Langsung ke konten utama

Daftar Smartphone Berbahaya Karena Radiasi Tinggi

Saat ini siapa sih yang tidak pakai smartphone? Setiap hari, pengguna, khususnya mereka yang tinggal di kota-kota besar, tak bisa lepas dari menggunakan smartphone. Buat mereka, lebih baik ketinggalan dompet daripada ketinggalan smartphone.

Pasalnya, semua sudah ada di smartphone. Bayar dengan e-money, softcopy SIM dan KTP ada di memori hape, email dan semua pekerjaan pun ada di sana. Musik, video favorit dan game-game untuk membunuh waktu pun tersedia di smartphone. Nah, tapi tahukah Anda bahwa smartphone itu mengeluarkan radiasi yang punya efek berbahaya untuk jangka panjang?


Dari sekian banyak smartphone yang beredar di pasaran, termasuk di pasaran Indonesia, semuanya memancarkan radiasi. Tetapi, beberapa smartphone memancarkan radiasi yang jauh lebih tinggi dibanding smartphone lainnya. Dan untuk mengetahui tingkat radiasi masing-masing tipe smartphone, sebuah lembaga federal asal Jerman melakukan penelitian.

Sebagai informasi, besar radiasi yang dikeluarkan sebuah smartphone dapat diukur dengan menggunakan unit pengukuran yang dikenal sebagai Angka Absorpsi Spesifik atau SAR. Menurut pedoman dari Komisi Internasional tentang Perlindungan Radiasi Non-Ionisasi (ICNIRP), batas aman angka SAR untuk perangkat seluler adalah maksimum 2 W/kg. Lalu, ponsel apa saja yang memiliki angka radiasi tinggi?

Baca juga:

Berikut daftar ponsel dengan angka SAR paling tinggi:

•    Xiaomi Mi A1 angka SAR 1,75 W/kg
•    OnePlus 5T angka SAR 1,68 W/kg
•    Xiaomi Mi Max 3 angka SAR 1,58 W/kg
•    OnePlus 6T angka SAR 1,55 W/kg
•    HTC U12 Life angka SAR 1,48 W/kg
•    Xiaomi Mi Mix 3 angka SAR 1,45 W/kg
•    Google Pixel 3 XL angka SAR 1,39 W/kg
•    OnePlus 5 angka SAR 1,39 W/kg
•    iPhone 7 angka SAR 1,38 W/kg
•    Sony Xperia XZ1 Compact angka SAR 1,36 W/kg
•    HTC Desire 12/12+ angka SAR 1,34 W/kg
•    Google Pixel 3 angka SAR 1,33 W/kg
•    OnePlus 6 angka SAR 1,33 W/kg
•    iPhone 8 angka SAR 1,32 W/kg
•    Xiaomi Redmi Note 5 angka SAR 1,29 W/kg
•    ZTE AXON 7 Mini angka SAR 1,29 W/kg

Melihat dari data hasil riset tersebut, tampak smartphone besutan Xiaomi merupakan smartphone yang umumnya memberikan radiasi berbahaya paling besar. Ada empat model yang dua di antaranya juga beredar di Indonesia yakni Xiaomi Mi A1 dan juga Redmi Note 5.


Smartphone besutan OnePlus juga banyak yang ternyata punya radiasi berbahaya paling tinggi. Namun demikian, smartphone-smartphone tersebut tidak beredar secara resmi di Indonesia. Nah, apakah smartphone Anda ada di daftar di atas? Awas radiasi!

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Diborong Industri AI, Gamers Tidak Kebagian RTX 5090

Mimpi buruk para gamers dan perakit PC kembali berulang. Foto-foto yang beredar dari HKEPC memperlihatkan pallet berisi puluhan boks GeForce RTX 5090 versi ritel dibongkar langsung di fasilitas perakitan server AI, bukan di toko perakit PC gaming rumahan.  Kartu-kartu ini dicabut dari kemasan konsumen dan ditanam ke rak multi-GPU untuk beban kerja AI. Yang mencolok, perusahaan ini tidak memilih GPU profesional seperti RTX PRO 6000 atau akselerator datacenter yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut, meski harganya jauh lebih mahal. Mereka justru memborong unit ritel yang seharusnya jatah gamer, sebuah pilihan yang secara langsung memangkas pasokan global dan mendorong harga jauh di atas MSRP resmi 1.999 dolar AS.  Di berbagai marketplace, RTX 5090 kini dibanderol hingga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp88 juta, lebih dari dua kali lipat harga rilis. Polanya mengingatkan pada era cryptomining beberapa tahun lalu, saat penambang menghabiskan stok GPU ritel hingga gamer kesuli...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

Mengapa Hape Second Makin Laris?

Pasar smartphone refurbished dan bekas menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Nilai pasar global diperkirakan mencapai US$34,8 miliar pada 2026 dan berpotensi meningkat menjadi US$66 miliar pada 2035, dengan pertumbuhan tahunan gabungan 7,3 persen.  Tren ini didorong oleh harga yang lebih terjangkau, kualitas perangkat refurbished yang membaik, serta meningkatnya kesadaran terhadap isu limbah elektronik. Salah satu daya tarik terbesar adalah selisih harga. Konsumen dapat memperoleh smartphone flagship dengan harga lebih rendah dibandingkan unit baru. Pada 2023, sekitar 70 persen pembeli disebut lebih memilih perangkat refurbished dibandingkan smartphone baru kelas pemula karena menawarkan fitur lebih baik dengan harga yang lebih rendah. Harga jual rata-rata perangkat refurbished juga turun 12 persen antara 2022 dan 2023 Namun, harga murah tidak otomatis berarti pilihan lebih aman. Kesehatan baterai, garansi, dan kondisi perangkat masih menjadi kekhawatiran utama.  Data...