Langsung ke konten utama

3 Spesifikasi Jempolan Monitor Acer Nitro XV252Q_F Pendukung Rutinitas Gamer dan Konten Kreator

Monitor gaming tidak hanya sekedar perangkat khusus untuk bermain game, namun juga bisa menjadi pilihan ideal bagi para konten kreator. Salah satu monitor yang menonjol dalam hal ini adalah Acer Nitro XV252Q_F.

Pasalnya, Monitor Acer Nitro XV252Q_F memiliki spesifikasi dan fitur andalan yang cocok digunakan para gamer dan konten kreator. Penasaran? Berikut 3 spesifikasi Monitor Acer Nitro XV252Q_F yang dapat digunakan untuk bermain game dan software multimedia. 


1. Layar FHD dengan Teknologi Acer VisionCare

Acer Nitro XV252Q_F memiliki layar FHD (1920x1080p) berukuran 24.5 inch dengan panel IPS yang menampilkan visual jernih dan warna yang akurat. Dengan contrast ratio 1000:1, tingkat kecerahan 400 cd/m2, dan cakupan color gamut 99% sRGB, monitor ini memastikan setiap detail terlihat tajam dan realistis. Ini sangat penting untuk para konten kreator yang membutuhkan akurasi warna dalam pekerjaan mereka.

Monitor ini juga didesain untuk kenyamanan mata dengan teknologi Acer VisionCare™. Fitur-fitur seperti Flicker-less, Bluelight Shield, Low Dimming, dan ComfyView Display membantu mengurangi ketegangan mata saat menggunakan monitor untuk waktu yang lama. Ini sangat bermanfaat bagi gamer yang sering bermain game dalam sesi maraton atau konten kreator yang bekerja berjam-jam di depan layar.



2. Kecepatan Refresh Rate hingga 390 Hz
Monitor Acer Nitro XV252Q_F menawarkan kecepatan refresh rate yang luar biasa, mencapai 390Hz. Hal ini sangat penting bagi para gamer yang menginginkan pengalaman bermain game yang sangat mulus dan responsif. Dengan refresh rate yang tinggi, setiap pergerakan di layar ditampilkan dengan cepat dan akurat. Sehingga mampu menghilangkan lag yang bisa mengganggu konsentrasi.

Selain itu, monitor ini memiliki response time secepat 0.5ms. Dengan kecepatan tersebut, ghosting dan blur yang sering muncul pada monitor dengan response time yang lebih lambat dapat dihindari. Ini berarti setiap aksi dalam game terlihat lebih jelas dan tajam. Sehingga memberikan keunggulan kompetitif bagi gamer yang mengutamakan performa.

3. Teknologi AMD FreeSync™ Premium
Untuk para konten kreator yang sering bekerja dengan grafis dan video, teknologi AMD FreeSync™ Premium yang disematkan dalam monitor ini merupakan fitur yang sangat berharga. Teknologi ini berfungsi untuk menyinkronkan refresh rate monitor dengan frame rate dari GPU, mengurangi efek screen tearing dan stuttering yang bisa mengganggu. Teknologi ini juga sangat membantu para gamer dalam bermain game AAA dengan visual lebih mulus.

Dengan Adaptive Sync, gamer dapat menikmati visual yang lebih halus tanpa artefak grafis yang mengganggu. Sedangkan para konten kreator bisa bekerja dengan lebih nyaman saat mengedit video atau desain 3D tanpa gangguan visual. Kinerja tinggi yang tetap stabil ini sangat penting untuk bermain game maupun menghasilkan konten berkualitas tinggi.

Monitor Acer Nitro XV252Q_F menawarkan spesifikasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gamer untuk pengalaman bermain yang lancar dan responsif, tapi juga mendukung konten kreator dengan kualitas visual dan kenyamanan penggunaan yang tinggi. Dengan kecepatan refresh rate 390 Hz, teknologi AMD FreeSync™ Premium, dan layar FHD yang dilengkapi teknologi Acer VisionCare™, monitor ini adalah pilihan tepat bagi mereka yang mengutamakan performa dan kualitas visual.



Monitor Gaming Acer Nitro XV252Q_F dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp 6.000.000 di Acer Official Store Indonesia secara online maupun offline. Untuk pembelian online bisa melalui Acer Online Store Indonesia di tautan berikut.  

Dalam setiap pembelian Monitor Gaming Acer Nitro XV252Q_F disertakan garansi 3 tahun untuk spare parts, service & panel, serta Free 1 tahun Accidental Damage Protection. Acer menyediakan layanan Acer Accidental Damage Protection, layanan perlindungan atas kerusakan yang tidak disengaja yang berlaku untuk pembelian seri produk Acer dan Predator tertentu. Layanan ini juga mencakup layanan prioritas yang hanya berlaku untuk produk ritel pelanggan. Melalui Acer Accidental Damage Protection, pelanggan mendapatkan yang terbaik pengalaman yang dapat mendukung produktivitas pelanggan secara optimal tanpa khawatir. Worry Free, Be Happy!

AADP berlaku untuk semua pembelian produk laptop gaming Acer, yakni Seri Nitro, Seri Predator, dan Seri Triton maupun laptop Acer seri Swift dan seri Aspire. Layanan AADP secara keseluruhan mencakup jenis kerusakan seperti Kerusakan Karena Cairan, Kerusakan Karena Benturan/Retak, Kerusakan Karena Listrik.

Dapatkan pula informasi seputar produk terbaru Acer dan promo terkini dengan mengakses situs resmi Acer di www.acerid.com.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...