Nvidia mengumumkan pembaruan teknologi Deep Learning Super Sampling (DLSS) 5 yang diklaim menghadirkan pemrosesan lebih cepat dan penggunaan sumber daya lebih rendah. Pembaruan Oktober 2026 ini memangkas ukuran model kecerdasan buatan (AI) hingga 24%, sekaligus memperluas dukungan ke sejumlah game, termasuk Hogwarts Legacy dan Where Winds Meet.
Menurut Nvidia, model DLSS 5 terbaru memiliki 118 juta parameter, sekitar 24% lebih sedikit dibandingkan model sebelumnya. Optimalisasi tersebut diklaim membuat kecepatan eksekusi meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan model yang diperkenalkan pada Maret 2026. Penggunaan memori video (VRAM) pada resolusi 4K juga turun 20%.
Dampaknya terlihat pada NBA 2K27, salah satu game pertama yang mengadopsi DLSS 5. Nvidia mengklaim performanya meningkat lebih dari 30% dibandingkan implementasi saat peluncuran September, dengan frame rate naik dari 65 FPS menjadi 90 FPS pada resolusi 4K.
Meski demikian, peningkatan tersebut perlu dicermati secara kritis. Hasil pengujian yang disampaikan Nvidia belum tentu mencerminkan performa di seluruh game dan konfigurasi perangkat keras. Perusahaan juga belum memberikan gambaran menyeluruh mengenai perbedaan kinerja pada berbagai GPU, sehingga klaim peningkatan performa tetap perlu diuji secara independen.
Dari sisi dukungan game, Hogwarts Legacy dijadwalkan memperoleh pembaruan DLSS Neural Rendering pada 5 November 2026. Avalanche Software disebut memanfaatkan kontrol SDK DLSS 5 untuk mempertahankan gaya visual asli permainan. Sementara itu, Where Winds Meet akan mendapatkan dukungan resmi pada akhir November, melengkapi fitur DLSS Super Resolution dan Multi Frame Generation dengan teknologi Neural Rendering.
Nvidia juga terus mengembangkan DLSS 5 agar lebih efisien dan berencana menghadirkan dukungan untuk GPU RTX 40. Namun, jadwal serta cakupan kompatibilitasnya belum dipastikan dalam pengumuman tersebut.
Penyusutan model dan penurunan konsumsi VRAM menjadi langkah penting untuk memperluas penggunaan rendering berbasis AI. Kendati demikian, manfaat akhirnya tetap bergantung pada kualitas implementasi, kompatibilitas GPU, dan keseimbangan antara peningkatan visual dengan performa aktual.

