Langsung ke konten utama

Android 10 Alias Android Q Segera Dirilis. Apa Fitur Terbarunya?

Di ajang Google I/O 2019, Google mengumumkan bahwa mereka akan segera menghadirkan system operasi versi terbarunya ke pasaran, yakni Android 10 alias Android Q. Sistem operasi yang belum punya nama resmi ini, disebut-sebut punya tiga fungsi utama yang dikembangkan. Yakni inovasi, sekuriti atau privasi, serta digital wellbeing.

Sampai saat ini, Android Q sendiri memang masih hadir dalam bentuk versi Beta 3. Dan Google berjanji, mereka akan menghadirkan OS tersebut secara resmi pada pertengahan 2019. Lalu, apa fitur terbaru dari Android 10 alias Android Q tersebut?


Dukungan foldable smartphone
Google menyebutkan, Android Q merupakan sistem operasi pertama mereka yang sudah mulai mendukung smartphone layar lipat yang digadang-gadang akan menjadi tren yang akan datang di dunia smartphone. Android Q akan menjadi OS pertama yang mendukung inovasi perangkat seluler tersebut.
Android Q telah dirancang untuk memenuhi pengoperasian ponsel layar lipat dengan maksimal. Salah satunya, game akan tetap berjalan meski dilakukan pelipatan layar. Selain itu, Penggunaan berbagai aplikasi juga bisa dilakukan bersamaan.

Dukungan Konektivitas 5G
Seperti diketahui, jaringan seluler generasi kelima tersebut menawarkan kecepatan internet tinggi dengan latensi yang rendahnya. Ke depan, 5G dipastikan akan terus berkembang dan Google tak ingin ketinggalan dengan dukungan 5G untuk Android Q.

Baca juga:

Live Caption
Fitur ini merupakan salah satu fitur yang paling menarik. Sebuah video memungkinkan audio diterjemahkan ke dalam teks secara real-time. Teks tersebut lantas akan terpampang di depan video. Hebatnya, proses penerjemahan bisa dilakukan tanpa harus terhubung dengan internet. Live Caption juga ditujukan kepada para tunarungu agar dapat merasakan emosi dalam video tersebut.

Smart Reply
Fitur Smart Reply dapat membantu memprediksi kata apa yang akan kalian balas dalam sebuah chat. Ini juga berlaku untuk emoji. Fitur ini bekerja di semua aplikasi pesan instan di smartphone berbasis Android.

Suggested Actions
Bila ada seseorang yang mengirimkan alamat, maka otomatis Android Q akan mengarahkan ke Google Maps.

Dark Theme
Akhirnya setelah cukup lama dinanti, Google menghadirkan tema gelap di Android Q. Para developer yang hadir Google I/O langsung menyambut gembira ketika fitur tersebut diperkenalkan. Dark Theme juga diyakini dapat menghemat baterai perangkat.

Security & Privacy
Berbicara satu ini, Google mulai serius. Melalui Android Q, pengguna dapat melakukan pembatasan terhadap lokasi, riwayat penelusuran, kontak, dan informasi data sensitif lainnya. Android Q juga akan memperkuat keamanan Google Play terhadap serangan dari aplikasi malware.

Focus Mode
Fitur ini dapat mengidentifikasi dan memblokir aplikasi tertentu yang dinilai mengganggu dan bisa pula membisukan notifikasinya. Sebagai contoh, saat pengguna sedang fokus, tetapi diganggu oleh promosi dari game yang disukai. Dengan Focus Mode, diharapkan pengguna tidak terganggu lagi dengan hal semacam itu.


Parental Controls
Masalah kecanduan gadget yang dialami anak-anak juga menjadi perhatian Google. Fitur Parental Controls memungkinkan orang tua dapat mengontrol waktu penggunaan perangkat oleh anak-anak. Misalnya, anak-anak memainkan satu aplikasi dan orang tua telah membatasi waktunya. Lewat dari waktu itu, aplikasi tersebut tidak akan bisa digunakan lagi, kecuali orang tuanya memberikan bonus waktu.

Menarik. Semoga dalam waktu dekat kita akan segera kehadiran smartphone berbasis Android Q.

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Aaeon Hadirkan Mini PC Berbasis Intel Panther Lake Tanpa Kipas

Produsen komputer industri Aaeon memperkenalkan UP Xtreme PTL Edge Air, mini PC berbasis prosesor Intel Panther Lake yang menawarkan pendekatan berbeda untuk mengatasi panas. Alih-alih menggunakan kipas mekanis, perangkat ini mengandalkan teknologi pendingin solid-state AirJet dari Frore Systems. Teknologi tersebut menggunakan membran yang bergetar pada frekuensi ultrasonik untuk menghasilkan aliran udara berkecepatan tinggi. Udara ini kemudian digunakan untuk membawa panas keluar dari prosesor. Karena tidak memiliki kipas konvensional, Aaeon mengklaim tingkat kebisingannya berada di bawah 21 dBA, sekaligus mengurangi getaran mekanis. Konsekuensinya cukup menarik untuk komputer industri. UP Xtreme PTL Edge Air memiliki ketebalan hanya 35,8 mm dengan bobot sekitar 712 gram, masing-masing diklaim 35 persen lebih tipis dan 43 persen lebih ringan dibandingkan versi berpendingin kipas. Aaeon menyasar perangkat ini untuk kebutuhan seperti kiosk mandiri, robot mobile otonom, dan perangkat med...

Microsoft Surface Laptop Ultra Tembus Rp90 Juta untuk Model RTX Spark

Microsoft dikabarkan akan meluncurkan Surface Laptop Ultra pada 16 Oktober dengan chip Nvidia RTX Spark N1X. Laptop ini menawarkan kemampuan komputasi untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) secara lokal, tetapi harga yang mencapai US$5.899,99 atau hampir US$6.000 membuatnya sulit dijangkau di luar kalangan profesional tertentu. Konfigurasi dasar dibanderol US$2.599,99, dengan CPU 18-core, GPU 5.120-core, RAM terpadu 24GB, dan SSD 512GB. Model dengan CPU 20-core, GPU 6.144-core, RAM 32GB, dan SSD 1TB naik menjadi US$3.699,99. Sementara itu, konfigurasi RAM 64GB dan SSD 1TB dibanderol US$4.299,99, atau US$4.699,99 untuk penyimpanan 2TB. Selisih US$400 hanya untuk tambahan kapasitas SSD 1TB terasa mahal. Model tertinggi menawarkan RAM terpadu 128GB dan SSD 1TB dengan harga US$5.899,99. Kapasitas memori besar menjadi daya tarik utama bagi pengembang yang menjalankan large language model (LLM) secara lokal.  Berdasarkan estimasi dalam laporan sumber, konfigurasi 64GB dapat menampung ...