Langsung ke konten utama

Cara Optimal Menggunakan Mode Pro Kamera Vivo V15

Saat ini, siapa sih yang nggak doyan motret? Apalagi memotret suasana malam hari di kawasan perkotaan yang penuh cahaya warna-warni lampu. Skenario ini menjadi objek menarik untuk diabadikan oleh para pehobi fotografi.

Kalau Anda menggunakan smartphone Vivo V15, Anda tidak perlu khawatir terhadap kualitas hasil jepretan malam hari meski dalam kondisi low light. Pasalnya, ada fitur AI Night Mode dan pemanfaatan mode manual. Fitur Profesional di kamera belakang AI Triple Camera Vivo V15 dapat dioptimalkan untuk menghasilkan foto di malam hari.


Kualitas foto hasil Vivo V15 cukup baik untuk ditampilkan dan dibagikan melalui Instagram, Facebook dan platform jejaring media sosial lainnya. Bahkan dengan teknik yang tepat, foto malam hari yang dihasilkan hasilnya bisa lebih maksimal. Bagaimana caranya?


Teknik Dasar Mobile Photography
Sebelum mulai membahas, kita perlu mengetahui dulu teknik dasar mobile photography. Memotret langit di malam hari memerlukan teknik long exposure shot. Artinya, pengguna harus dalam posisi diam lebih lama daripada bidikan normal, dan saat menekan tombol shutter, kita harus berada dalam posisi stabil.

Baca juga:

Untuk mengatasi kendala genggaman tangan yang sering goyang, maka pengguna memerlukan bantuan sebuah tripod. Bisa juga memanfaatkan permukaan yang rata agar proses pengambilan foto dari kamera belakang Vivo V15 tidak ada gangguan.

Selain itu, salah satu hal terpenting saat memotret bentang langit adalah posisi fotografer berada di tempat yang gelap dan lapang. Pengguna Vivo V15 juga perlu memperhatikan tidak ada sumber cahaya lain di sekeliling yang dapat mengganggu bingkai foto.

Contohnya, ketika memotret bintang di langit, pengguna sebaiknya menghindari bulan masuk ke dalam frame foto. Cahaya yang memancar dari bulan akan mengganggu keseimbangan cahaya, akhirnya menghasilkan foto yang kurang baik. Setelah itu, begini caranya:


•    Aktifkan aplikasi kamera Pro yang disertakan di Vivo V15, yang menyertakan kontrol manual.
•    Geser ke fokus manual dan tap pada area bingkai.
•    Berikutnya, atur shutter speed atau kecepatan rana menjadi 8 (delapan) detik.
•    Kecepatan rana yang lebih lama akan menangkap lebih banyak cahaya. Apabila terlalu banyak sinar yang masuk ke dalam sensor kamera maka berpotensi justru membuat tampilan langit menjadi putih.
•    Atur level ISO menjadi 400-800, tergantung pada cahaya yang ingin ditangkap.
•    Setelah posisi kamera siap maka pengguna hanya perlu menekan tombol shutter di layar Vivo V15 dan menunggu proses pengambilan gambar selesai.


Teknik memotret langit di malam hari dengan mode Pro ini melengkapi kemampuan Vivo V15 yang bisa digunakan untuk mendukung night photography lewat AI Night Mode. Selebihnya, kreativitas pengguna yang akan menentukan keindahan foto yang dihasilkan. Selamat mencoba!

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...