mampu menjaga suhu seluruh komponen di dalam laptop ini.

Menghadirkan sistem pendingin untuk komponen berperforma tinggi yang ditempatkan di bodi laptop berukuran super ringkas dan tipis merupakan tantangan yang tidak mudah. Namun tim riset dan pengembang di ASUS berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan menghadirkan teknologi pendingin bernama Active Aerodynamic System (AAS).


AAS di ROG Zephyrus S GX701GXR memiliki mekanisme yang sangat unik. Bagian bawah bodi laptop gaming ini akan terbuka secara otomatis ketika digunakan atau layarnya diangkat. Dengan mekanisme tersebut, ROG Zephyrus S GX701GXR menjadi memiliki rongga udara ekstra yang membuat sistem pendingin bisa berjalan lebih optimal.

Sistem pendingin AAS telah didukung dengan fitur seperti Anti-Dust Cooling, serta komponen khusus yaitu kipas 12V yang masing-masing memiliki 83 blade, heatsink dengan 250 fin, serta 5 heatpipe khusus. Tidak hanya itu, sistem pendingin AAS juga berkontribusi dalam membuat ROG Zephyrus S GX701GXR sebagai laptop gaming 17 inci paling tipis di dunia.

Layar Untuk Gamer dan Profesional
Layar merupakan salah satu nilai plus ROG Zephyrus S GX701GXR. Jika laptop gaming selalu mengutamakan refresh rate dan response time serta mengabaikan kualitas warna, ROG Zephyrus S GX701GXR justru bisa menghadirkan semuanya dengan sempurna. Laptop gaming ini menggunakan panel dengan refresh rate hingga 144Hz dan response time 3ms (grey-to-grey) yang merupakan standar di industri eSports profesional. Tidak hanya itu, panel yang diusung juga memiliki tingkat akurasi warna yang tinggi dan telah didukung oleh ProArt TruColor Technology. ditambah lagi layar laptop ini telah dikalibrasi sejak awal dan mengantongi sertifikasi Pantone Validated Display.

Penggunaan layar tersebut membuat ROG Zephyrus S GX701GXR tidak hanya ideal untuk gamer yang menginginkan laptop berperforma tinggi dengan layar terbaik. Kalangan profesional grafis dan kreator konten pun bahkan bisa memanfaatkan laptop ini sebagai perangkat untuk menunjang pekerjaannya.

Baca juga:

GPU Switch
ROG Zephyrus S GX701GXR merupakan laptop gaming yang dibekali dengan G-Sync, yaitu teknologi dari NVIDIA agar efek stuttering dan tearing tidak muncul saat bermain game. Sayangnya, teknologi tersebut membutuhkan chip grafis NVIDIA GeForce yang tertanam di laptop ini untuk tetap aktif sehingga memakan daya baterai ekstra bahkan saat tidak digunakan bermain game.

Mengatasi masalah tersebut, ASUS menghadirkan sebuah fiturbernama GPU Switch yang memungkinkan fitur G-Sync untuk dimatikan dan pengguna bisa memanfaatkan chip grafis terintegrasi Intel HD Graphics yang lebih hemat daya ketika menggunakan laptop ini tanpa terhubung ke sumber listrik. Hebatnya, fitur ini memungkinkan G-Sync untuk dimatikan dan dinyalakan tanpa harus melakukan reboot.

Keyboard Gaming dengan RGB Backlit
Keyboard merupakan perangkat kontrol utama di laptop gaming. Untuk itulah ROG Zephyrus S GX701GXR dilengkapi dengan keyboard khusus dengan fitur yang dapat meningkatkan pengalaman bermain. Selain tampil dengan layout khusus untuk bermain game, keyboard laptop gaming ini juga menggunakan tombol yang dilengkapi fitur anti-ghosting lewat teknologi N-Key Rollover.

Tidak ketinggalan pula fitur Per-Key RGB Lighting sehingga pengguna laptop ini bisa memilih warna backlit di setiap tombol keyboard-nya. Karena didukung oleh AURA RGB, fitur RGB Backlit di laptop ini mampu menampilkan kombinasi warna yang sangat banyak dan telah dilengkapi dengan preset tampilan seperti Static, Strobing, Breathing, Rainbow, dan Comet.


Audio Powerful
Bukan laptop gaming jika tidak dilengkapi dengan sistem audio khusus. Agar penggunanya mendapatkan pengalaman gaming terbaik, ROG Zephyrus S GX701GXR telah dilengkapi dengan sistem audio khusus yang ditenagai oleh teknologi Smart Amplifier sehingga suara yang dihasilkan dapat lebih keras dan detail.

Smart Amplifier memungkinkan suara yang dihasilkan menjadi 2,5 kali lebih keras, mampu menghasilkan suara bass 1,6 kali lebih kencang, dan memiliki dynamic range 1,5 kali lebih baik. Sistem audio di ROG Zephyrus S GX701GXR juga telah mendukung 7.1 Surround Audio serta telah memiliki sertifikasi Hi-Res Audio.

Khusus ROG Zephyrus S GX701GXR, terdapat sebuah fitur berupa Volume Wheel yang dapat digunakan untuk mengontrol volume secara langsung ketika sedang bermain game. Jadi pengguna tidak perlu lagi menggunakan kombinasi tombol di keyboard untuk mengontrol volume di tengah-tengah permainan.

USB Type-C Charging
ROG Zephyrus S GX701GXR hadir dengan port USB Type-C yang tidak hanya bisa digunakan sebagai fasilitas transfer data berkecepatan tinggi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya baterai laptop ini. Hal tersebut dikarenakan ROG Zephyrus S GX701GXR sudah dilengkapi fitur USB Type-C Power Delivery yang juga mendukung teknologi fast charging.

Menggunakan adapter USB Type-C berdaya 60W, daya baterai di ROG Zephyrus S GX701GXR dapat diisi hingga kapasitas 100 persen hanya dalam waktu 150 menit. Dukungan USB Type-C Power Delivery juga membuat daya baterai laptop ini bisa diisi menggunakan power bank seperti ZenPower Pro.



Performa Ultra Kencang
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ROG Zephyrus S GX701GXR merupakan sebuah laptop gaming premium yang dilengkapi dengan hardware terbaik di kelasnya. Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core i7-9750H yang memiliki konfigurasi 6 core dan 12 thread dengan kecepatan pemrosesan hingga 4,5GHz.


Prosesor ini sangat ideal digunakan sebagai penunjang kegiatan para content creator yang sering menggunakan aplikasi video atau photo editing yang rata-rata membutuhkan banyak core dan thread agar bisa berjalan optimal.

Hasil benchmark menggunakan Cinebench R15 juga menunjukkan prosesor ini mampu menghasilkan skor hingga 1200 poin, lebih tinggi dari prosesor Intel Core generasi sebelumnya. Berikut ini hasilnya dan juga beberapa pengukuran dengan software benchmark lain serta game.







Kesimpulan
Sebagai sebuah notebook gaming, ROG Zephyrus S GX701GXR ini merupakan notebook yang bisa dibilang "gak ada lawan". Performanya luar biasa, dimensi tipis dan kompak, fitur dan kemampuan pun sangat hebat. Dari seluruh gamers yang ada, rasanya tak ada satupun yang tak tertarik untuk beralih ke notebook yang satu ini. Kalaupun ada, mungkin hanya mereka para pengguna ROG Zephyrus S GX701GX versi original.

Harga yang dibanderol mencapai hingga 50 juta lebih untuk notebook yang satu ini, tampaknya cukup sebanding dengan apa yang ditawarkan. Tertarik untuk memilikinya?

Postingan Populer

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Pangsa Pasar Sistem Operasi Desktop Dikuasai Windows 11 dengan 72%

Data terbaru dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini semakin mendominasi pasar sistem operasi desktop. Pangsa pasarnya dilaporkan telah mencapai sekitar 72,78 persen, sementara Windows 10 turun drastis menjadi 26,27 persen. Perubahan ini menandai percepatan adopsi yang cukup signifikan dibandingkan akhir 2025. Saat itu Windows 11 baru saja melampaui 50 persen pangsa pasar, sementara Windows 10 masih mempertahankan basis pengguna yang jauh lebih besar. Kini, jarak keduanya terus melebar. Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan resmi bagi Windows 10. Batasan siklus hidup produk tersebut mendorong banyak pengguna dan organisasi untuk beralih ke platform yang lebih baru. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut bukan lagi sekadar pilihan fitur, melainkan kebutuhan untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem. Selain itu, proses upgrade juga sering kali terjadi secara tidak langsung melalui pembelian perangkat baru. Kom...