Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Zenfone yang Sering Restart Atau Mati Sendiri

Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang cara mengatasi smartphone Asus Zenfone yang sering restart atau mati sendiri.

Mungkin sudah banyak blogger atau orang lain yang sudah paham tentang cara memperbaiki masalah tersebut, namun tidak ada salahnya jika kita saling berbagi atau mengingat kembali cara memperbaiki masalah tersebut.


Asus Zenfone datang ke Indonesia dengan segala kecanggihan dan segala kelebihannya sehingga banyak orang orang baik yang paham teknologi atau orang awam sekalipun menggunakan Asus Zenfone. Selain karena canggih dalam performa mesin, Asus Zenfone juga dibekali dengan fitur-fitur yang mumpuni, serta di bandrol dengan harga yang sangat terjangkau. Tidak salah kalau Asus Zenfone menjadi Brand papan atas smartphone masa kini.


Namun terkadang, para pengguna dihadapkan pada sedikit masalah yang terjadi pada Asus Zenfone. Untuk orang yang mengerti teknologi mungkin hal itu mudah di tanggulangi. Namun ketika menimpa orang awam, tentu akan membuat hati resah dan galau.

Baca juga:

Tetapi jangan panik. Ada beberapa cara atau trik dalam mengatasi masalah tersebut. Sebelum saya berbagi cara mengatasi masalah tersebut, kita harus tahu dulu penyebab kenapa hal itu bisa terjadi misalnya:
1. Terjadinya error pada perangkat lunak
2. Terjadinya kerusakan pada hardware


Adapun cara untuk untuk mengatasi Zenfone yang sering restart atau mati sendiri di antaranya:

1. Cabut baterai dan memori eksternal. Sebelum Anda melakukan hal yang lebih jauh, matikan smartphone Anda lalu cabut baterai dan microSD selama beberapa detik. Biarkan chipset tidak menerima energi dari baterai kemudian pasangkan dan hidupkan kembali.

2. Bersihkan cache atau data yang tersimpan. Caranya buka Setting ==> Application ==> All kemudian cari aplikasi tersebut. Tap tombol "Clear cache" dan "Clear data".

3. Update aplikasi yang terpasang.

4. Hapus aplikasi tertentu. Sebagai contoh, aplikasi penghemat baterai akan bekerja pada background dan mengambil beban RAM yang cukup kuat karena jenis aplikasi ini terus memonitor OS.


5. Lakukan Wipe Cache Partition. Kita selalu menginstal dan uninstall berbagai jenis aplikasi atau game. Hal tersebut akan meninggalkan banyak cache atau file sementara yang telah tidak diperlukan, sehingga bisa menyebabkan Android kita bertingkah aneh mulai dari lambat sampai sering restart sendiri. Untuk melakukan cara ini Anda harus masuk kedalam recovery mode.
Adapun caranya sebagi berikut :
  1. Matikan Perangkat Zenfone Anda
  2. Tekan tombol Power + Volume Bawah
  3. Ketika robot smartphone  keluar, lepaskan tombol Power dan Volume
  4. Kemudian muncul menu, untuk memilih gunakan  Volume Atas dan Volume Bawah,  kemudian tinggal pilih saja Recovery Mode dengan menekan tombol power
  5. Kemudian pilih wipe cache partition 
  6. Smartphone anda akan secara otomatis restart setelah berhasil melakukan wiped out. 


6. Lakukan Hard Reset. Ikuti langkah pada nomor lima tetapi kita memilih “wipe data / factory reset”, Kemudian setelah berhasil smartphone anda akan restart dengan sendirinya. Jika langkah ke enam ini dilakukan, maka otomatis smartphone Anda akan kembali ke setelan pabrik. Jangan lupa, backup semua data Anda misalnya foto, video, SMS ataupun chat history kalau masih dibutuhkan.

Sekian dari saya, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi Anda. Salam sejahtera.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Beli AMD Ryzen 9 5950X di AliExpress, Malah Dikirimi AMD Athlon X4

Seorang pembeli yang memesan prosesor AMD Ryzen 9 5950X melalui AliExpress justru menerima AMD Athlon X4 yang jauh lebih tua dan memiliki nilai pasar yang berbeda. Kasus ini memicu sengketa pengembalian dana setelah penjual menolak permintaan refund, meskipun pembeli mengaku telah menyertakan bukti berupa foto prosesor yang diterima, label pengiriman, dan nomor seri. Pembeli yang menggunakan akun Reddit u/dannyrodriguez8 itu memesan Ryzen 9 5950X dari penjual bernama SZCPU. Namun, ketika paket dibuka, prosesor yang ditemukan adalah AMD Athlon X4 dengan nomor komponen AD950XAGM44AB. Prosesor tersebut menggunakan arsitektur Excavator dan dilaporkan diluncurkan untuk pasar OEM pada 2016. Berbeda dari Ryzen 9 5950X yang memiliki 16 core dan menggunakan platform AM4, Athlon X4 tersebut merupakan prosesor quad-core generasi lama. Setelah mengetahui ketidaksesuaian barang, pembeli langsung mengajukan sengketa melalui AliExpress. Ia menyertakan dokumentasi produk yang diterima beserta informas...

Harga Memori Naik, Penjualan Smartphone Global Anjlok 22%

Pasar smartphone global menghadapi tekanan besar akibat lonjakan harga komponen memori yang mendorong kenaikan harga perangkat dan mempersempit pilihan ponsel murah. Data IDC menunjukkan pengiriman smartphone dunia pada kuartal III 2026 mencapai 255,3 juta unit, turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Omdia memperkirakan penurunan sebesar 20%, lebih dalam dibandingkan kontraksi 6% pada kuartal sebelumnya. Menurut IDC, biaya memori telah meningkat sekitar 350% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut, ditambah tekanan dari komponen lain, membuat produsen semakin sulit mempertahankan harga jual tanpa mengorbankan margin keuntungan. Dampaknya paling terasa pada segmen smartphone terjangkau, yang memiliki ruang lebih terbatas untuk menyerap kenaikan biaya produksi. Direktur riset senior IDC untuk perangkat global, Nabila Popal, memperingatkan bahwa pasar belum tentu mencapai titik terendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan industri bukan sekadar per...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Asus ExpertCenter P700 Mini Tower, PC Desktop Bisnis dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5060

Asus memperkenalkan ExpertCenter P700 Mini Tower (P700ML), PC desktop bisnis berukuran 15 liter yang dirancang untuk menunjang kebutuhan profesional, kreator konten, engineer, hingga pelaku usaha kecil. Mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 2 dan dukungan grafis diskrit hingga Nvidia GeForce RTX 5060, perangkat ini menawarkan kombinasi performa, keamanan, serta fleksibilitas ekspansi untuk lingkungan kerja modern. Dari sisi performa, ExpertCenter P700 Mini Tower tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 275HX dan RAM DDR5 5600 MT/s hingga 32GB. Kapasitas penyimpanannya mendukung konfigurasi hybrid berupa dual SSD hingga 4TB ditambah HDD 2TB. Asus mengklaim kombinasi perangkat keras tersebut mampu meningkatkan performa sistem hingga 27% dibandingkan PC desktop standar di kelas harga yang sama. Untuk menjaga stabilitas ketika menjalankan beban kerja berat, Asus menyematkan sistem pendingin triple-channel copper heat pipe dan kipas belakang berukuran 13% lebih besar. Sist...