Langsung ke konten utama

Asus ROG Ally X, Next-Level Handheld Gaming PC

Asus baru-baru ini menghadirkan ROG Ally X ke pasaran Indonesia. Handheld gaming PC tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan ROG Ally versi Z1 Extreme.

Perangkat ini dibuat berdasarkan masukan dari para gamer. Salah satu pembaruan terbesar adalah pada penyimpanan, yang kini menggunakan M.2 2280 PCIe Gen4 SSD berkapasitas 1TB, serta memori 24GB LPDDR5X-7500 yang memberikan peningkatan performa gaming. 

Memori yang lebih besar ini juga mendukung iGPU Radeon™ pada Ryzen Z1 Extreme™ dengan VRAM hingga 8GB, sementara 16GB sisanya digunakan untuk aplikasi dan game. Hal ini memastikan pengalaman gaming yang lebih lancar dan responsif.



Dari segi daya tahan, ROG Ally X kini dilengkapi baterai berkapasitas 80Wh, hampir dua kali lipat dari model sebelumnya. Dengan peningkatan ini, pengguna dapat menikmati sesi gaming yang lebih lama tanpa khawatir kehabisan daya. Meskipun mengalami berbagai peningkatan, perangkat ini hanya sedikit lebih berat, dengan bobot 678 gram, tetap nyaman digunakan dengan performa optimal.

Desain ROG Ally X juga mengalami pembaruan, kini hadir dalam warna hitam yang elegan dan ergonomis. Tombol dan joystick diperbarui agar lebih nyaman dan tangguh, dengan penyesuaian posisi untuk tombol M1 dan M2 yang membuatnya lebih mudah digunakan. Selain itu, perangkat ini dilengkapi dengan dua port USB Type-C, memberikan fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Dalam hal pendinginan, Asus memperkenalkan sistem baru dengan dua kipas yang lebih kecil namun lebih efisien, meningkatkan aliran udara sebesar 24%. Hal ini membuat suhu operasi ROG Ally X dapat lebih rendah hingga 6⁰C, menjaga performa tetap stabil dan memberikan pengalaman gaming yang lebih nyaman tanpa gangguan.

ROG Ally X juga ditenagai oleh prosesor Ryzen Z1 Extreme™, sebuah prosesor dengan performa tinggi yang dirancang khusus untuk gaming. Prosesor ini mampu menjalankan berbagai game modern dengan lancar, memastikan tidak ada lag atau gangguan selama bermain. 

Teknologi layar yang digunakan pada ROG Ally X adalah layar sentuh Full HD dengan refresh rate tinggi, memberikan visual yang jernih dan tajam. Kombinasi teknologi layar ini dan performa prosesor yang kuat memungkinkan ROG Ally X memainkan hampir semua game yang tersedia saat ini dengan grafis yang memukau dan respons yang cepat, menjadikannya pilihan ideal bagi para gamer yang mencari perangkat portabel dengan performa maksimal.

Dengan sekian banyak peningkatan yang dihadirkan, ROG Ally X hanya Rp2,7 juta lebih mahal dibanding ROG Ally Z1 Extreme saat pertamakali dirilis.

Postingan Populer

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...

Siap-siap. Manusia dan AI Akan Berebutan Listrik!

Morgan Stanley memperingatkan bahwa lonjakan besar kemampuan AI bisa terjadi pada paruh pertama 2026. Menurut laporan terbaru mereka, para eksekutif di laboratorium AI besar di AS sudah memberi sinyal bahwa kemajuan berikutnya bisa “mengejutkan” banyak pihak. Salah satu indikatornya datang dari model terbaru OpenAI, yakni GPT-5.4 Thinking yang disebut mencapai 83% pada benchmark GDPVal, level yang diklaim sudah menyamai pakar manusia dalam sejumlah tugas ekonomi. Namun masalah terbesar bukan lagi algoritma. Masalahnya listrik. Morgan Stanley memperkirakan, di AS saja, bisa jadi akan timbul defisit daya 9-18 gigawatt hingga 2028, atau sekitar 12-25% di bawah kebutuhan komputasi AI. Dengan kata lain, industri mungkin tahu cara membangun AI yang lebih pintar, tetapi belum tentu punya cukup energi untuk menjalankannya. Solusi sementara mulai terlihat agak absurd. Bekas fasilitas mining kripto diubah menjadi pusat komputasi AI, lengkap dengan turbin gas untuk memberi makan rak server. Morga...

Prosesor Server AMD Laku Keras, Kapasitas Produksi Tak Memadai

Demam AI ternyata tidak hanya menguntungkan GPU. Permintaan CPU server juga melonjak tajam, bahkan melampaui perkiraan industri. Hal ini diakui langsung oleh CEO Lisa Su yang menyebut lonjakan permintaan prosesor server sebagai sesuatu yang “di luar ekspektasi”. Dalam konferensi Morgan Stanley, Su mengungkap bahwa pelanggan besar AMD kini menyadari satu hal penting, sistem AI tidak bisa hanya mengandalkan GPU. Infrastruktur AI tetap membutuhkan CPU dalam jumlah besar untuk menangani orkestrasi sistem, manajemen data, dan berbagai proses komputasi pendukung. Akibatnya, permintaan prosesor server seperti AMD EPYC meningkat drastis. Bahkan, menurut Su, banyak pelanggan yang sebelumnya salah menghitung kebutuhan CPU di dalam infrastruktur AI mereka. Situasi ini membuat rantai pasokan AMD mulai terasa ketat. Lonjakan permintaan dalam beberapa kuartal terakhir membuat kapasitas produksi sulit mengejar kebutuhan pasar. AMD kini bekerja sama dengan mitra manufaktur untuk menambah kapasitas dan...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

PC Semakin Terpuruk. Harga Mahal Jadi New Normal?

Firma riset pasar IDC memangkas proyeksi pasar PC global dan memperingatkan bahwa industri menghadapi periode sulit hingga setidaknya 2027. Menurut laporan terbaru IDC, pengiriman PC global diperkirakan turun 11,3% tahun ini, jauh lebih buruk dibanding proyeksi sebelumnya yang hanya memperkirakan penurunan 2,4%. Pasar tablet juga ikut melemah, dengan penurunan pengiriman sekitar 7,6%. Penyebab utamanya cukup klasik, kelangkaan memori dan gangguan rantai pasokan. Kenaikan harga komponen membuat produsen kesulitan memproduksi perangkat dalam skala besar sekaligus menjaga harga tetap kompetitif. Ironisnya, meski pengiriman turun, nilai pasar justru diperkirakan naik. IDC memperkirakan nilai pasar PC global bisa mencapai $274 miliar pada 2026, naik sekitar 1,6%, karena harga jual rata-rata perangkat terus meningkat. Dengan kata lain, industri mungkin akan menjual lebih sedikit PC, tetapi dengan harga lebih mahal. IDC juga memperingatkan bahwa masalah pasokan memori bisa bertahan hingga 202...