Langsung ke konten utama

Tools Benchmark PC Terbaru. Black Myth: Wukong

Menjelang peluncuran, Game Science, pengembang game action RPG yang sangat dinantikan, "Black Myth: Wukong," baru saja merilis alat benchmark gratis di Steam. Aplikasi ini dirancang untuk membantu para gamer PC mengevaluasi kinerja perangkat keras dan kompatibilitas sistem mereka, memberikan gambaran mengenai persyaratan grafis dan kinerja yang diperlukan.

Tools benchmark Black Myth: Wukong ini memungkinkan pengguna merender urutan dalam gim secara real-time, memberikan cuplikan visual yang memukau. Meskipun tidak dapat dimainkan, alat ini sangat berguna bagi gamer yang ingin mengetahui sejauh mana sistem mereka mampu menangani tuntutan grafis gim ini. 

Salah satu fitur utama dari alat ini adalah kemampuannya untuk mengubah berbagai pengaturan grafis. Pengguna dapat menyesuaikan pengaturan ini untuk menguji performa gim dalam berbagai konfigurasi, memungkinkan mereka menemukan keseimbangan ideal antara kualitas visual dan gameplay yang lancar sesuai dengan perangkat keras yang mereka miliki.



Spesifikasi minimum untuk menjalankan alat ini mencakup sistem operasi Windows 10, prosesor Intel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 1600, memori RAM 16 GB, serta kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1060 6 GB atau AMD Radeon RX 580 8 GB. Untuk performa yang lebih optimal, direkomendasikan menggunakan prosesor Intel Core i7-9700 atau AMD Ryzen 5 5500, dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2060, AMD Radeon RX 5700 XT, atau Intel Arc A750, dengan penyimpanan SSD.

Alat benchmark ini mendukung teknologi peningkatan performa seperti NVIDIA DLSS, AMD FSR, dan Intel XeSS, yang mengindikasikan bahwa gim final kemungkinan akan menyertakan fitur-fitur ini untuk optimalisasi performa di berbagai konfigurasi perangkat keras.

Meskipun alat ini memberikan wawasan penting mengenai kinerja sistem, Game Science mengingatkan bahwa hasil yang diperoleh mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan pengalaman bermain gim yang sebenarnya. Alat ini dimaksudkan sebagai panduan, dan pengalaman akhir dapat berbeda tergantung pada kompleksitas gim dan situasi dalam gim yang beragam.

Dengan adanya "Black Myth: Wukong Benchmark Tool," Game Science memberikan kesempatan kepada para gamer PC untuk mempersiapkan sistem mereka menjelang peluncuran salah satu gim yang paling dinantikan dengan visual yang memukau. Kemampuan untuk menyesuaikan pengaturan grafis dan adanya teknologi peningkatan kinerja menjadikan alat ini wajib dicoba bagi siapa saja yang menantikan kehadiran gim ini.

Postingan Populer

Ubisoft Siapkan Sejumlah Remake Assassin’s Creed

Ubisoft akhirnya mengonfirmasi salah satu rumor terlama di komunitas gamer. Melalui blog resmi berjudul Assassin’s Creed: Into 2026, perusahaan tersebut memastikan bahwa proyek remake Assassin’s Creed IV: Black Flag memang sedang dikembangkan dengan nama Black Flag Resynced. Konfirmasi ini menjadi perubahan besar karena sebelumnya proyek tersebut hanya beredar sebagai bocoran dari berbagai sumber industri. Meski belum mengumumkan tanggal rilis maupun platform yang dituju, Ubisoft kini secara resmi memasukkan remake tersebut ke dalam roadmap pengembangan franchise Assassin’s Creed untuk beberapa tahun ke depan. Jean Guesdon, yang saat ini menjabat sebagai Head of Content untuk franchise tersebut, menjelaskan bahwa Ubisoft mulai mengadopsi pendekatan baru dalam mengelola seri Assassin’s Creed. Alih-alih merilis satu judul utama secara berurutan, perusahaan kini mengembangkan beberapa proyek secara paralel. Salah satu proyek yang disebut paling dekat menuju tahap peluncuran adalah Assassi...

Laptop Murah Jadi Tak Layak Pakai di 2028, Sebut Gartner

Segmen laptop murah berpotensi mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun ke depan. Laporan terbaru dari Gartner memperingatkan bahwa kategori PC dengan harga di bawah 500 dolar AS berisiko menjadi tidak layak jual dan pakai secara komersial pada 2028. Menurut analis Gartner, masalah utama berasal dari kenaikan harga komponen inti seperti memori dan penyimpanan SSD. Kedua komponen tersebut kini menyumbang porsi biaya yang semakin besar dalam struktur biaya pembuatan PC. Pada 2025, memori diperkirakan menyumbang sekitar 16 persen dari total biaya produksi PC. Namun angka itu diproyeksikan naik hingga sekitar 23 persen dalam beberapa tahun ke depan. Ketika komponen penting seperti RAM menjadi semakin mahal, produsen memiliki ruang yang semakin sempit untuk menjaga harga laptop tetap rendah. Untuk perangkat kelas atas, produsen masih bisa menyesuaikan harga atau menawarkan konfigurasi lebih premium. Namun pada segmen entry-level, fleksibilitas tersebut hampir tidak ada. Jika biaya men...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Nvidia Kuasai 94% Pasar VGA

Pasar kartu grafis diskrit atau add-in board (AIB) menunjukkan paradoks baru. Di satu sisi, dominasi Nvidia semakin kuat. Namun di sisi lain, total pengiriman GPU justru menurun di tengah kenaikan harga komponen dan keterbatasan pasokan. Laporan terbaru dari Jon Peddie Research untuk kuartal keempat 2025 menunjukkan Nvidia kini menguasai sekitar 94 persen pangsa pasar GPU diskrit. Angka ini meningkat sekitar 1,6 persen dibanding kuartal sebelumnya dan melonjak sekitar 10 poin secara tahunan. Sebaliknya, AMD kehilangan sekitar 1,6 persen pangsa pasar sehingga tersisa sekitar lima persen. Sementara Intel bertahan di sekitar satu persen tanpa perubahan signifikan. Meski dominasi Nvidia semakin besar, total pengiriman AIB justru turun. JPR mencatat pengiriman GPU diskrit global mencapai sekitar 11,48 juta unit pada kuartal tersebut, turun 4,4 persen menjadi sekitar 11,5 juta unit. Angka ini juga berada di bawah rata-rata pengiriman selama satu dekade terakhir. Secara jangka panjang, JPR me...