Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7 hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...
Hasil Steam Hardware & Software Survey Desember resmi dirilis, dan bulan ini menjadi momen penting bagi AMD. Pangsa pengguna prosesor tim merah melonjak tajam, membawa AMD semakin dekat dengan dominasi Intel di ekosistem PC gaming global. Sepanjang 2025, pangsa prosesor AMD hanya sempat turun pada Januari, Februari, dan Agustus, namun selalu pulih dengan cepat. Pada November, AMD mencatat rekor pangsa 45,61 persen setelah kenaikan 0,52 persen. Tren positif tersebut berlanjut di Desember, bahkan dengan lonjakan yang jauh lebih besar. Berkat kenaikan 4,6 persen selama periode liburan Natal, prosesor AMD kini menguasai 47,2 persen sistem peserta survei Steam. Intel, di sisi lain, turun ke 55,4 persen. Peningkatan ini memperkuat prediksi bahwa AMD berpotensi menyalip Intel dalam waktu dekat. Dominasi Ryzen di daftar CPU terlaris Amazon, ditambah kembalinya popularitas prosesor Ryzen generasi lama akibat harga DDR5 yang melonjak, menjadi faktor kunci di balik pergeseran ini. Di sek...

