Langsung ke konten utama

Game Indonesia Masuk Nominasi The Game Awards 2023

Kabar gembira untuk para pengembang game di Indoesia nih guys. Game "A Space For The Unbound" karya Mojiken Studio dan Toge Production berhasil masuk dalam nominasi The Game Awards 2023 kategori Game for Impact.

Dalam ajang bergengsi tersebut, A Space for The Unbound bersaing dengan lima game lainnya, yakni Chants of Sennaar dari Rundisc/Focus Entertainment, Goodbye Volcano High dari KO_OP, TCHIA dari Awaceb/Kepler Interactive, Terra Nil dari Free Lives/Devolver Digital/Netflix, dan Venba dari Visai Games.

Keberhasilan game lokal masuk ke ajang bergengsi internasional tersebut tentu menjadi suatu pencapaian membanggakan. Artinya, industri game, terutama bagi para pengembang game Indonesia, semakin mendapatkan pengakuan tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. 



Hal ini tentu bisa menjadi factor pendorong semangat bagi para pengembang game Tanah Air untuk terus berkarya.

Menurut penjelasan resmi di situs The Game Awards 2023, kategori Game for Impact diberikan kepada game yang mampu memberikan pengalaman bermain yang membangkitkan pemikiran atau memiliki dampak signifikan pada pemainnya dengan menyematkan unsur-unsur makna sosial yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

"A Space For The Unbound" sendiri menceritakan kisah petualangan dua kekasih sekolah menengah pada akhir masa sekolah dan akhir dunia.

Dengan kekuatan supranatural yang dimiliki, mereka harus mengatasi tantangan dengan menjelajahi kota yang hancur dan membantu teman-teman mereka menghadapi konflik batin, yang mungkin menjadi kunci untuk menghentikan kehancuran realitas itu sendiri.

Baca juga:


Sebagai gambaran, penghargaan bergengsi The Game Awards 2023 akan diselenggarakan pada tanggal 7 Desember 2023, sebagai acara perayaan tahunan industri video game.

Acara ini akan disiarkan langsung dari Peacock Theater di Los Angeles melalui berbagai platform video digital seperti Twitch, YouTube, Steam, Twitter, Facebook, dan TikTok Live, dimulai pukul 4.30 waktu setempat.

Sebelum acara tersebut, penggemar dapat memberikan suara untuk mendukung "A Space For The Unbound" agar memenangkan kategori Game for Impact. Pada tahun sebelumnya, acara ini diadakan di Microsoft Theater dan berhasil mencatat 103 juta streaming langsung global, menjadi salah satu acara streaming langsung terbesar di dunia.

Tertarik untuk mendukung developer game Tanah Air? Silakan daftar dan tentukan pilihan Anda dari nominasi yang ada di sini. Jangan sampai ketinggalan guys!.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Apa Bedanya Googlebook dengan Chromebook? Ini Perbedaan Hardware, OS dan Fiturnya

Googlebook dan Chromebook sama-sama menyasar pengguna laptop yang membutuhkan perangkat ringan dan terintegrasi dengan layanan Google. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada sistem operasi, dukungan hardware, serta kemampuan kecerdasan buatan. Jika Chromebook dibangun di atas ChromeOS, Googlebook hadir dengan Googlebook OS yang dirancang dengan integrasi Gemini lebih dalam. Hardware Lebih Beragam Chromebook umumnya menggunakan prosesor kelas hemat daya seperti Intel Celeron, Pentium, Core, AMD Ryzen, MediaTek, hingga Snapdragon. Spesifikasinya sangat beragam dan banyak model berada di kelas entry-level hingga menengah. Googlebook memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan laptop modern. Lini yang diperkenalkan Google menggunakan Intel Core Ultra Series 3, Qualcomm Snapdragon X Elite, dan SoC MediaTek. Konfigurasinya juga relatif tinggi, misalnya Acer Googlebook 14 menawarkan Core Ultra 5, RAM 16 GB, SSD 512 GB, serta layar OLED 2,8K. Artinya, Googlebook tampaknya d...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...