Langsung ke konten utama

Apa Itu Metasploit dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Meningkatnya kejahatan dunia maya yang terjadi belakangan ini membuat pemahaman tentang penggunaan keamanan dalam dunia bisnis menjadi semakin penting. Di sinilah pengujian penetrasi memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi keamanan infrastruktur TI mereka secara menyeluruh.

Metasploit adalah salah satu kerangka pengujian penetrasi terbaik yang membantu perusahaan menemukan dan memperbaiki kerentanan dalam sistem mereka sebelum dieksploitasi oleh peretas. Secara sederhana, Metasploit adalah alat untuk melakukan hacking, tentunya dengan izin si pemilik sistem.

Metasploit sendiri disusun dan dikembangkan oleh H.D Moore pada bulan Oktober 2003 sebagai alat jaringan portabel berbasis Perl untuk pembuatan dan pengembangan eksploitasi. Pada tahun 2007, framework tersebut sepenuhnya ditulis ulang dalam bahasa pemrograman Ruby. 

Pada tahun 2009, Rapid7 mengakuisisi proyek Metasploit, dan framework tersebut mendapatkan popularitas sebagai alat keamanan informasi yang berguna untuk menguji kerentanan sistem komputer.

Metasploit 4.0 kemudian dirilis pada Agustus 2011 dan menyertakan alat yang dapat menemukan kerentanan perangkat lunak selain eksploitasi bug yang sudah diketahui.

Apa Itu Metasploit dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Metasploit adalah framework penetrasi sumber terbuka terkemuka di dunia yang digunakan oleh insinyur keamanan sebagai sistem pengujian penetrasi dan platform pengembangan yang memungkinkan pembuatan alat dan eksploitasi keamanan. Framework ini mempermudah peretasan bagi penyerang dan juga memungkinkan pembelaan.

Ragam alat, perpustakaan, antarmuka pengguna, dan modul Metasploit memungkinkan pengguna untuk mengonfigurasi modul eksploitasi, memadukannya dengan muatan, menentukan target, dan meluncurkannya ke sistem target. Basis data Metasploit yang besar dan lengkap berisi ratusan eksploitasi serta beberapa opsi muatan.

Tes penetrasi dengan Metasploit dimulai dengan fase pengumpulan informasi, di mana Metasploit berintegrasi dengan berbagai alat pengintaian seperti Nmap, pemindaian SNMP, enumerasi patch Windows, dan Nessus untuk menemukan titik rentan di sistem Anda.

Setelah kelemahan teridentifikasi, Anda dapat memilih eksploitasi dan muatan untuk mengeksploitasi celah dalam pertahanan sistem. Jika eksploitasi berhasil, muatan akan dieksekusi sesuai target, dan Anda akan mendapatkan akses ke sistem target.

Salah satu muatan yang paling populer untuk menyerang sistem Windows adalah Meterpreter, yang merupakan shell interaktif yang berjalan dalam memori. Setelah berada di dalam sistem target, Metasploit menyediakan berbagai alat eksploitasi untuk peningkatan hak akses, pengendusan paket, meneruskan hash, keylogger, tangkapan layar, dan berbagai alat lainnya. Pengguna juga dapat mengatur pintu belakang persisten jika sistem target di-restart.

Fitur yang luas dan modular yang tersedia di Metasploit dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Baca juga:


Lalu, apa tujuan Metasploit?
Metasploit adalah alat canggih yang digunakan oleh profesional keamanan jaringan untuk melakukan uji penetrasi, oleh administrator sistem untuk menguji instalasi patch, oleh vendor produk untuk melakukan pengujian regresi, dan oleh insinyur keamanan di seluruh industri.

Tujuan Metasploit adalah membantu pengguna mengidentifikasi di mana mereka paling mungkin menghadapi serangan peretas dan secara proaktif memperbaiki kerentanannya sebelum dieksploitasi oleh peretas.

Dengan berbagai aplikasi dan ketersediaan sumber terbuka yang ditawarkan oleh Metasploit, framework ini bisa digunakan oleh para profesional di bidang pengembangan, keamanan, dan operasi, serta oleh peretas.

Framework ini populer di kalangan peretas dan mudah didapatkan, menjadikannya alat yang mudah diinstal dan dapat diandalkan oleh para profesional keamanan, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki niat jahat.

Postingan Populer

Savefrom, Online Video Downloader Terbaik?

Savefrom, Online Video Downloader Terbaik - Bagi Anda yang suka nonton video dari media sosial, mungkin Anda kadang lebih memilih untuk menontonnya secara offline. Hal ini bukan tanpa alasan, karena memang menonton video secara online akan lebih menguras kuota. Apalagi jika budget Anda sedang menipis, atau kuota sudah mau habis, pastinya solusi terbaik adalah dengan men-download dulu videonya. Dengan men-download videonya, Anda bisa melihat ulang videonya kapan pun tanpa harus mengkhawatirkan kehabisan kuota. Nah, salah satu layanan online video downloader yang bisa Anda pilih adalah Savefrom. Kira-kira, apa saja keunggulan dan kekurangan layanan yang satu ini? Yuk, simak informasinya di bawah:   Review dan Cara Download dari Savefrom: Savefrom merupakan sebuah layanan online gratis yang bisa digunakan untuk mengunduh video maupun musik secara gratis. Savefrom disebut juga sebagai pengunduh video tertua sekaligus terpopuler yang bisa digunakan dengan mudah dan bebas. Beberap...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Asus Tutup Lini Produksi Smartphone. Sampai Kapan?

Asus tampaknya benar-benar menutup buku di pasar ponsel pintar. Setelah rumor mundurnya Asus dari bisnis smartphone beredar awal bulan ini, ketua Asus Jonney Shih akhirnya mengonfirmasi arah tersebut dalam sebuah acara di Taiwan.  Pernyataannya cukup tegas. Asus tidak akan lagi menambah model ponsel baru di masa depan. Pernyataan tersebut langsung menempatkan tanda tanya besar atas kelanjutan lini Asus Zenfone dan ROG Phone pada 2026. Meski Shih tidak menyebut Asus akan sepenuhnya meninggalkan ponsel selamanya, pendekatan yang diambil adalah wait and see tanpa batas waktu yang tidak ditentukan. Dengan kata lain, jika tidak ada perubahan besar di pasar, ponsel bukan lagi prioritas bisnis Asus. Alih-alih terus mengejar pasar smartphone yang semakin lama semakin homogen, Asus memilih mengalihkan fokus ke produk berbasis AI seperti robot dan kacamata pintar, area yang saat ini menyedot perhatian, investasi, dan anggaran industri.  Secara bisnis, langkah ini sulit dibantah. Zenfo...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Facebook Tutup Metaverse for Work. Virtual Reality Tidak Jadi Realitas?

Meta secara resmi mengakhiri salah satu simbol paling ambisius, sekaligus paling problematis, dari era awal metaverse-nya. Horizon Workrooms, aplikasi VR yang sempat dipromosikan Mark Zuckerberg sebagai “kantor masa depan”, akan dihentikan sebagai aplikasi mandiri mulai 16 Februari 2026. Bersamaan dengan itu, Meta juga akan menghentikan penjualan layanan Horizon managed services serta SKU komersial Meta Quest pada 20 Februari 2026. Keputusan ini secara efektif menutup buku pada narasi “metaverse untuk dunia kerja” yang digaungkan Zuckerberg hanya dua bulan sebelum Facebook berganti nama menjadi Meta. Saat itu, Horizon Workrooms dijual sebagai ruang kolaborasi virtual yang memungkinkan karyawan bekerja, rapat, dan berinteraksi tanpa meninggalkan sofa mereka. Realitanya, adopsi nyaris tak pernah mendekati janji. Penutupan ini terjadi tak lama setelah Meta memangkas sekitar 10 persen tenaga kerja di divisi Reality Labs, setara lebih dari 1.000 karyawan. Di saat yang sama, laporan menyebut...