Langsung ke konten utama

Perbedaan Intel vPro dengan Prosesor Intel Core Biasa

Pernahkah Anda mendengar ada laptop atau desktop PC yang menggunakan Intel vPro? Lalu, mungkin Anda juga bertanya-tanya. Apa sih bedanya?

Sebenarnya, vPro merupakan sebuah platform yang ditujukan untuk segmen bisnis. Pada prosesor Intel Core yang mendapatkan standarisasi vPro, terdapat tambahan fitur khususnya untuk menangani ancaman keamanan, stabilitas kinerja dan juga kemudahan dalam pengelolaan secara terpusat.

Nah, perbedaan antara prosesor Intel vPro termasuk dengan prosesor Intel biasa di generasi ke-14 atau Intel Core Ultra mengikuti prinsip yang serupa dengan perbedaan di generasi sebelumnya. Akan tetapi, pada prosesor seri lebih baru, sudah ada beberapa peningkatan teknologi terbaru yang spesifik untuk generasi ke-14. Berikut adalah rincian lebih lanjut:


Prosesor Intel Core vPro
Fokus utama pada prosesor ini adalah keamanan dan manajemen jarak jauh, khususnya untuk segmen bisnis. Di prosesor Intel Core generasi ke-14 ataupun Core Ultra generasi pertama, terdapat peningkatan fitur manajemen dan keamanan.

  • Fitur Keamanan: vPro di Intel Core Ultra generasi ke-14 memperkenalkan Intel Threat Detection Technology (TDT) yang lebih canggih, serta Intel Hardware Shield yang ditingkatkan untuk melindungi dari serangan berbasis firmware. Fitur ini melindungi dari ancaman tingkat perangkat keras dan firmware yang semakin kompleks.
  • Manajemen Jarak Jauh: Generasi ke-14 vPro mendukung Intel Active Management Technology (AMT) dengan kemampuan manajemen jarak jauh yang lebih cepat dan efisien. Ini memungkinkan manajer TI untuk mengendalikan dan memperbaiki masalah perangkat tanpa perlu hadir di tempat, bahkan jika perangkat tidak berfungsi normal atau sedang offline.
  • Stabilitas dan Kinerja untuk Bisnis: Intel vPro generasi ke-14 juga menawarkan stabilitas platform yang lebih tinggi, dengan dukungan untuk siklus hidup produk yang lebih panjang dan pembaruan keamanan yang lebih konsisten, sesuai dengan standar bisnis.
  • AI dan Performa Lebih Tinggi: Intel Core Ultra dengan vPro di generasi ke-14 juga menawarkan integrasi Intel AI Boost yang mendukung akselerasi kecerdasan buatan, memungkinkan proses komputasi yang lebih cepat dan efisien untuk bisnis yang mengandalkan AI.

Prosesor Intel Core Ultra (tanpa vPro)
Prosesor ini lebih ditujukan untuk menghadirkan kinerja tinggi untuk konsumen umum. Ia tetap menghadirkan peningkatan besar dalam kinerja, seperti peningkatan arsitektur prosesor dan dukungan AI, tetapi tanpa fitur keamanan dan manajemen jarak jauh tingkat lanjut yang dibutuhkan oleh perusahaan besar.

  • Fitur Keamanan Dasar: Meskipun memiliki fitur keamanan dasar seperti Intel Secure Guard Extensions (SGX) dan teknologi enkripsi yang bagus, prosesor Intel Core biasa tidak memiliki perlindungan tingkat tinggi seperti yang ditemukan di platform vPro.
  • Tidak Ada Manajemen Jarak Jauh: Pengguna umum tidak mendapatkan kemampuan manajemen jarak jauh dan perbaikan seperti AMT. Pengelolaan perangkat lebih bersifat individual atau melalui alat manajemen perangkat lunak umum yang tidak sekompleks fitur vPro.
  • Fleksibilitas Penggunaan: Intel Core Ultra biasa lebih dioptimalkan untuk performa sehari-hari, gaming, konten kreator, atau pengguna berat yang menginginkan kinerja tinggi tanpa perlu fitur manajemen bisnis.
  • Intel vPro di generasi ke-14 / Intel Core Ultra lebih difokuskan pada bisnis dengan fitur keamanan yang lebih maju dan alat manajemen jarak jauh yang canggih, sangat cocok untuk perusahaan yang memerlukan pengendalian TI yang ketat dan aman.

Intel Core Ultra biasa di generasi ke-14 tetap menawarkan kinerja tinggi dan fitur AI yang canggih, tetapi tanpa tambahan keamanan dan manajemen yang diperlukan oleh perusahaan besar. Ini lebih cocok untuk pengguna individu, gamer, atau bisnis kecil yang tidak membutuhkan kontrol TI yang ekstensif.

Kedua jenis prosesor di generasi ke-14 tersebut memiliki performa yang sangat baik, tetapi segmen pasarnya berbeda sesuai kebutuhan akan keamanan, manajemen, dan penggunaan teknologi AI.

Postingan Populer

Update Windows 11 Terbaru Kembali Bawa Masalah

Microsoft kembali menghadapi masalah pasca pembaruan Windows 11. Pada 13 Januari lalu, perusahaan merilis pembaruan kumulatif besar pertama di tahun ini melalui skema Patch Tuesday. Namun, alih-alih membawa stabilitas, update dengan kode KB5073455 justru memicu bug serius yang membuat sebagian PC gagal melakukan proses shutdown dengan benar. Menurut dokumentasi resmi Microsoft, perangkat yang terdampak tidak akan benar-benar mati saat pengguna memilih opsi Shut Down. Sistem justru melakukan restart otomatis, dan dalam beberapa kasus mode hibernasi juga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hingga saat ini, Microsoft telah mengonfirmasi bahwa masalah tersebut masuk dalam daftar known issues dan belum memiliki solusi permanen. Masalah ini secara spesifik memengaruhi PC yang menjalankan Windows 11 versi 23H2 dengan fitur System Guard Secure Launch aktif. Fitur keamanan ini dirancang untuk melindungi sistem dari ancaman sejak proses booting awal, mirip dengan peran Secure Boot. Kombinasi a...

Kabar Buruk. Pengguna Beralih ke Harddisk, Harga Jadi Ikut Naik

Permintaan terhadap hard disk drive (HDD) kembali melonjak tajam dan berdampak langsung pada harga pasar. Berdasarkan pelacakan harga ComputerBase, rata-rata harga HDD telah naik sekitar 46 persen sejak pertengahan September, meskipun tidak ada gangguan besar pada rantai pasok global.  Kenaikan ini terjadi secara bertahap selama empat bulan terakhir, dengan rentang peningkatan harga antara 23 persen hingga 66 persen, tergantung model dan kapasitas. Model dengan kenaikan terendah tercatat pada Seagate IronWolf Pro NAS HDD + Rescue 16 TB, yang naik sekitar 23 persen. Sebaliknya, lonjakan harga tertinggi terjadi pada Toshiba Cloud Scale Capacity MG10F AFA 22 TB yang melonjak hingga 66 persen. ComputerBase memantau 12 model HDD paling populer berdasarkan daftar harga euro dan menemukan bahwa secara rata-rata, HDD kini hampir 50 persen lebih mahal dibandingkan empat bulan lalu. Laporan DigiTimes pada Desember 2025 turut memperkuat tren ini. Disebutkan bahwa negosiasi kontrak kuartal kee...

Savefrom, Online Video Downloader Terbaik?

Savefrom, Online Video Downloader Terbaik - Bagi Anda yang suka nonton video dari media sosial, mungkin Anda kadang lebih memilih untuk menontonnya secara offline. Hal ini bukan tanpa alasan, karena memang menonton video secara online akan lebih menguras kuota. Apalagi jika budget Anda sedang menipis, atau kuota sudah mau habis, pastinya solusi terbaik adalah dengan men-download dulu videonya. Dengan men-download videonya, Anda bisa melihat ulang videonya kapan pun tanpa harus mengkhawatirkan kehabisan kuota. Nah, salah satu layanan online video downloader yang bisa Anda pilih adalah Savefrom. Kira-kira, apa saja keunggulan dan kekurangan layanan yang satu ini? Yuk, simak informasinya di bawah:   Review dan Cara Download dari Savefrom: Savefrom merupakan sebuah layanan online gratis yang bisa digunakan untuk mengunduh video maupun musik secara gratis. Savefrom disebut juga sebagai pengunduh video tertua sekaligus terpopuler yang bisa digunakan dengan mudah dan bebas. Beberap...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Daftar 10 Laptop Bisnis Terbaik di Indonesia

Di era kerja hybrid dan tuntutan mobilitas yang semakin tinggi, laptop bisnis telah berevolusi menjadi perangkat kerja utama bagi para profesional, mulai dari jajaran manajemen tingkat C-level dan D-level, pelaku UMKM, hingga karyawan korporasi di berbagai sektor industri. Perangkat ini tidak lagi sekadar alat pendukung, melainkan fondasi produktivitas yang menopang aktivitas kerja harian, pengambilan keputusan strategis, hingga pengelolaan data bisnis yang sensitif.  Berbeda dengan laptop consumer yang umumnya berfokus pada kebutuhan hiburan atau penggunaan kasual, serta laptop gaming yang menitikberatkan performa grafis namun mengorbankan efisiensi dan mobilitas, laptop bisnis terbaik dirancang dengan pendekatan yang lebih rasional dan berorientasi jangka panjang.  Aspek stabilitas sistem, keandalan perangkat keras, keamanan data berlapis, serta total cost of ownership yang terukur menjadi prioritas utama. Kombinasi tersebut menjadikan laptop bisnis sebagai solusi kerja yang...