Langsung ke konten utama

Review CCTV EZVIZ H3c Color: CCTV Pintar dengan Desain Menawan

EZVIZ punya banyak solusi untuk membuat hidup anda menjadi lebih aman dan tenang, salah satunya dengan jajaran CCTV-nya. Kali ini kami akan mengulas tipe H3c Color. Kami penasaran apakah designnya yang menawan ini sebanding dengan fitur- fitur canggih yang diusungnya.

Design Estetik Premium
EZVIZ merancang H3c Color dengan mengutamakan unsur estetika dan fungsional. Desain orb shaped memudahkan kamu dalam melakukan proses instalasi. Hal ini terbukti dari mudahnya kami dalam memasang dan meletakan CCTV ini dimana pun karena dimensinya yang ringkas dengan ukuran 72 × 72 × 157 mm dan berat hanya 250 gram.

CCTV berwarna putih ini juga sudah menganut prinsip desain weatherproof yang ditandai oleh sertifikasi IP67,  membuatnya bisa diandalkan dalam kondisi cuaca apapun. 



Kualitas Gambar Terbaik dengan Dukungan Fitur AI
EZVIZ melengkapi H3c Color dengan dukungan resolusi Full HD (1920 x 1080). Dukungan resolusi Full HD menghasilkan gambar yang tajam, cerah, dan jelas baik itu di siang hari ataupun saat malam. Kami sendiri sudah merasakan adanya fitur color night vision membantu menampilkan gambar yang jauh lebih jelas di malam hingga, bahkan hingga jarak pandang 30 m dan 15 m pada siang hari.

EZVIZ juga menyematkan dukungan kecerdasan buatan dalam H3c Color. Salah satu fitur pintar yang membuat kami kagum adalah CCTV ini dapat dengan akurat dan presisi mendeteksi kehadiran manusia melalui fitur AI-Powered Human Shape Detection. CCTV ini juga punya fitur 10-Meter Sound Pick-Up yang dapat menangkap suara hingga jarak 10 Meter, dan Dual-Mic Setup. Memastikan anda bisa mendengar apa yang terjadi di sekeliling property dengan jelas.

Fitur AI yang disematkan EZVIZ dalam H3c Color diantaranya adalah dukungan perintah suara atau AI Voice Assistant yang mencakup Google Assistant, Amazon Alexa, & IFTTT untuk mempermudah anda dalam melakukan dan mengendalikan kontrol fungsi - fungsi dasar CCTV.

Instalasi Yang Mudah dan Cepat Untuk Dioperasikan
Untuk proses instalasinya, menurut kami ini sangat mudah dan bisa dipasang dalam waktu yang relatif cepat. Tanpa bantuan orang lain pun, anda bisa dengan mudah memasang CCTV yang satu ini. Selain mudah dalam hal instalasi, EZVIZ H3c Color juga mudah dalam hal pengoperasiannya. 

Anda cukup mengunduh aplikasi bawaan di Play Store bagi pengguna Android.Ketika sudah terhubung dengan aplikasi, kami merasakan pengalaman yang menyenangkan dalam hal fleksibilitas untuk melakukan pengecekan kamera pengawas EZVIZ H3c Color. Bahkan, hasil rekaman videonya pun bisa dengan mudah di unduh lewat aplikasi EZVIZ. Hasil unduhannya tersimpan di galeri smartphone, sehingga mudah untuk diakses.

Hemat Penyimpanan dan Adanya Opsi Cloud Storage
EZVIZ melengkapi CCTV H3c Color dengan dukungan codec H.265 yang dapat menghemat ruang penyimpanan data hingga 50%. Selain itu pengguna bisa juga memanfaatkan microSD hingga 512 GB untuk menyimpan berbagai rekaman. Jika dirasa masih kurang, pengguna dapat menggunakan opsi penyimpanan cloud EZVIZ CloudPlay storage.

Kesimpulan
EZVIZ H3c Color adalah CCTV dengan desain yang premium dan punya banyak keunggulan yang bisa diandalkan dan dapat dibeli secara online di EZVIZ Official Store yang ada di Tokopedia, Shopee, Lazada atau EZVIZ Store terdekat dengan harga mulai Rp.600 ribu-an. 

CCTV cerdas ini juga punya berbagai fitur terbaik dan dukungan AI mulai dari dukungan resolusi Full HD (1920 x 1080), fitur AI-Powered Human Shape Detection, dukungan AI Voice Assistant mencakup Google Assistant, Amazon Alexa, & IFTTT, fitur 10-Meter Sound Pick-Up yang dapat menangkap suara hingga jarak 10 Meter, dan Dual-Mic Setup, opsi penyimpanan cloud EZVIZ CloudPlay storage.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Apple MacBook Murah Diumumkan. Siap Hadapi Chromebook?

Apple baru saja memperkenalkan laptop terbarunya yang menyasar segmen terjangkau, yakni MacBook Neo. Perangkat ini dibanderol mulai 599 dolar AS, atau sekitar 499 dolar AS untuk pelajar, menjadikannya salah satu laptop Mac paling murah yang pernah dirilis perusahaan tersebut. Meski demikian, peluncuran laptop ini langsung memicu perdebatan di kalangan pengguna teknologi. Kritik utama datang dari keputusan Apple yang hanya menyediakan RAM 8GB tanpa opsi upgrade, sesuatu yang dianggap kurang relevan untuk laptop yang dirilis pada 2026. Namun di balik keputusan tersebut terdapat alasan teknis yang cukup spesifik. MacBook Neo menggunakan chip Apple A18 Pro, prosesor yang sebelumnya dipakai pada iPhone 16 Pro. Chip ini diproduksi oleh TSMC dengan desain paket khusus yang sudah menyertakan memori LPDDR5X 8GB secara terintegrasi. Teknologi yang digunakan disebut Integrated Fan-Out Package on Package (InFO-PoP). Dalam metode ini, modul memori ditempatkan langsung di atas chip SoC dalam struktu...

Ubisoft Siapkan Sejumlah Remake Assassin’s Creed

Ubisoft akhirnya mengonfirmasi salah satu rumor terlama di komunitas gamer. Melalui blog resmi berjudul Assassin’s Creed: Into 2026, perusahaan tersebut memastikan bahwa proyek remake Assassin’s Creed IV: Black Flag memang sedang dikembangkan dengan nama Black Flag Resynced. Konfirmasi ini menjadi perubahan besar karena sebelumnya proyek tersebut hanya beredar sebagai bocoran dari berbagai sumber industri. Meski belum mengumumkan tanggal rilis maupun platform yang dituju, Ubisoft kini secara resmi memasukkan remake tersebut ke dalam roadmap pengembangan franchise Assassin’s Creed untuk beberapa tahun ke depan. Jean Guesdon, yang saat ini menjabat sebagai Head of Content untuk franchise tersebut, menjelaskan bahwa Ubisoft mulai mengadopsi pendekatan baru dalam mengelola seri Assassin’s Creed. Alih-alih merilis satu judul utama secara berurutan, perusahaan kini mengembangkan beberapa proyek secara paralel. Salah satu proyek yang disebut paling dekat menuju tahap peluncuran adalah Assassi...

Lisa Su Biztrip Ke Korea. Borong RAM?

CEO Lisa Su dikabarkan akan melakukan perjalanan ke Korea Selatan pada 18 Maret 2026 untuk bertemu para eksekutif industri teknologi dan membahas pasokan memori yang semakin krusial bagi industri AI. Menurut laporan media Korea dan Reuters, fokus utama kunjungan ini adalah mengamankan pasokan High Bandwidth Memory (HBM) yang menjadi komponen penting untuk akselerator AI modern. Kunjungan tersebut juga berlangsung berdekatan dengan acara Nvidia GTC yang digelar pada 16 sampai 19 Maret di San Jose. Dalam agenda tersebut, Su dijadwalkan bertemu dengan pimpinan Samsung Electronics, termasuk ketuanya Lee Jae-yong, serta CEO Naver Choi Soo-yeon untuk membahas kerja sama di sektor data center dan AI. HBM kini menjadi titik sempit dalam rantai pasok AI global. Permintaan melonjak seiring ekspansi data center dan pengembangan GPU AI dari perusahaan seperti AMD dan Nvidia. Bagi AMD, akses ke memori tersebut penting untuk memastikan produksi akselerator generasi berikutnya seperti seri AMD Inst...

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...