التخطي إلى المحتوى الرئيسي

Apa Itu Telkomsel One? Paket Gabungan Telkom dan Telkomsel

Seperti diketahui, mulai dari tanggal 1 Juli 2023 lalu, bisnis IndiHome, yang merupakan kepemilikan dari PT Telkom Indonesia (Telkom), telah diintegrasikan ke dalam unit bisnis Telkomsel. Salah satu hasil dari penggabungan ini adalah peluncuran produk baru bernama "Telkomsel One".

Telkomsel One adalah paket bundel yang menggabungkan layanan internet kabel dari IndiHome dan layanan internet seluler dari Telkomsel menjadi satu paket lengkap. Dengan Telkomsel One, para pelanggan memiliki kesempatan untuk berlangganan paket internet IndiHome serta menerima paket internet seluler dari Telkomsel secara bersamaan.

Paket Telkomsel One memberikan kemudahan bagi pelanggan yang ingin merasakan manfaat layanan internet kabel dan seluler dalam satu paket tunggal. Seluruh paket Telkomsel One dapat dikelola melalui satu platform, yaitu aplikasi MyTelkomsel.



Dari sisi aplikasi, software MyTelkomsel telah diperbaharui agar tidak hanya berperan dalam mengelola layanan Telkomsel bagi pelanggan, tetapi juga mampu mengatur paket IndiHome dan Telkomsel One. 

Saat ini, terdapat tiga opsi paket Telkomsel One yang tersedia bagi pelanggan. Setiap paket memiliki penawaran layanan dan harga yang berbeda. Dibawah ini adalah rincian dari ketiga paket Telkomsel One beserta harga masing-masing:

Dynamic Gold 1.000 Mbps: Rp1.499.000 per bulan
- Layanan IndiHome dengan kecepatan 1.000 Mbps (1 Gbps) tanpa batasan penggunaan (unlimited)
- Kuota keluarga sebesar 35 GB (berlaku untuk hingga 6 nomor)
- Menyertakan 50 menit panggilan suara serta 50 pesan teks SMS untuk semua operator
- Gratis panggilan suara dan pengiriman pesan SMS kepada pengguna Telkomsel lainnya
- Tidak ada biaya pascabayar (PSB)
- Berlangganan layanan streaming video Indihome TV, MAXstream, serta Disney Plus Hotstar
- Berlangganan IPTV: Indihome TV Entry dan IndiMovie 2 (Cinemax HD, HBO Family HD, HBO HD, HBO Hits HD, HBO Signature HD)

Baca juga:


Dynamics Silver 300 Mbps: Rp888.000 per bulan
- Layanan IndiHome 300 Mbps tanpa batas (unlimited)
- Kuota keluarga sebesar 15 GB (berlaku untuk hingga 6 nomor)
- Menyertakan 30 menit panggilan suara serta 30 pesan teks SMS untuk semua operator
- Gratis panggilan suara dan pengiriman pesan SMS kepada pengguna Telkomsel lainnya
- Tidak ada biaya pascabayar (PSB)
- Berlangganan layanan streaming video Indihome TV, MAXstream, serta Disney Plus Hotstar

Paket Easy Silver Lite: Rp120.000 per bulan
- Kuota Orbit sebesar 25 GB - Kuota keluarga sebesar 10 GB
- Gratis panggilan suara dan pengiriman pesan SMS kepada pengguna Telkomsel lainnya

Itulah gambaran mengenai berbagai paket Telkomsel One yang dapat dipilih oleh para pelanggan. Setiap paket dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu, memungkinkan mereka menikmati layanan internet kabel dan seluler yang lebih komprehensif dan efisien. Ini merupakan penjelasan singkat tentang Telkomsel One.

المشاركات الشائعة

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hape Layar Sentuh Sudah Mentok. Keyboard Qwerty Hidup Kembali?

Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY tampaknya belum sepenuhnya punah. Setelah hampir dua dekade didominasi layar sentuh kapasitif ala iPhone, tanda-tanda kebangkitan perangkat dengan tombol fisik mulai kembali terlihat, menantang arus utama desain smartphone modern yang sejak lama dianggap final. Sejak Apple memperkenalkan iPhone dan menyingkirkan keyboard fisik dari peta industri, pengguna dipaksa beradaptasi dengan papan ketik virtual. Meski semakin canggih, keyboard layar sentuh tetap memiliki keterbatasan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kecepatan dan presisi mengetik.  Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir muncul komunitas yang memodifikasi BlackBerry lawas dengan spesifikasi lebih modern, mulai dari prosesor lebih cepat, RAM lebih besar, baterai berkapasitas tinggi, hingga port USB-C. Fenomena ini tidak hanya didorong nostalgia, tetapi juga kekecewaan terhadap pengalaman mengetik di layar sentuh. Di CES 2026, sinyal kebangkitan QWERTY semakin jelas. C...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...