Langsung ke konten utama

Postingan

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Postingan terbaru

Asus Zenni Claw, Aplikasi AI Agent yang Lebih Praktis dari Sekadar Chatbot

Tren aplikasi AI terus berkembang pesat. Jika sebelumnya aplikasi AI identik dengan chatbot yang hanya menjawab pertanyaan, kini teknologi tersebut berevolusi menjadi AI Agent, yakni sistem yang mampu menjalankan tugas secara mandiri, bukan sekadar merespons perintah. Konsep ini sebenarnya sudah lama menjadi visi industri teknologi, namun implementasinya sering terasa rumit karena membutuhkan konfigurasi teknis yang tidak sederhana. Di tengah banyaknya pilihan aplikasi AI gratis maupun berbayar yang beredar saat ini, Asus mencoba menjawab tantangan tersebut lewat Asus Zenni Claw, platform AI Agent yang dirancang agar dapat digunakan siapa saja tanpa pengetahuan teknis mendalam. Aplikasi AI yang Lebih Ramah Pengguna Sebagian besar aplikasi AI Agent yang beredar saat ini masih menyasar pengguna dengan pemahaman teknis, mulai dari memilih model AI, menghubungkan API, hingga mengatur konfigurasi lingkungan kerja. Zenni Claw hadir dengan pendekatan sebaliknya. Proses instalasi dan penga...

Asus ExpertBook PM5 G2, Laptop AMD Terbaru untuk Profesional Hybrid

Asus resmi menghadirkan ExpertBook PM5 G2, laptop AMD terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis dan profesional hybrid di Indonesia. Laptop AMD ini mengusung prosesor AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 dengan NPU hingga 55 TOPS, menjadikannya salah satu laptop AMD paling bertenaga di kelas komersial saat ini. Sebagai laptop AMD kelas bisnis, ExpertBook PM5 G2 dibekali RAM DDR5 hingga 64GB dan penyimpanan dual-SSD M.2 hingga 3TB, memberi ruang lega untuk multitasking berat maupun aplikasi profesional. Teknologi pendingin Asus ExpertCool menjaga performa tetap stabil hingga TDP 45W tanpa suara kipas yang mengganggu produktivitas. Dari sisi kecerdasan buatan, laptop AMD ini didukung platform Asus MyExpert serta kompatibilitas penuh dengan Windows Copilot+ PC. Fitur AI noise-cancelling dan kamera AI beresolusi hingga 5MP membuat rapat virtual terasa lebih jernih dan profesional, cocok untuk gaya kerja hybrid masa kini. Soal tampilan, pengguna dapat memilih panel WUXGA OLED atau IPS 2,5K den...

Tahun 2026, Intel Core Generasi ke-10 Akan Diluncurkan Kembali

Intel dikabarkan akan kembali memfokuskan pasokan prosesor generasi lama untuk memenuhi permintaan pasar PC yang terus berubah akibat mahalnya harga memori DDR5. Sejumlah laporan menyebut perusahaan akan meningkatkan produksi prosesor Core Generasi ke-10 Comet Lake, Generasi ke-12 Alder Lake, serta Generasi ke-13 dan ke-14 Raptor Lake. Langkah ini dilakukan seiring produsen motherboard yang mulai kembali memproduksi platform berbasis DDR4 karena biaya membangun sistem DDR5 semakin tidak terjangkau. Menurut laporan Channel Gate yang mengutip dokumen strategi penjualan Intel untuk kuartal ketiga 2026, peningkatan pasokan tersebut saat ini difokuskan untuk pasar China. Menariknya, Intel sebelumnya memang telah menyiapkan tambahan produksi Raptor Lake guna memenuhi permintaan global. Namun, kembalinya Comet Lake dan Alder Lake menunjukkan bahwa perusahaan melihat platform DDR4 masih memiliki peran penting di tengah krisis harga memori yang belum mereda. Harga kit DDR5 saat ini dilaporkan t...

Apa Itu Standar Keamanan NIST SP 800-155? Apa Manfaatnya untuk Pengguna?

NIST SP 800-155 adalah standar dari National Institute of Standards and Technology (AS) yang mengatur pedoman pengukuran integritas BIOS (BIOS Integrity Measurement Guidelines). Intinya, standar ini mewajibkan setiap perubahan pada kode BIOS (firmware) dan data/setting BIOS diukur menggunakan hash kriptografis, disimpan secara aman, lalu dilaporkan ke pihak verifikator (biasanya admin IT).  Tujuan hadirnya standar keamanan ini adalah untuk memastikan BIOS tidak dimodifikasi secara diam-diam oleh malware atau pihak tak berwenang sebelum sistem operasi berjalan. Sebagai gambaran, root of trust dimulai dari level firmware, bukan dari OS. Standar ini umumnya dipakai di lingkungan enterprise/korporat, terutama sektor yang menuntut keamanan tinggi seperti pemerintahan, keuangan, kesehatan, dan perusahaan besar yang memproses data sensitif. Sebagai catatan penting, NIST secara resmi kemudian menerbitkan NIST SP 800-193 (Platform Firmware Resiliency) yang lebih komprehensif dan menggantika...

Krisis RAM Diprediksi Makin Parah, 20207 Smartphone Murah Terancam Hilang

Krisis pasokan memori DRAM diperkirakan akan semakin memburuk dalam beberapa tahun ke depan seiring melonjaknya kebutuhan industri kecerdasan buatan atau AI. Sejumlah analis industri memperkirakan lebih dari 60 persen produksi DRAM global akan dialokasikan untuk pusat data AI pada akhir 2026.  Akibatnya, produsen smartphone diperkirakan akan menghadapi keterbatasan pasokan sekaligus lonjakan biaya produksi yang berpotensi menghilangkan smartphone kelas entry-level dari pasar mulai 2027. Laporan MyDrivers menyebut harga DRAM telah melonjak hingga sekitar 700 persen sejak 2022. Kondisi tersebut diperparah oleh dominasi tiga produsen terbesar dunia, yakni Samsung, SK hynix, dan Micron Technology, yang menguasai sekitar 90 persen pasokan DRAM global.  Meski gugatan hukum terhadap ketiga perusahaan tersebut telah diajukan, para analis menilai langkah tersebut tidak akan mampu meredam kenaikan harga dalam waktu dekat karena tingginya permintaan dari industri AI. Tekanan biaya terseb...

AI Belum Mampu Mendorong Minat Beli iPhone

Apple tampaknya masih menghadapi tantangan besar dalam menjadikan kecerdasan buatan sebagai alasan utama konsumen membeli iPhone baru. Berdasarkan survei terbaru UBS Evidence Lab terhadap lebih dari 7.500 pengguna smartphone di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, China, dan Jepang, minat membeli iPhone memang meningkat di beberapa negara, tetapi justru melemah di China. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi Apple Intelligence belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap permintaan pasar, terutama di salah satu pasar smartphone terbesar di dunia. Data survei menunjukkan niat membeli iPhone dalam satu bulan ke depan meningkat menjadi 20 persen di Amerika Serikat, naik menjadi 6 persen di Inggris, 4 persen di Jerman, dan 1 persen di Jepang. Sebaliknya, di China angka tersebut turun menjadi hanya 15 persen.  UBS juga mencatat rata-rata usia iPhone yang digunakan konsumen masih mencapai 22,9 bulan, mengindikasikan bahwa banyak pengguna memilih mempertahankan perangkat lamanya karena...

AMD Hidupkan Kembali Ryzen Lama demi PC Murah

AMD kembali menghadirkan prosesor Ryzen generasi lama untuk segmen PC entry level di tengah melonjaknya harga komponen komputer. Perusahaan memperkenalkan kembali tiga prosesor lawas, yakni Ryzen 3 3100U, Ryzen 5 3501U, dan Ryzen 7 4700LE, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produsen laptop dan desktop berbiaya rendah. Seluruh prosesor tersebut masih mengandalkan memori DDR4 yang saat ini jauh lebih terjangkau dibanding DDR5. Keputusan ini dinilai sebagai respons terhadap kondisi pasar yang semakin sulit akibat kenaikan harga RAM dan SSD. Permintaan memori dari industri AI membuat produsen DRAM lebih memprioritaskan produksi memori berkapasitas tinggi untuk pusat data dibanding pasar PC konsumen. Akibatnya, harga DDR5 terus meningkat sehingga produsen kembali melirik platform DDR4 sebagai solusi ekonomis bagi perangkat kelas bawah. Meski demikian, langkah AMD juga memunculkan kritik. Ryzen 3 3100U masih menggunakan arsitektur Zen+ 12 nm yang pertama kali diperkenalkan pada 2019 dan...