Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Meta

Siap-siap, Meta Akan Pecat 8.000 Karyawan Bulan Depan

Meta Platforms dilaporkan tengah menyiapkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar yang bisa dimulai pada 20 Mei 2026. Tahap awal disebut menyasar sekitar 10 persen dari total tenaga kerja global, atau kurang lebih 8.000 karyawan dari basis sekitar 79.000 orang.  Jika berlanjut sesuai rencana, total pemangkasan bahkan berpotensi mencapai 20 persen. Sebuah angka yang akan menandai restrukturisasi paling agresif sejak gelombang PHK 2022–2023. Di balik langkah ini, alasan utamanya cukup jelas, biaya infrastruktur AI yang melonjak tajam. Di bawah kepemimpinan Mark Zuckerberg, Meta sedang mengalihkan fokus bisnisnya secara masif ke kecerdasan buatan. Perusahaan merombak struktur internal, termasuk memindahkan banyak insinyur dari divisi Reality Labs ke unit baru bernama Applied AI, yang difokuskan pada pengembangan agen AI otonom, mulai dari penulisan kode hingga otomatisasi tugas kompleks. Namun, narasi “efisiensi” ini tidak sepenuhnya tanpa kritik. Menggantikan sebagian fungsi...

Meta Buka Horizon OS, Sistem Operasi Headset VR ke OEM

Meta mengumumkan rencananya untuk membuka sistem operasi yang berjalan pada headset mixed reality Quest-nya kepada perusahaan teknologi lain. Sistem operasi yang sebelumnya hanya disebut sebagai perangkat lunak Quest akan dinamai Horizon OS. Nantinya, akan ada headset yang difokuskan sepenuhnya untuk menonton TV dan film di layar virtual, dengan penekanan pada layar OLED berkelas tinggi. Selain itu, akan ada headset yang dirancang sedemikian rupa agar optimal untuk mendukung produktivitas dan penggunaan olahraga. Tak hanya itu, akan ada juga headset yang didesain khusus untuk bermain. Dalam pengumumannya, Meta menyebutkan ada tiga partner utama untuk memproduksi headset VR tersebut.  Asus akan memproduksi headset gaming di bawah merek Republic of Gamers (ROG) mereka. Lenovo akan membuat headset serbaguna dengan penekanan pada produktivitas, pembelajaran dan hiburan. Adapun Microsoft bersama dengan Meta akan bekerja sama untuk menghadirkan edisi khusus dari Meta Quest yang akan dike...

CICERO, AI Buatan Meta Yang Pintar Berdiplomasi

Aritificial Intelligence disingkat menjadi AI  merupakan kecerdasan buatan yang sudah digunakan dalam berbagai kebutuhan manusia. Mulai dari gadget, media sosial, pencarian web, chatbot bahkan gadget keperluan rumah. Tidak dipungkiri bahwa keberadaan teknologi ini semakin lama, semakin menggantikan peran manusia dalam suatu hal.  Yang menarik, baru-baru ini, Meta, perusahaan milik Mark Zuckerberg mengklaim bahwa AI-nya lebih baik dalam memainkan permainan strategi seperti Diplomacy dibandingkan manusia. Game Diplomacy ini merupakan permainan yang melibatkan pemain yang bekerja sama dengan berbagi motivasi dan sudut pandang untuk menyusun rencana dan aliansi. Game ini bisa diartikan sebagai game simulasi diplomasi yang sesungguhnya. Tentunya kita sering mendengar kata diplomasi kan? Yups kata ini biasanya digunakan saat berbicara tentang hubungan antar negara dan benefit dari relasi keduanya. Mungkin hal seperti ini dirasa tidak mungkin dilakukan untuk sebuah program AI. Untuk ...