Langsung ke konten utama

Spesifikasi dan Harga Apple MacBook Air M3 Terbaru

Pada bulan Maret lalu, Apple mengumumkan peluncuran MacBook Air M3 yang kini telah resmi dijual di Indonesia. Laptop ini mengusung berbagai peningkatan dari pendahulunya, menjadikannya pilihan utama bagi banyak pengguna.

"MacBook Air adalah Mac kami yang paling populer dan paling disukai, dan semakin banyak pelanggan yang memilihnya dibanding laptop lain. Dan hari ini, laptop ini menjadi semakin baik dengan chip M3 dan kemampuan baru," ungkap Greg Joswiak, Senior Vice President Worldwide Marketing Apple.

Ia menambahkan bahwa MacBook Air baru ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai pengguna, mulai dari mahasiswa yang sedang menempuh studi hingga profesional bisnis yang memerlukan produktivitas tinggi. "Siapa pun yang menginginkan kombinasi tak tertandingi antara performa, portabilitas, dan kekuatan baterai terdepan di industri, dalam desain tanpa kipas, MacBook Air baru terus menjadi laptop tipis dan ringan terbaik di dunia," tambahnya.

Spesifikasi MacBook Air M3

MacBook Air M3 hadir dalam dua ukuran layar, yakni 13,6 inci dan 15,3 inci. Keduanya menggunakan layar Liquid Retina dengan tingkat kecerahan mencapai 500 nits. Apple juga memberikan dukungan untuk dua display eksternal, namun hanya saat layar laptop ditutup.



Kedua varian MacBook Air ini dibekali dengan chip Apple M3, yang diklaim memiliki kinerja 60% lebih cepat dibandingkan dengan chip M1 dan 13 kali lebih cepat dibandingkan MacBook Air versi Intel. Chip ini juga dilengkapi dengan Neural Engine 16-core yang mampu menjalankan kecerdasan buatan (AI) secara optimal.

GPU generasi terbaru dari M3 memungkinkan MacBook Air baru untuk mendukung mesh shading dan ray tracing yang dipercepat perangkat keras. Hal ini memberikan pencahayaan, pantulan, dan bayangan yang lebih akurat untuk pengalaman bermain game yang sangat realistis. Selain itu, mesin media terbaru dengan dukungan dekode AV1 memberikan pengalaman video yang lebih efisien dan berkualitas lebih tinggi untuk layanan streaming.

Daya tahan baterai juga ditingkatkan dengan chip M3, sehingga MacBook Air M3 diklaim dapat bertahan hingga 18 jam penggunaan. Apple menyediakan adapter USB-C 30W untuk MacBook Air M3 13 inci versi dasar, sedangkan varian lainnya mendukung adapter 35W.

Dari segi desain, MacBook Air M3 tidak membawa banyak perubahan dibandingkan dengan pendahulunya. Laptop ini masih memiliki layar dengan bezel tipis dan notch untuk kamera FaceTime 1080p. Keduanya juga dilengkapi dengan spatial audio, Dolby Atmos, MagSafe, dan dua port Thunderbolt.

MacBook Air M3 13 inci dan 15 inci hadir dalam empat pilihan warna yaitu Starlight, Space Grey, Silver, dan Midnight. Khusus untuk varian Midnight, Apple menggunakan finish khusus yang dapat mengurangi bekas jari tangan di permukaan laptop.

Harga MacBook Air M3 di Indonesia

MacBook Air M3 kini sudah tersedia di beberapa retailer resmi seperti iBox, Digimap, dan Blibli. Berikut adalah daftar harga resmi MacBook Air M3 di Indonesia:

  • MacBook Air M3 13 inci 256 GB: Rp 18.999.000 (CPU 10-core, GPU 8-core)
  • MacBook Air M3 13 inci 512 GB: Rp 22.999.000 (CPU 10-core, GPU 8-core)
  • MacBook Air M3 13 inci 512 GB: Rp 25.999.000 (CPU 10-core, GPU 16-core)
  • MacBook Air M3 15 inci 256 GB: Rp 22.499.000 (CPU 10-core, GPU 8-core)
  • MacBook Air M3 15 inci 512 GB: Rp 26.499.000 (CPU 10-core, GPU 8-core)
  • MacBook Air M3 15 inci 512 GB: Rp 29.499.000 (CPU 10-core, GPU 16-core)

Dengan berbagai peningkatan yang ditawarkan, MacBook Air M3 diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna di Indonesia yang menginginkan laptop dengan performa tinggi, portabilitas, dan daya tahan baterai yang luar biasa.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Restrukturisasi Gagal, Ubisoft Rugi Besar

Ubisoft mengubah rencana restrukturisasi menjadi kehancuran pasar dalam satu pagi. Saham penerbit Assassin’s Creed itu anjlok tajam di bursa Paris setelah perusahaan mengumumkan pembatalan proyek, penutupan studio, dan pemangkasan proyeksi kinerja keuangan. Saham Ubisoft sempat jatuh 28 persen ke level €4,75 pada pukul 09.18 waktu setempat sebelum perdagangan dihentikan. Ini menjadi penurunan intraday terburuk sejak Oktober 2019, sebuah rekor yang lebih mencerminkan krisis kepercayaan ketimbang dinamika pasar biasa. Perusahaan memperkirakan kerugian sebelum bunga dan pajak (EBIT) sebesar €1 miliar pada tahun fiskal 2025-2026, sebagian besar dipicu oleh writedown satu kali sekitar €650 juta. Angka tersebut secara implisit mengakui bahwa sebagian besar aset pengembangan Ubisoft tidak lagi layak dipertahankan di neraca. Restrukturisasi mencakup penutupan studio di Stockholm dan Halifax, Kanada, serta target pemangkasan biaya tetap minimal €100 juta pada Maret mendatang, satu tahun lebih c...

Microsoft Mulai Lupakan NPU?

Fokus besar-besaran terhadap Copilot+ PC di CES 2026 kini justru menimbulkan pertanyaan mendasar. Apakah saat ini industri PC sedang mengejar strategi AI yang sudah mulai ditinggalkan oleh Microsoft sendiri? Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, Microsoft menegaskan bahwa semua PC Windows 11 adalah “AI PC”, termasuk perangkat non-Copilot+. Namun di lantai pameran CES, narasi yang dominan justru seolah kembali ke era awal Copilot+, dengan fokus besar pada NPU dan angka TOPS. Masalahnya, Microsoft kini tampak kurang antusias terhadap NPU. Dengan hadirnya Windows AI Foundry yang memungkinkan inferensi AI berjalan di CPU, GPU, maupun NPU, peran NPU tidak lagi eksklusif seperti saat Copilot Runtime pertama kali diperkenalkan. Di sisi pengguna, manfaat nyata NPU juga masih minim. Fitur Copilot+ PC yang tersedia saat ini seperti Windows Studio Effects, Recall, atau Click To Do, belum cukup kuat untuk mendorong adopsi massal atau membuat konsumen benar-benar peduli pada spesifikasi NPU. Iron...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Facebook Tutup Metaverse for Work. Virtual Reality Tidak Jadi Realitas?

Meta secara resmi mengakhiri salah satu simbol paling ambisius, sekaligus paling problematis, dari era awal metaverse-nya. Horizon Workrooms, aplikasi VR yang sempat dipromosikan Mark Zuckerberg sebagai “kantor masa depan”, akan dihentikan sebagai aplikasi mandiri mulai 16 Februari 2026. Bersamaan dengan itu, Meta juga akan menghentikan penjualan layanan Horizon managed services serta SKU komersial Meta Quest pada 20 Februari 2026. Keputusan ini secara efektif menutup buku pada narasi “metaverse untuk dunia kerja” yang digaungkan Zuckerberg hanya dua bulan sebelum Facebook berganti nama menjadi Meta. Saat itu, Horizon Workrooms dijual sebagai ruang kolaborasi virtual yang memungkinkan karyawan bekerja, rapat, dan berinteraksi tanpa meninggalkan sofa mereka. Realitanya, adopsi nyaris tak pernah mendekati janji. Penutupan ini terjadi tak lama setelah Meta memangkas sekitar 10 persen tenaga kerja di divisi Reality Labs, setara lebih dari 1.000 karyawan. Di saat yang sama, laporan menyebut...